Pascainsiden Kebakaran KMP Batumandi, Layanan Dermaga Express 1 Merak Kembali Normal
Rabu, 21 Oktober 2026, 16:59 WIB
BISNISNEWS.id - Dermaga Eksekutif (Express) 1 Pelabuhan Merak yang sebelumnya terdampak Pascainsiden kebakaran KMP Batumandi, sejak Rabu dini hari (21/10/2026), dinyatakan kembali normal
PT ASDP Indonesia Ferry (Persero), pastikan, pemulihan layanan dilakukan secara bertahap dengan tetap mengutamakan aspek keselamatan dan kesiapan operasional kapal.
Operasional kapal pertama di Express 1 kembali dimulai dengan jadwal standar pukul 02.25 WIB dan keberangkatan pada pukul 03.38 WIB.
Pada malam sebelumnya, layanan dioperasikan dengan dua kapal sebagai bagian dari penyesuaian operasional pascainsiden. Sementara itu, untuk Rabu (21/10) siang, ASDP telah menyiapkan pola operasional dengan empat kapal guna mendukung pemulihan kapasitas layanan dan kelancaran arus penyeberangan
Selain pemulihan operasional, perusahaan juga memastikan kebutuhan pengguna jasa yang terdampak tetap menjadi perhatian utama.
Penanganan dilakukan secara berkelanjutan melalui koordinasi dengan petugas di lapangan dan fasilitas kesehatan, termasuk membantu pemenuhan kebutuhan dasar penumpang selama proses penanganan berlangsung.
Direktur Utama ASDP, Heru Widodo menjelaskan, pada malam kejadian, ASDP turut memfasilitasi penyediaan makanan bagi pengguna jasa yang terdampak.
Sejumlah penumpang juga mendapatkan penanganan medis di Rumah Sakit KS dan Puskesmas Merak.
Berdasarkan perkembangan penanganan, tiga penumpang masih menjalani perawatan di Rumah Sakit KS, sementara beberapa penumpang lainnya telah diperbolehkan pulang.
ASDP, ungkap Heru terus berkoordinasi dengan fasilitas kesehatan untuk memantau kondisi penumpang dan memastikan kebutuhan penanganan medis terpenuhi.
Pada sisi lain Heru juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang bergerak cepat dalam penanganan insiden, mulai dari kapal nelayan, operator kapal swasta, hingga seluruh instansi terkait yang terlibat dalam proses penyelamatan dan evakuasi.
“Kami menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah bergerak cepat membantu proses penyelamatan dan evakuasi penumpang KMP Batumandi. Dukungan kapal nelayan, operator kapal swasta, serta koordinasi seluruh instansi terkait menjadi bagian penting dalam penanganan insiden ini. Sinergi tersebut menunjukkan pentingnya kolaborasi dalam memastikan keselamatan pengguna jasa,” ujar Heru.
Corporate Secretary ASDP, Windy Andale menjelaskan bahwa pemulihan pelayanan dilakukan dengan mempertimbangkan kondisi aktual di lapangan serta kesiapan armada dan fasilitas pendukung.
Penyesuaian pola operasi kapal dilakukan secara bertahap agar layanan dapat kembali berjalan optimal tanpa mengesampingkan prosedur keselamatan.
“Fokus kami adalah memastikan pelayanan penyeberangan kembali berjalan dengan baik, sekaligus memastikan penumpang yang terdampak memperoleh penanganan sesuai kebutuhan. Kami terus berkoordinasi dengan seluruh pihak terkait untuk memantau kondisi operasional dan memastikan setiap tahapan pemulihan berjalan dengan cermat,” jelas Windy.
Sebagai jembatan konektivitas nasional, ASDP menegaskan bahwa keselamatan dan keamanan tetap menjadi prioritas utama dalam setiap layanan penyeberangan.
Perusahaan berkomitmen memastikan seluruh proses pemulihan dan tindak lanjut pascainsiden berjalan secara terukur, sesuai prosedur, serta mengedepankan keselamatan pengguna jasa. (Syam)