Bandara Internasional Soekarno-Hatta dan Bea Cukai Perkuat Sinergi Pengawasan
Jumat, 05 Juni 2026, 20:39 WIB
BISNISNEWS.id – Bandara Internasional Soekarno-Hatta bersama Kantor Pelayanan Utama Bea dan Cukai Tipe C Soekarno-Hatta sepakat memperkuat sinergi pengawasan dan keamanan kawasan bandara.
Kesepakatan yang telah ditandatangani pada 4 Juni 2026 tersebut meliputi perjanjian kerja sama berbagi pakai akses tampilan dan/atau rekaman hasil pemindaian barang serta tampilan CCTV.
Kerja sama ini merupakan langkah strategis dalam meningkatkan efektivitas pengawasan dan
pertukaran informasi antara pengelola bandara dan Bea Cukai guna mendukung upaya pencegahan, pengawasan, serta penindakan terhadap berbagai bentuk pelanggaran kepabeanan dan penyelundupan melalui jalur udara.
Melalui kerja sama tersebut, kedua belah pihak dapat mengoptimalkan pemanfaatan teknologi keamanan yang tersedia di kawasan bandara, termasuk akses terhadap hasil pemindaian barang
dan sistem CCTV, sehingga proses monitoring dan tindak lanjut terhadap potensi pelanggaran
dapat dilakukan secara lebih cepat, efektif, dan terintegrasi.
Pada kesempatan yang sama, Kantor Pelayanan Utama Bea dan Cukai Tipe C Soekarno-Hatta memberikan apresiasi kepada 23 personel Airport Security (Avsec) Terminal 2 dan Terminal 3 Internasional atas kontribusi dan dukungan mereka dalam membantu pengungkapan sejumlah kasus pelanggaran kepabeanan dan upaya penyelundupan melalui jalur udara.
Apresiasi tersebut diberikan kepada personel Avsec yang berperan aktif dalam membantu pengungkapan 19 kasus yang ditindaklanjuti bersama Bea Cukai selama periode 14 Desember 2025 hingga 24 Mei 2026.
Temuan tersebut meliputi upaya penyelundupan benih bening lobster (baby lobster) serta logam mulia/emas yang terdeteksi melalui proses pemeriksaan keamanan di Bandara Internasional Soekarno-Hatta.
General Manager Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Heru Karyadi, menyambut baik
apresiasi yang diberikan Bea Cukai kepada personel Avsec sebagai bentuk pengakuan atas
profesionalisme dan sinergi yang telah terjalin dalam menjaga keamanan kawasan bandara.
Keberhasilan pengungkapan berbagai kasus tersebut menunjukkan bahwa kolaborasi yang erat antara Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Bea Cukai, dan seluruh stakeholder bandara memiliki peran penting dalam memperkuat pengawasan dan menjaga keamanan gerbang
utama Indonesia.
" Kami mengapresiasi penghargaan yang diberikan kepada rekan-rekan Avsec dan berharap hal ini semakin memperkuat semangat kolaborasi serta profesionalisme dalam
menjalankan tugas,” ujar Heru.
Menurut Heru, keberhasilan pengungkapan berbagai kasus penyelundupan tersebut
menunjukkan pentingnya sinergi antara pengelola bandara dan Bea Cukai dalam menjaga
keamanan kawasan bandara sekaligus melindungi kepentingan negara.
“Selama periode Desember 2025 hingga Mei 2026, kolaborasi antara Avsec dan Bea Cukai berhasil membantu mengungkap 19 kasus yang berkaitan dengan upaya penyelundupan baby lobster dan logam mulia. Capaian ini menunjukkan bahwa kewaspadaan personel di lapangan, yang didukung teknologi dan koordinasi antarinstansi, memiliki peran penting dalam menjaga keamanan dan ketertiban di kawasan bandara,” lanjutnya.
Heru menambahkan bahwa penghargaan yang diberikan kepada personel Avsec merupakan
bentuk apresiasi atas dedikasi, integritas, dan profesionalisme yang telah ditunjukkan dalam
menjalankan tugas.
“Kami mengapresiasi rekan-rekan Avsec yang telah menjalankan tugas dengan penuh tanggung
jawab. Penghargaan ini diharapkan dapat menjadi motivasi untuk terus meningkatkan profesionalisme, kewaspadaan, dan kualitas pelayanan dalam mendukung operasional bandara yang aman, tertib, dan berstandar internasional,” tutur Heru.
Melalui kolaborasi yang semakin erat antarinstansi, Bandara Internasional Soekarno-Hatta akan terus memperkuat perannya sebagai gerbang utama Indonesia yang aman, nyaman, tertib, dan berstandar internasional bagi seluruh pengguna jasa. (Syam)