PELNI Angkut 825 Ekor Sapi dari Kupang ke Jakarta
Senin, 25 Mei 2026, 18:37 WIB
PELNI Angkut 825 Ekor Sapi dari Kupang ke Jakarta
BISNISNEWS.id - Memasuki Iduladha 1447 H/2026, pasokan hewan qurban dari Indonesia Timur ke Jakarta melalui kapal laut cukup lancar.
Selama periode persiapan Iduladha tahun 2026, KM Camara Nusantara 1 yang diooperasikan PT PELNI telah mengangkut total 825 ekor sapi melalui dua voyage, yaitu Voyage 2 pada 27 April 2026 dan Voyage 3 pada 14 Mei 2026.
Hewan ternak tersebut berasal dari Kupang, Nusa Tenggara Timur sebagai pemasok utama dan diangkut menuju Tanjung Priok.
Direktur Usaha Angkutan Barang dan Tol Laut PELNI Kokok Susanto menyatakan bahwa PELNI terus mendukung kelancaran distribusi ternak menjelang Iduladha.
“PELNI memastikan angkutan sapi dari Kupang ke Tanjung Priok berjalan dengan baik. Kami berkomitmen menjaga kualitas pelayanan dan kesejahteraan ternak selama pelayaran agar tetap prima hingga tiba di tujuan,” ujar Kokok.
Kokok menambahkan bahwa angkutan ternak merupakan salah satu prioritas perusahaan dalam mendukung konektivitas logistik nasional.
“Kami melihat angkutan ternak ini sebagai bagian penting dalam mendukung ketahanan pangan dan pemerataan ekonomi antara wilayah timur dan barat Indonesia. PELNI akan terus mengoptimalkan operasional KM Camara Nusantara 1 untuk melayani kebutuhan masyarakat dengan lebih baik,” tambah Kokok.
Adapun KM Camara Nusantara 1 sempat menjalani docking atau perawatan selama satu bulan penuh pada Maret 2026. Meski demikian, sebelum memasuki masa docking, kapal tersebut telah berhasil mengangkut sebanyak 528 ekor sapi.
Sementara pada tahun 2025, kinerja kapal ternak PELNI mencatat hasil positif dengan total mengangkut 7.135 ekor sapi. Angka tersebut menunjukkan komitmen dan konsistensi PELNI dalam mendukung distribusi ternak antarwilayah, khususnya menghubungkan sentra produksi di wilayah timur Indonesia dengan wilayah konsumsi di Jawa dan sekitarnya.
PELNI berkomitmen untuk terus meningkatkan pelayanan angkutan ternak yang aman, nyaman, dan efisien guna mendukung kebutuhan masyarakat, khususnya menjelang hari-hari besar keagamaan seperti Iduladha. (Mut)