MV COSCO COLOMBO Berbendera Hong Kong Kembali Sandar ke Patimban
Senin, 07 September 2026, 09:14 WIB
BISNISNEWS.id - Pelabuhan Patimban kembali layani MV COSCO COLOMBO yang melakukan repositioning (repo) peti kemas kosong dari Pelabuhan Patimban menuju Shanghai, Tiongkok.
MV COSCO COLOMBO voyage 145.N berbendera Hong Kong memiliki panjang keseluruhan (Length Overall/LOA) 261,10 meter dan Gross Tonnage (GT) 40.447.
Kunjungan ini menjadi perkembangan baru layanan COSCO di Patimban, dari layanan domestik yang telah berjalan menjadi terhubung langsung dengan jaringan pelayaran internasional.
Sebelumnya, layanan COSCO secara rutin telah melayani pergerakan peti kemas domestik melalui Jakarta–Marunda–Patimban.
Dalam pola layanan tersebut, peti kemas kosong dari Jakarta dan Marunda dibawa menuju Patimban untuk dibongkar dan ditempatkan sementara di Terminal Peti Kemas Pelabuhan Patimban.
Melalui kunjungan MV COSCO COLOMBO, peti kemas kosong tersebut selanjutnya dimuat dari Patimban untuk direposisi langsung menuju Shanghai.
Kapal tiba di Pelabuhan Patimban dari Jakarta pada 5 September 2026 dan, setelah menyelesaikan kegiatan di Terminal Peti Kemas Pelabuhan Patimban, bertolak pada 6 September 2026 untuk melanjutkan pelayaran menuju Shanghai, Tiongkok.
Berdasarkan rencana operasi, kapal melakukan kegiatan muat kurang lebih sebanyak 1.290 TEUs peti kemas kosong.
Layanan ini menambah alternatif mekanisme repo peti kemas kosong dari Pelabuhan Patimban. Sebelumnya, repo peti kemas kosong menuju jaringan internasional juga telah dilakukan melalui Enhanced Seahorse Service yang dioperasikan oleh Mediterranean Shipping Company (MSC).
Pemanfaatan Patimban sebagai lokasi penempatan sementara sekaligus titik keberangkatan peti kemas kosong menuju jaringan internasional juga menunjukkan berkembangnya fungsi Terminal Peti Kemas Pelabuhan Patimban.
Selain melayani kegiatan bongkar muat peti kemas ekspor dan impor, Patimban juga dapat berperan sebagai simpul transshipment dan repositioning peti kemas dalam jaringan pelayaran.
Peran tersebut memberikan alternatif bagi pengelolaan pergerakan peti kemas yang selama ini terkonsentrasi di kawasan Jakarta dan sekitarnya, sejalan dengan pengembangan Pelabuhan Patimban untuk mendukung peningkatan pelayanan logistik.
Kepala Kantor KSOP Kelas II Patimban, Mohd Arief Agustian, mengatakan bahwa perkembangan tersebut menunjukkan semakin beragamnya fungsi yang dapat dilayani melalui Terminal Peti Kemas Pelabuhan Patimban.(Syam)