Bandara Wunopito NTT Ditutup Sementara akibat Abu Vulkanik Gunung Lewotolok
Selasa, 08 September 2026, 11:54 WIB
BISNISNEWS.id - Belum selesai erupsi gunung Anak Krakatau, kini muncul erupsi baru pada Gunung Lewotok, menyebabkan Bandara Wunopito, Lewoleba, Nusa Tenggara Timur, harus ditutup sementara sejak Senin (8/9/2026) pukul 07.01 WIB hingga Selasa (9/9/2026) pukul 06.00 WIB.
Penutupan itu didasarkan pada NOTAM nomor C1134/26 NOTAMR C1106/26 yang diterbitkan AirNav Indonesia terkait penutupan sementara Bandara Wunopito, Lewoleba, Nusa Tenggara Timur, akibat sebaran abu vulkanik Gunung Lewotolok.
Dalam NOTAM tersebut disebutkan penutupan dilakukan karena abu vulkanik Gunung Lewotolok.
Penutupan tersebut berlangsung di tengah aktivitas vulkanik Gunung Ili Lewotolok yang masih terjadi.
Pada 8 September 2026 pukul 06.35 WITA, gunung api tersebut kembali mengalami erupsi dengan kolom abu teramati mencapai sekitar 800 meter di atas puncak dan bergerak ke arah barat.
Sebaran abu vulkanik menjadi perhatian dalam operasional penerbangan karena dapat memengaruhi keselamatan penerbangan apabila berada di wilayah penerbangan.
Oleh karena itu, kondisi sebaran abu dan perkembangan aktivitas vulkanik terus menjadi bagian dari pemantauan dalam penerbitan informasi aeronautika.
AirNav Indonesia terus melakukan pemantauan terhadap kondisi sebaran abu vulkanik Gunung Ili Lewotolok serta perkembangan kondisi di sekitar wilayah penerbangan.
Pembaruan informasi aeronautika akan dilakukan sesuai perkembangan kondisi dan hasil evaluasi keselamatan penerbangan.
AirNav Indonesia juga berkoordinasi dengan pemangku kepentingan terkait untuk memastikan informasi mengenai kondisi ruang udara dan operasional penerbangan terus diperbarui.
Langkah tersebut merupakan bagian dari upaya AirNav Indonesia dalam memastikan pelayanan navigasi penerbangan tetap mengutamakan aspek keselamatan.(Syam)