Survei Kepuasan Pelanggan, ASDP Diingatkan Segera Perbaiki Layanan Tiket Digital Saat Jam Sibuk
Senin, 12 Januari 2026, 10:54 WIB
Survei Kepuasan Pelanggan, ASDP Diingatkan Segera Perbaiki Layanan Tiket Digital Saat Jam Sibuk
BISNISNEWS.id - PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) diingatkan untuk melakukan evaluasi dan memperbaiki pelayanan tiket digital pada saat jam sibuk, di periode libur panjang, seperti Natal 2025 dan Tahun Baru 2026.
Keterbatasan akses tiket digital itu didasarkan pada hasil Survei Indeks Kepuasan Masyarakat (IKM) yang dilakukan Universitas Gadjah Mada melalui Pusat Studi Transportasi dan Logistik, selama periode libur Natal 2024 dan Tahun Baru 2026 (Nataru)
Survei itu menyebutkan, keterbatasan akses tiket digital itu dialami oleh sebagian pengguna jasa saat jam puncak, konsentrasi perjalanan pada waktu tertentu, serta perlunya penguatan peran posko sebagai pusat koordinasi layanan.
Survei IKM juga mencatat evaluasi terhadap sejumlah kebijakan utama ASDP selama Nataru, seperti penerapan tiket online wajib, diskon tarif tiket 15 persen, penambahan armada kapal, pengaturan lalu lintas di pelabuhan, serta pelayanan Posko Nataru, dengan nilai evaluasi berada pada rentang 4,4 hingga 4,7.
Menindaklanjuti hasil survei tersebut, Direktur Utama PT ASDP Indonesia Ferry (Persero), Heru Widodo dalam keterangan tertulisnya menyambut baik dan segera melakukan perbaikan.
Dijelaskan, ASDP menetapkan fokus perbaikan berkelanjutan pada peningkatan kesiapan dan keandalan sistem digital, pemerataan distribusi jadwal perjalanan, sinkronisasi armada dan standar layanan, konsistensi rekayasa lalu lintas di pelabuhan, serta optimalisasi fungsi posko terpadu.
Langkah ini menjadi bagian dari persiapan strategis menghadapi penyelenggaraan Angkutan Lebaran 2026.
ASDP menegaskan komitmen untuk terus menghadirkan layanan penyeberangan yang aman, nyaman, dan andal, tidak hanya pada momentum libur panjang, tetapi sepanjang tahun, guna menjaga konektivitas antarpulau dan mendukung mobilitas nasional secara berkelanjutan.
Dalam survei itu juga disebutkan, aspek kepuasan pelanggan, memiliki skor di atas 91 dan yang tertinggi adalah aspek sebesar 94,6, diikuti kebijakan sebesar 92,2.
Sementara prasarana dan manajemen transportasi masing-masing meraih skor 91,6. Survei ini dilakukan selama periode libur Natal 2025 dan Tahun Baru 2026.
Heru Widodo mengatakan, capaian ini mencerminkan persepsi positif masyarakat terhadap kualitas layanan dan efektivitas pengelolaan arus penyeberangan
Evaluasi ini juga menegaskan bahwa pengelolaan arus penyeberangan nasional selama periode libur panjang mampu menjawab tingginya mobilitas masyarakat melalui tata kelola operasional yang adaptif dan kolaboratif.
Sejalan dengan hasil survei tersebut, secara operasional ASDP berhasil melayani 3,4 juta penumpang dan 850 ribu kendaraan di 15 lintasan pantauan nasional selama periode H-10 hingga H+10 Nataru 2025/2026.
Jumlah penumpang tercatat meningkat 8 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu, sementara total kendaraan tumbuh 6,7 persen, menunjukkan tingginya mobilitas masyarakat sekaligus kesiapan sistem layanan penyeberangan dalam menghadapi lonjakan arus.
“Keberhasilan penyelenggaraan layanan Nataru ini tidak hanya diukur dari kelancaran arus, tetapi juga dari tingkat kepuasan masyarakat. Evaluasi berbasis data dan persepsi publik menjadi fondasi penting bagi peningkatan layanan ke depan,” ujarnya.
Kelancaran layanan selama Nataru tidak terlepas dari kolaborasi erat dengan kementerian dan lembaga terkait, pemerintah daerah, aparat keamanan, serta para pemangku kepentingan lainnya.
Sinergi tersebut memungkinkan pengambilan keputusan yang cepat, pengaturan jadwal kapal yang adaptif, kesiapan sumber daya manusia, optimalisasi fasilitas pelabuhan, serta pemantauan intensif melalui posko terpadu selama puncak arus berangkat dan balik. (Syam)