Pesawat Jatuh Delapan Penumpang dan Pilot Meninggal Dunia, Kemenhub Sampaikan Ucapan Duka
Jumat, 17 April 2026, 18:46 WIB
Khabar Duka, 8 Orang Tewas Dalam Kecelakaan Pesawat di Sanggau Kalbar, Kemenhub Sampaikan Belasungkawa
BISNISNEWS.id - Ucapan duka terus berdatangan atas kasus kecelakaan pesawat helikopter tipe Airbus Helicopter EC 130 T2 di wilayah Kecamatan Nanga Taman, Kabupaten Sekadau Kalimantan Barat, yang menewaskan delapan penumpang, te4masuk pilot pada Kamis (16/4/2026).
Helicopter EC 130 T2 denga registrasi PK-CFX yang dioperasikan PT. Matthew Air Nusantara pada rute Helipad PT. Cipta Mahkota (CMA) menuju Helipad PT. Graha Agro Nusantara 1 (GAN1) di wilayah Kabupaten Sanggau, Kalimantan Barat.
Kementerian Perhubungan melalui Direktorat Jenderal Perhubungan Udara menyampaikan duka cita mendalam atas musibah tersebut.
Ungkapan duka cita disampaikan oleh Direktur Jenderal Perhubungan Udara Kementerian Perhubungan Lukman F. Laisa, Jumat (17/4/2026) kepada seluruh korban.
Berdasarkan informasi yang diterima, pesawat tersebut lepas landas pada pukul 07.37 WIB untuk kemudian pada pukul 08.39 WIB terdeteksi mengirimkan sinyal darurat di wilayah hutan Kalimantan Barat.
Selanjutnya, pukul 09.15 WIB pesawat dinyatakan hilang kontak dan pada pukul 10.43 WIB AirNav Indonesia telah menerbitkan notifikasi darurat (DETRESFA) sesuai prosedur yang berlaku.
Helikopter tersebut diawaki oleh satu orang pilot, yaitu Capt. Marindra Wibowo, serta membawa satu orang engineer Harun Arasyid dan enam penumpang.
Berikut enam penumpang yang ada dalam pesawat tersebut, taiyu:
1. Mr. Patrick K. (WN Malaysia)
2. Mr. Victor T.
3. Mr. Charles L.
4. Mr. Joko C.
5. Mr. Fauzie O.
6. Mr. Sugito.
Tim SAR gabungan telah berhasil menemukan lokasi jatuhnya pesawat dan berdasarkan informasi di lapangan, seluruh penumpang dan awak pesawat dinyatakan meninggal dunia.
Direktorat Jenderal Perhubungan Udara bersama AirNav Indonesia dan instansi terkait terus berkoordinasi dengan Basarnas serta unsur TNI AU setempat guna proses evakuasi dan penanganan lebih lanjut di lokasi kejadian. (Syam)