Throughput Triwulan I/2026 Capai 12,84 juta ton, PTP Nonpetikemas Optimalkan Operasional Pelabuhan
Rabu, 29 April 2026, 19:29 WIB
BISNISNEWS.id - Kinerja PT Pelabuhan Tanjung Priok (PTP Nonpetikemas), anak usaha PT Pelindo Multi Terminal (SPMT) kian moncer dengan catatan positif pada triwulan I/2026 total throughput dari 11 Cabang Pelabuhan sebesar 12,84 juta ton, meliputi general cargo, curah kering, curah cair, dan bag cargo
Dari total throughput tersebut, curah kering masih mendominasi dengan porsi 46 persen, diikuti curah cair sebesar 25 persen, general cargo sebesar 24 persen, dan bag cargo sebesar 5 persen.
Komposisi ini menunjukkan bahwa segmen curah kering mendominasi pada layanan kemasan
di 11 cabang pelabuhan seluruh Indonesia. Namun memurut Direktur Komersial dan Pengembangan Usaha sekaligus Plt Direktur Operasi PTP Nonpetikemas, Dwi Rahmat Toto, kontribusi terbesar dari Cabang Pelabuhan Tanjung Priok.
" Dari sebelas cabang pelabuhan, kontribusi terbesar adalah Pelabuhan Tanjung Priok, baik untuk ocean going ekspor - impor, maupun domestik barang antar pulau," kata Toto, dalam paparannya pada acara port visit, di kantor Cabang Pelabuhan Tanjung Priok, Rabu (29/4/2026).
Sementara itu, realisasi curah cair pada triwulan I/2026 tercatat sebesar 3,09 juta ton atau tumbuh 16 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya 2025 sebesar 2,67 juta ton.
Realisasi tersebut juga menunjukkan kinerja yang baik karena berhasil melebihi 23 persen dari target 2026 yaitu sebesar 2,52 juta ton.
Peningkatan ini didorong oleh aktivitas ekspor CPO di Teluk Bayur, keberlanjutan bongkar muat di Pontianak, serta meningkatnya aktivitas komoditas di Tanjung Priok.
Sementara itu, curah kering sebagai backbone operasional mencatat realisasi sebesar 5,76 juta ton atau meningkat dibandingkan tahun sebelumnya sejalan dengan target yang ditetapkan.
Untuk segmen lainnya, general cargo terealisasi sebesar 2,92 juta ton dan bag cargo tercatat sebesar 656 ribu ton atau turun tipis 3,3 persen secara tahunan.
Dalam paparannya, Toto juga menjelaskan capaian kinerja T/S/D yang kompetitif di level SPMT Group.
Dijelaskan, pada segmen General Cargo, Cabang Tanjung Priok menempati peringkat pertama dengan realisasi kumulatif 4.024 atau sekitar 130 persen dari target sebesar 3.097, menjadikannya kontributor utama pada lini ini.
Moncernya kinerja Cabang Pelabuhan Tanjung Priok ini juga diikuti Cabang Banten dan Tanjung Pandan yang mencatat kinerja baik dengan capaian masing-masing 1.752 dan 1.627.
Pada segmen Curah Cair, Cabang Teluk Bayur berada di peringkat pertama dengan realisasi 5.287, melampaui target sebesar 4.912 atau sekitar 108npersen. Sementara itu, Cabang Pontianak Kijing menempati peringkat keempat dengan capaian 3.550 atau sekitar 138 persen dari target.
Pada segmen Curah Kering, Cabang Bengkulu menunjukkan kinerja menonjol dengan realisasi 6.902, melampaui target sebesar 4.050 atau mencapai sekitar 170 persen, serta menempati peringkat ketiga di tingkat grup.
Namun, Cabang Pelabuhan Kijing di Kalimantan Barat, meskipun belum lama beroperasi, tapi kinerjanya sangat dominan.
Sejak diresmikan pada 2022, pelabuhan ini bertransformasi menjadi pusat aktivitas logistik internasional yang mendukung ekspor-impor serta proyek strategis nasional, termasuk hilirisasi sektor mineral.
Selain itu, PTP Nonpetikemas juga mengembangkan layanan shorebase di empat lokasi strategis, yakni Lhokseumawe, Tanjung Priok, Cirebon, dan Banyuwangi.
Layanan ini ditujukan untuk mendukung kebutuhan industri minyak dan gas dengan fasilitas berstandar internasional yang mencakup penyimpanan material, bahan kimia, hingga pengelolaan logistik terintegrasi.
" Kami, PTP Nonpetikemas terus berupaya menghadirkan layanan yang lebih efisien, terintegrasi, dan adaptif terhadap kebutuhan pelanggan. Transformasi digital dan penguatan operasional menjadi kunci dalam mendukung kelancaran rantai pasok nasional,” ujar Toto.
Sebagai operator terminal multipurpose pertama di Indonesia,
PTP Nonpetikemas memiliki pengalaman dalam menangani beragam jenis kargo, mulai dari curah kering, curah cair, hingga general cargo di 11 Cabang Pelabuhan. (Syam)