ASDP Berikan Diskon Tiket Penyeberangan 21,9 Persen di 14 Pelabuhan
Kamis, 26 Februari 2026, 13:54 WIB
BISNISNEWS.id - PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) im0lementasikan stimulus pemerintah dengan memberikan diskon 100 persen untuk tarif jasa pelabuhan, atau setara rata-rata 21,9 persen dari total tarif penyeberangan.
Penghapusan jasa kepelabuhanan ini hanya berlaku selama periode mudik Lebaran 2026, pada 14 pelabuhan dan tujuh lintasan strategis, mencakup pejalan kaki serta kendaraan golongan II dan IVA pada layanan reguler, serta pejalan kaki dan kendaraan golongan II pada layanan express. Kebijakan ini dirancang untuk memberikan manfaat langsung bagi masyarakat selama periode mudik.
Sebagai operatir penyeberangan ASDP juga menerapkan single tarif untuk menyamakan tarif layanan reguler dan express pada periode tertentu, sehingga tidak ada lagi perbedaan harga bagi pengguna jasa.
Bagi masyarakat yang telah membeli tiket ferry Merak-Bakauheni sebelum kebijakan diskon dan single tarif diberlakukan, ASDP memastikan hak pengguna jasa tetap terlindungi melalui mekanisme partial refund.
Skema ini memungkinkan pengembalian selisih tarif bagi tiket yang dibeli dengan harga normal sebelum periode stimulus dan single tarif dimulai.
Direktur Utama ASDP, Heru Widodo, menegaskan bahwa proses refund dirancang sederhana, transparan, dan akuntabel.
“Pengguna jasa yang telah membeli tiket sebelum periode stimulus dan single tarif dapat mengajukan partial refund melalui Contact Center ASDP 191 atau WhatsApp resmi di 0811-1021-191. Kami memastikan prosesnya mudah serta memberikan kepastian bagi masyarakat,” ujar Heru.
Sementara itu, kebijakan single tarif diterapkan khusus di Pelabuhan Merak pada 13 Maret 2026 pukul 12.00 WIB hingga 20 Maret 2026 pukul 15.00 WIB, serta di Pelabuhan Bakauheni pada 23 Maret 2026 pukul 00.00 WIB hingga 29 Maret 2026 pukul 24.00 WIB.
Skema ini mencakup pejalan kaki dan kendaraan golongan I, II, III, IVA, VA, hingga VIA guna mendukung distribusi layanan yang lebih merata pada puncak arus pergerakan.
Corporate Secretary ASDP, Windy Andale, menambahkan bahwa kelancaran layanan juga ditentukan oleh kedisiplinan pengguna jasa dalam merencanakan perjalanan.
“Kami mengimbau masyarakat telah memiliki tiket sebelum tiba di pelabuhan dan datang sesuai jadwal yang tertera. Sistem Ferizy memastikan kapasitas lebih terukur dan aman. Saat ini kuota masih tersedia hingga 99,8 persen,” jelas Windy.
Melalui dukungan terhadap kebijakan Pemerintah dan penguatan sistem layanan digital, ASDP optimistis perjalanan Lebaran 2026 dapat berlangsung lebih tertib, adil, dan nyaman bagi seluruh pengguna jasa. (Mut/Syam)