Jakarta Sebagai Gaya Hidup Global Yang DinamisTerangkum Dalam Workshop ITX - 2026
Jumat, 29 Mei 2026, 19:57 WIB
BISNISNEWS.id - Delivering Asia (DA) agensi komunikasi independen berambisi akan menjadikan Jakarta bukan hanya sekadar kota bisnis dan pusat pemerintahan tapi memposisikan Jakarta sebagai Destinasi Gaya Hidup Global yang dinamis
Kesimpulan itu terangkum dalam rangkaian workshop " Indonesia Tourism Xchange (ITX) 2026" di The Langham Jakarta pada 12 Mei 2026 lau yang dihadiri sekitar 400 pemimpin industri.
Workshop ini terselenggara bekerja sama dengan H3 Indonesia dan Kompas.id, surat kabar nasional terkemuka di Indonesia.
Sesi interaktif yang penuh wawasan ini dipimpin oleh David Johnson, pendiri & CEO DA, didampingi Yulia Maria, Ketua H3 Indonesia, dan Budi Suwarna, Editor Harian Kompas.
Para ahli komunikasi ini memberikan saran dan tips kepada para profesional pemasaran dan PR perhotelan yang hadir saat itu tentang cara membuat pesan yang kuat untuk menarik perhatian dan menginspirasi aksi.
Dalam kesempatan tersebut, David menyampaikan kepada para partisipan bahwa Jakarta memiliki semua pilar utama yang dibutuhkan untuk menjadi destinasi perkotaan kelas dunia, mulai dari hotel mewah, restoran luar biasa, dan fasilitas MICE berstandar tinggi, hingga kehidupan malam yang semarak, warisan budaya yang kaya, dan kancah kreatif yang berkembang.
Namun memiliki aset-aset ini saja tidak cukup. Aset tersebut perlu dikomunikasikan secara efektif untuk memposisikan Jakarta sebagai pusat gaya hidup global dengan kepribadian yang khas bukan sekadar perpanjangan Bali atau replika Bangkok dan Singapura.
Narasi ini dapat diringkas dalam satu pesan utama, bahwa Jakarta adalah “Jantung Indonesia yang penuh energi tinggi.”
Selain itu, suasana yang kontras di Jakarta dapat menarik para eksekutif, wirausahawan, dan digital nomaden dengan memadukan budaya koktail rooftop kosmopolitan dengan wellness tradisional Indonesia.
Koneksi kereta cepat ke Bandung, Kota Kreatif Desain UNESCO, juga membuka peluang untuk membangun cerita perjalanan dua kota yang mendorong wisatawan memperpanjang masa tinggal mereka di bagian Barat pulau Jawa.
“Destinasi perkotaan terkuat di dunia tidak didefinisikan oleh landmark atau atraksi saja, tetapi juga oleh perilaku dan gaya hidup masyarakatnya. Jakarta memadukan energi mentah dari kota global yang sedang berkembang dengan kecanggihan metropolis modern-di mana keramahan Indonesia bertemu dengan masa depan digital yang bergerak cepat. Dengan mengubah Jakarta dari ‘kota bisnis’ menjadi ‘destinasi gaya hidup perkotaan’, kita dapat membangun energi emosional yang beresonansi dengan wisatawan dunia,” ujar David .
ITX tahun ini diselenggarakan di tengah momentum positif bagi Jakarta yang merayakan hari jadinya ke-500 pada tahun 2026, yang mengusung tema “Reimagining Journeys". Acara ini membahas bagaimana sektor pariwisata Indonesia berkembang merespons permintaan pasar mewah, kinerja hotel, hunian bermerek, tren investasi, desain, teknologi, dan keberlanjutan.
“Keaslian, akurasi, dan eksklusivitas adalah elemen terpenting dalam bercerita dengan baik. Dengan semangat dinamis dan pertumbuhan infrastruktur yang pesat, Jakarta berpotensi menarik generasi baru penjelajah perkotaan dan pencari gaya hidup. Ini menciptakan peluang menarik bagi para profesional komunikasi pemasaran untuk menciptakan narasi yang bisa menangkap energi kota yang semarak dan beresonansi dengan audiens global,” komentar Budi Suwarna, Editor Kompas.
“Merupakan kebahagiaan tersendiri bisa berkolaborasi dengan DA dan Kompas untuk workshop yang menarik dan berdampak ini. Saat Jakarta merayakan hari jadi ke-500, penting untuk merancang cara-cara baru memposisikan kota ini di panggung internasional. Setelah sesi ini, saya yakin mitra PR dan Profesional perhotelan kami akan siap menampilkan keajaiban Jakarta kepada klien mereka,” tambah Yulia Maria, Ketua H3 Indonesia.
ITX - 2026 adalah platform industri tahunan baru yang menghubungkan para pemimpin senior dan pengambil keputusan di sektor pariwisata, perhotelan, dan pengembangan destinasi Indonesia.
Edisi perdana berlangsung pada 12 Mei 2026 di The Langham, Jakarta, mempertemukan intelijen pasar, wawasan industri, dan jaringan komersial di bidang perhotelan, investasi, keberlanjutan, teknologi, branding, desain, dan real estate bermerek. (Syam)