PTP Nonpetikemas Optimalkan Layanan Bongkar Muat Biji Timah di Tanjung Pandan
Selasa, 14 April 2026, 20:26 WIB
PTP Nonpetikemas perkuat sinergi dengan PT TIMAH Tbk untuk mendukung kegiatan bongkar muat biji timah di Pelabuhan Tanjung Pandan. Volume bongkar muat biji timah di Tanjung Pandan pada tahun ini diproyeksikan mencapai sekitar 13.000 ton.
BISNISNEWS.id - PT Pelabuhan Tanjung Priok (PTP Nonpetikemas) lakukan optimalisasi arus logistik komoditas strategis nasional, seperti pelayanan bongkar muat biji timah di Pelabuhan Tanjung Pandan.
Upaya ini diwujudkan melalui kolaborasi strategis dengan PT TIMAH Tbk sebagai salah satu pelaku utama industri pertambangan timah nasional.
Sinergi ini menjadi langkah konkret dalam meningkatkan efisiensi operasional serta memastikan kelancaran distribusi komoditas unggulan di wilayah Bangka Belitung.
Sesuai data, kinerja bongkar muat bijih timah di Pelabuhan Tanjung Pandan menunjukkan tren pertumbuhan yang signifikan.
Angka itu terus tumbuh sejak 2023 hingga hati ini. Pada tahun 2023, volume tercatat sebesar 3.293 ton, meningkat menjadi 5.290 ton pada 2024, dan kembali naik menjadi 8.558 ton pada 2025.
Tahun 2026, volume diproyeksikan mencapai sekitar 13.000 ton, mencerminkan peningkatan kepercayaan pengguna jasa serta optimalisasi layanan yang terus dilakukan.
Sebagai gambaran aktivitas operasional, pada minggu lalu, Kamis, 9 April 2026 pukul 00.40 WIB, kapal Tongkang Priok yang ditarik Tugboat S26 sandar di Dermaga 08 Pelabuhan Tanjung Pandan dengan membawa muatan bijih timah sebanyak 450 ton.
Sebagai bagian dari PT Pelabuhan Indonesia (Persero), PTP Nonpetikemas berperan aktif dalam menyediakan layanan kepelabuhanan multipurpose yang terintegrasi, dengan fasilitas infrastruktur yang andal serta penerapan standar operasional berbasis keselamatan, keamanan, dan efisiensi.
Branch Manager PTP Nonpetikemas Cabang Tanjung Pandan, Asep Mardiyana menyampaikan bahwa peningkatan kinerja ini merupakan hasil dari konsistensi perusahaan dalam menghadirkan layanan operasional yang prima serta memperkuat kolaborasi dengan para pemangku kepentingan.
“PTP Nonpetikemas berkomitmen untuk terus meningkatkan kualitas layanan bongkar muat melalui optimalisasi fasilitas, penguatan proses operasional, serta penerapan standar HSSE yang ketat. Kolaborasi dengan PT TIMAH Tbk menjadi bagian penting dalam memastikan rantai logistik bijih timah berjalan lebih efisien, andal, dan berkelanjutan,” ujar Asep.
Melalui kolaborasi ini, PTP Nonpetikemas bukan hanya mendorong peningkatan kinerja operasional, tetapi juga memperkuat perannya sebagai simpul penting dalam rantai pasok komoditas strategis nasional, khususnya sektor pertambangan.
Ke depan, PTP Nonpetikemas akan terus mengembangkan layanan kepelabuhanan berbasis integrasi dan digitalisasi guna mendukung kelancaran distribusi logistik nasional, sekaligus memberikan kontribusi nyata terhadap pertumbuhan ekonomi daerah dan nasional. (Mut/Syam)