Penumpang Pesawat di Bandara Terus Tumbuh, Capai 11,44 Juta
Selasa, 18 Maret 2025, 11:23 WIB
BISNISNEWS.id - Lalu lintas penumpang udara di sejumlah bandara cenderung meningkat, terlebih saat menghadapi mudik Lebaran 2025,.
PT Angkasa Pura Indonesia (InJourney Airports) mencatat, pada Februari 2025, secara kumulatif jumlah penumpang pesawat tercatat sekitar 11,44 juta penumpang atau tumbuh satu persen dibandingkan dengan Februari 2024 sebanyak 11,36 juta penumpang.
Direktur Utama InJourney Airports Faik Fahmi mengatakan permintaan penerbangan di rute domestik terus terjaga dan permintaan di rute internasional cukup bergairah.
“Rute domestik terus terjaga, dan pertumbuhan penumpang pesawat di rute internasional cukup signifikan. Penumpang pesawat rute domestik di bandara-bandara InJourney Airports pada Februari 2025 mencapai 8,33 juta penumpang dan di rute internasional sebanyak 3,11 juta penumpang, sehingga total kami melayani 11,36 juta penumpang pesawat,” ujar Faik Fahmi.
Faik mengatakan, permintaan yang tumbuh pada Februari sejalan dengan menguatnya permintaan penerbangan secara global.
“Permintaan tumbuh secara global dan berdasarkan data IATA (International Air Transport Association), pertumbuhan paling kuat pada awal tahun ini ada di Asia Pasifik,” ujar Faik.
Di samping pertumbuhan jumlah penumpang, bandara-bandara InJourney Airports pada Februari 2025 juga mencatatkan jumlah pergerakan pesawat mencapai 83 ribu penerbangan dan volume angkutan kargo sekitar 100 juta kilogram.
Januari - Februari 2025
Adapun sepanjang dua bulan pertama tahun ini yakni Januari - Februari 2025, jumlah penumpang pesawat di bandara-bandara InJourney Airports mencapai 24,63 juta penumpang atau naik lima persen dibandingkan dengan Januari - Februari 2024.
Periode Januari - Februari 2025, lima bandara tersibuk adalah Soekarno-Hatta Tangerang (8,23 juta penumpang), I Gusti Ngurah Rai Bali (3,55 juta penumpang), Juanda Surabaya (2,13 juta penumpang), Sultan Hasanuddin Makassar (1,44 juta penumpang) dan Kualanamu Deli Serdang (1,18 juta penumpang).
Faik menuturkan InJourney Airports bersama seluruh pihak di dalam ekosistem aviasi berupaya untuk terus menjaga tren positif pergerakan penumpang.
“Pertumbuhan penumpang pesawat pada Januari dan Februari, akan berlanjut pada Maret seiring adanya angkutan lebaran 2025. Pada periode angkutan lebaran selama 22 hari, yakni 21 Maret - 11 April, kami memperkirakan jumlah penumpang pesawat di bandara-bandara InJourney Airports dapat mencapai 10,8 juta penumpang,” ujar Faik. (Syam)