Mulai 1 Juli Seluruh Jemaah Umroh Dilayani Melalui Terminal 2 F Bandara Soekarno-Hatta
Jumat, 26 Juni 2026, 15:13 WIB
BISNISNEWS.id - Mulai 1 Juli 2026, proses keberangkatan jemaah umrah rombongan yang menggunakan Penyelenggara Perjalanan Ibadah Umrah (PPIU) secara bertahap dilayani melalui Terminal Khusus Haji dan Umrah 2F.
General Manager Bandara Internasional Soekarno-Hatta,Heru Karyadi mengatakan, keberangkatan melalui terminal khusus ini untuk menghadirkan pengalaman perjalanan lebih
nyaman, tertib, dan tertata bagi para jemaah umrah sejak tiba di bandara hingga keberangkatan menuju Tanah Suci.
“Terminal Khusus Haji dan Umrah 2F telah dipersiapkan secara optimal untuk melayani kebutuhan jemaah umrah. Dengan fasilitas yang lebih lengkap, area yang lebih luas, serta
dukungan operasional yang dirancang khusus, kami ingin memastikan setiap jemaah memperoleh pelayanan terbaik sejak awal perjalanan ibadahnya,” ujar Heru.
Terminal seluas 27.418 meter persegi ini dilengkapi fasilitas yang dirancang untuk kenyamanan jemaah umrah dan keluarga pengantar, antara lain ruang tunggu berkapasitas hingga 3.000 orang dan masjid seluas 3.136 meter persegi yang mampu menampung sekitar 1.000 jemaah.
Sebanyak 20 konter check-in juga khusus disiapkan bagi jemaah umrah sehingga proses pelaporan keberangkatan dan drop baggage jemaah umrah dilakukan secara terpisah dari penumpang reguler, untuk proses keberangkatan yang lebih cepat dan nyaman.
Di samping itu, petugas bandara secara khusus berfokus memberikan layanan jemaah haji dan umrah, karena tidak ada penumpang reguler di terminal ini.
Tahapan layanan terpusat
Sejalan dengan Surat Edaran Nomor SE DJPU 12 Tahun 2026, maskapai penerbangan.yang melayani jemaah umrah rombongan akan menerapkan skema split operation secara bertahap sesuai jadwal yang telah ditetapkan.
Pada tahap awal yakni mulai 1 Juli 2026, jemaah umrah yang menggunakan maskapai Long Air,
Hainan Airlines dan Saudia Airlines akan memproses keberangkatan melalui Terminal Khusus Haji dan Umrah 2F.
Tahap berikutnya mulai 8 Juli 2026 mencakup jemaah umrah yang berangkat dengan maskapai
Scoot dan Turkish Airlines, dan mulai 15 Juli 2026 mencakup jemaah umrah dengan maskapai Qatar Airways, Egypt Air, Oman Air, Emirates dan Etihad Airways.
Heru menjelaskan tahapan ini untuk memastikan proses transisi operasional berjalan optimal serta memberikan waktu bagi seluruh pemangku kepentingan untuk menyesuaikan proses pelayanan kepada jemaah.
“Penerapan dilakukan secara bertahap agar layanan bagi jemaah umrah berjalan lancar. Kami terus berkoordinasi dengan maskapai, PPIU, regulator, dan seluruh pemangku kepentingan guna memastikan setiap tahapan dapat berjalan dengan baik,” jelas Heru.
Sebelumnya, Terminal 2F telah melayani keberangkatan jemaah umrah melalui sejumlah tahapan pengoperasian.
Terminal ini pertama kali melayani penerbangan charter Lion Air pada 2022, kemudian berkembang dengan layanan penerbangan charter dan reguler Garuda
Indonesia pada 2025. Berbagai penyempurnaan fasilitas dan skema operasional terus dilakukan hingga akhirnya terminal ini siap melayani keberangkatan jemaah umrah rombongan secara lebih luas mulai Juli 2026. Bandara Internasional Soekarno-Hatta Soekarno-Hatta International Air (Syam)