Garuda Group Perkuat Penerbangan Dari Bandung ke Sejunlah Rute Domestik dan Regional
Jumat, 14 Agustus 2026, 15:05 WIB
BISNISNEWS.id - Direktur Utama PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk Letjen (Purn) Glenny H. Kairupan pastikan, pembukaan kembali bandar udara Husein Sastranegara Bandung, akan menggairahkan kinerja layanan maskapai setelah tiga tahun vakum melayani pesawat jet.
Maskapai Garuda Indonesia, melakukan penerbangan kembali di bandara Husein Sastranegara Bandung, dengan pesawat Boeing 737 - 800, GA 334 rute Bandung -Denpasar.
Penerbangan GA 344 Bandung-Denpasar, yang take off pujul 11.30 Wib ini menandai secara resmi pelayanan penerbangan kembali Garuda Indonesia secara reguler ke sejumlah rute penerbangan domestik, regional dan internasional.
Untuk penerbangan internasional, menurut Glenny, rencananya akan dimulai dengan penerbangan Bandung - Kuala Lumpur Malaysia, dan kota-kota lainnya di kawasan regional.
" Pastinya, Citilink akan memulai dalam waktu dekat, untuk rute Bandung - Kuala Lumpur, Kuala Lumpur - Bandung, saat ini sedang menunggu slot," ungkap Glenny, di tengah-tengah prosesi pelayanan kembali pesawat jet di Bandara Husein Sastranegara Bandung, Jumat (14/8/2026), setelah tiga tahun mengalami ke-vakuman, karena dipindahkan ke bandara Kerta Jati pada 2023 lalu.
Kini Bandara Kerta Jati mangk5ak, karena sejak resmi dioperasikan melayani pesawat jet, mengalami kelumpuhan karena tidak ada penumpang yang mau terbang lewat Kerta Jati. Bandara yaang diresmikan pada era pemerintahan Presiden ke 7 tersebut kini lengang dan menjadi tempat tamasya warga sekitar pada hari libur.
Saat ini selain Garuda Indonesia yang terbang secara reguler di bandara Husein Sastranegara Bandung adalah Citilink dan Lion group.
Gleny optimis, tingkat keterisian penumpang pesawat Garuda Indonesia dan Citilink di atas 90 persen. " Kami optimis, load factor terus bertumbuh," jelasnya.
Bandara Husein Sastranegara ditetapkan memiliki 15 jam operasi, mulai pukul 06.00 - 21.00 WIB. Seluruh fasilitas siap melayani masyarakat dan penerbangan jet berjadwal.
PT.Angkasa Pura Indonesia atau InJourney Airports memastikan kesiapan seluruh fasilitas operasional dan pelayanan bandara untuk kelancaran perjalanan masyarakat
Kesiapan operasional ini, berdasarkan penilaian hasil simulasi operasional layanan penerbangan dengan pesawat jet narrow body yang telah dilakukan pada 10 Agustus 2026 dengan melibatkan seluruh stakeholders.
Hasil simulasi itu juga , memastikan alur penumpang, bagasi, security check point, hingga alur boarding ke pesawat dan kedatangan penumpang di bandara, berjalan baik sesuai prosedur.
Kepastian kesiapan itu juga disampaikan Direktur Utama PT Angkasa Pura Indonesia (InJourney Airports) Mohammad Rizal Pahlevi usai secara resmi menerima penumpang Garuda Indonesia dari Denpasar Bali.
Bandara Husein Sastranegara, ungkapnya telah dilengkapi fasilitas sisi udara (air side) antara lain landas pacu (runway) berukuran 2.220 x 45 meter dan apron berdimensi 388 x 80 m sebagai area parkir pesawat.
Dengan demikian, pada sisi air side, setelah dilakukan peningkatan, kini bisa melayani take off dan landing pesawat Boeing 737-800 dan sekelasnya. Aspek keselamatan didukung fasilitas Airport Rescue & Fire Fighting Kategori 7.
Terminal penumpang di Bandara Husein Sastranegara memiliki luas 12.000 meter persegi dan berkapasitas 3,4 juta penumpang/tahun yang didukung total 26 konter check-in dan enam unit self check-in kiosk, serta conveyor belt terbaru di area pengambilan bagasi.
Boarding lounge untuk menunggu penumpang naik ke pesawat dilengkapi dengan coworking space dan kid zone.
Sebelum dinyatakan siap operasi bandara Husein Sastranegara Bandung mengalami renovasi t dan beautifikasi total. Mulai dari sisi udara, terminal penumpang dan sisi darat yang mengusung berkonsep modern berpadu kearifan budaya Jawa Barat untuk memberikan nuansa nyaman.
Terminal ini juga dilengkapi fasilitas umum antara lain enam musholla, 22 toilet, dua eskalator, dan tiga lift. Selain itu tersedia 17 outlet di terminal penumpang.
Adapun Kementerian Perhubungan pada 23 Juli 2026 sudah mengeluarkan Sertifikat Bandar Udara (SBU) Nomor: 005.1/SBU/VII/2026 bagi PT Angkasa Pura Indonesia (Persero) Kantor Cabang Bandara Husein Sastranegara sebagai persyaratan untuk melayani operasional pesawat jet berbadan sedang (narrow body) sekelas Boeing 737-800. (Syam)