Pengamanan Pelayaran, Setiap Armada PELNI Dikawal Lima Personil TNI AL
Jumat, 30 Januari 2026, 17:18 WIB
BISNISNEWS.id - PT Pelayaran Nasional Indonesia atau PT PELNI (Persero) lanjutkan kolaborasi dengan TNI AL untuk pengamanan pelayaran seluruh armada penumpangnya.
Kolaborasi PELNI dan TNI AL ini diwujudkan melalui penugasan personel TNI AL di berbagai lini operasional PELNI.
Pada tahun 2025, tercatat sebanyak 377 personel TNI AL terlibat dalam 111 voyage pengamanan di atas kapal PELNI, yang mencakup pendampingan pada 14 armada kapal.
Setiap voyage didukung oleh tiga sampai lima personel TNI AL, dan pada periode peak season jumlah personel ditingkatkan hingga enam personil per voyage.
Selain pengamanan di atas kapal, dukungan TNI AL juga hadir di darat melalui penempatan personel sebagai perwira penghubung. Sebanyak satu personel Perwira Tinggi (Pati) ditempatkan di Kantor Pusat PELNI, serta empat personel Perwira Menengah (Pamen) di kantor cabang.
Saat ini, terdapat 380 personel TNI AL yang bertugas di 43 cabang PELNI serta 32 personel di 13 Terminal Point PELNI.
Tindaklanjut kolaborasi ini ditandai dengan kedatangan Direktur Utama PELNI Tri Andayani atau akrab disapa Anda bersama Direktur SDM dan Umum PELNI Heri Purnomo serta Direktur Usaha Angkutan Barang dan Tol Laut PELNI Kokok Susanto.
Kedatangan direksi PELNI ini diterima
Kepala Staf Angkatan Laut (KASAL) Laksamana TNI Dr. Muhammad Ali, S.E., M.M., M.Tr.Opsla, di Wisma Elang Laut, Jakarta Pusat, pada Rabu (28/1) kemarin.
Dalam pertemuan itu Anda menyampaikan bahwa audiensi ini merupakan bagian dari kolaborasi antara BUMN dengan TNI untuk memperkuat tata kelola keamanan dan keselamatan pelayaran di lingkungan PELNI.
“Kami berterima kasih kepada KASAL beserta jajarannya atas kesempatannya untuk bersilaturahmi dan berdiskusi terkait dukungan TNI AL dalam menjaga keamanan dan keselamatan pelayaran. Kami percaya kolaborasi ini akan semakin memperkuat konektivitas nasional,” ujar Anda.
Penugasan tersebut dilaksanakan dengan koordinasi yang baik antara TNI AL dan PELNI, dan akan terus dievaluasi secara berkala agar tetap efektif dan sesuai dengan tujuan bersama.
“Kami optimis sinergi ini akan mewujudkan PELNI yang semakin aman, profesional dan berdaya saing, sekaligus memperkuat peran strategis transportasi laut dalam mendukung pembangunan nasional,” tambah Anda.
Tentang PELNI
PELNI sebagai Perusahaan Badan Usaha Milik Negara yang bergerak di bidang jasa pelayaran saat ini mengoperasikan 25 kapal penumpang yang melayani 483 ruas dan menyinggahi 75 pelabuhan.
Selain angkutan penumpang, PELNI juga melayani 30 trayek kapal perintis yang menjadi sarana aksesibilitas bagi mobilitas penduduk di wilayah 3TP, dimana kapal perintis menyinggahi 229 pelabuhan dengan total 516 ruas dan 2.515 rute. PELNI juga mengoperasikan sebanyak 18 kapal rede. Untuk pelayanan bisnis logistik, saat ini PELNI mengoperasikan 8 trayek tol laut serta satu trayek khusus untuk kapal ternak.
(Syam)