Ribuan Kendaraan Tinggalkan Jabodetabek, Dirut Jasa Marga: Diprediksi 1,2 Juta Kendaraan
Kamis, 15 Januari 2026, 20:27 WIB
BISNISNEWS.id - Jasa Marga memprediksi selama periode libur panjang Isra Mikraj Nabi Muhammad SAW, yang dimulai 15 - 18 Januari 2026, kendaraan yang masuk dan keluar wikayah Jabisetabek sebanyam 1,2 juta kendaraan, tepatnya 1.288.991.
Prediksi itu disampaikan Direktur Utama Jasa Marga Rivan A. Purwantono, untuk kendaraan yang melewati Jasa Marga Group.
Rivan mengatakan, selama libur empat (Kamis - Minggu) tersebut arus kendaraan yang keluar dan masuk Jabodetabek mengalmi kenaikan 5,56 persen, jika dibandingkan lalin normal (1.221.116 kendaraan).
Angka tersebut merupakan kumulatif arus lalu lintas (lalin) melalui empat Gerbang Tol (GT) Utama, yaitu GT Cikupa (arah Merak), GT Ciawi (arah Puncak), GT Cikampek Utama (arah Trans Jawa) dan GT Kalihurip Utama (arah Bandung).
“Jasa Marga memastikan kondisi jalan, kelancaran lalu lintas, serta kesiapan layanan operasi jalan tol Jasa Marga Group berjalan dengan optimal, terutama di ruas jalan tol yang berpotensi menjadi destinasi wisata favorit pengguna jalan saat libur panjang di antaranya Jalan Tol Jagorawi untuk wilayah Puncak dan sekitarnya serta Jalan Tol Jakarta-Cikampek dan Cipularang untuk yang menuju arah Trans Jawa dan Bandung,” ujar Rivan.
Rivan juga menambahkan, menjelang libur periode Isra Mikraj 2026, Jasa Marga turut mengantisipasi prediksi curah hujan menengah hingga tinggi yang diprediksi oleh Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) dengan memastikan layanan preservasi/pemeliharaan agar kualitas jalan tol Jasa Marga Group terjaga dalam kondisi baik. Tim Satgas Jasa Marga juga siap siaga untuk menangani gangguan infrastruktur jalan tol secara cepat dan tepat.
“Kami juga senantiasa memperkuat koordinasi dan kolaborasi dengan para pemangku kepentingan terkait dalam mewujudkan keamanan, kenyamanan, dan keselamatan pengguna jalan tol selama periode libur panjang Isra Mikraj 2026. Melalui diskresi Kepolisian, Jasa Marga siap mendukung pengaturan rekayasa lalu lintas seperti contraflow jika diperlukan,” ucap Rivan.
Jasa Marga memprediksi, untuk lalu lintas yang keluar Jabotabek pada libur Isra Mikraj yaitu sebanyak 643.232 kendaraan. Total volume lalin yang meninggalkan wilayah Jabotabek ini meningkat 4,21 persen jika dibandingkan lalin normal (617.273 kendaraan).
Berikut , Rincian Distribusi Lalin:
Total lalin yang meninggalkan Jabotabek menuju arah Timur (Trans Jawa dan Bandung) melalui GT Cikampek Utama dan GT Kalihurip Utama sebanyak 285.072 kendaraan, meningkat sebesar 9,59 persen dari lalin normal.
Total lalin meninggalkan Jabotabek menuju arah Barat (Merak) melalui GT Cikupa sebanyak 187.826 kendaraan, lebih rendah 4,12npersen dari lalin normal.
Total lalin meninggalkan Jabotabek menuju arah Selatan (Puncak) melalui GT Ciawi sebanyak 170.334 kendaraan meningkat sebesar 5,64 persen dari lalin normal.
Sementara itu, untuk kendaraan yang masuk ke wilayah Jabotabek, Jasa Marga memprediksi sebanyak 645.759 kendaraan. Total volume lalin ini meningkat 6,94 persen jika dibandingkan lalin normal (603.843 kendaraan), dengan rincian distribusi lalin sebagai berikut:
Total lalin yang masuk ke Jabotabek dari arah Timur (Trans Jawa dan Bandung) melalui GT Cikampek Utama dan GT Kalihurip Utama sebanyak 288.440 kendaraan, meningkat sebesar 12,69 persen dari lalin normal.
Total lalin masuk ke Jabotabek dari arah Barat (Merak) melalui GT Cikupa sebanyak 188.138 kendaraan, lebih rendah 1,79 persen dari lalin normal.
Total lalin masuk ke Jabotabek dari arah Selatan (Puncak) sebanyak 169.181 kendaraan, meningkat sebesar 8,22 persen dari lalin normal.
Rivan juga mengingatkan seluruh pengguna jalan tol untuk selalu berhati-hati dalam berkendara dengan tetap menjaga jarak aman, khususnya saat kondisi hujan yang dapat mengurangi jarak pandang dan meningkatkan risiko kecelakaan.
“Kami imbau pengguna jalan untuk mengantisipasi perjalanan dengan baik, serta rencanakan perjalanan dan pantau informasi lalu lintas terkini secara real time melalui aplikasi Travoy. Sebelum memasuki jalan tol, pastikan pengendara dan kendaraan dalam keadaan prima, memastikan kecukupan BBM dan saldo uang elektronik, gunakan waktu dengan bijak untuk beristirahat di rest area, serta mematuhi rambu dan arahan petugas di lapangan,” tuturnya. (Mut/Syam)