Kendaraan ODOL di Kaltim Ramai-Ramai Daftar ke BPTD Untuk Dinormalisasi

Kamis, 27 Agustus 2026, 19:45 WIB
Kendaraan ODOL di Kaltim Ramai-Ramai Daftar ke BPTD Untuk  Dinormalisasi

BISNISNEWS.id - Di Kalimantan Timur, sejumlah perusahaan angkutan logistik, yang armadanya melanggar Over Dimension Over Loading (ODOL) ramai-ramai mendaftar ke BPTD Kelas II Kalimantan Timur untuk dilakukan normalisasi

Secara simbolis, pemotongan dilakukan oleh Direktur Jenderal Perhubungan Darat Kementerian Perhubungan Aan Suhana pada Kamis  (27/8/2027) di Plaza Balikpapan bersamaan dengan peluncuran layanan pick up dan drop off BTS Balikpapan City Trans dan layanan angkutan antarmoda Balikpapan - IKN.

"Hingga saat ini terdapat 69 kendaraan yang telah mendaftar ke BPTD Kelas II Kalimantan Timur untuk mengikuti proses normalisasi. Enam puluh kendaraan berasal dari Samarinda. Namun pada hari ini sebagai langkah awal atau _kick off_ akan dilaksanakan kegiatan normalisasi pada 14 kendaraan," jelas Dirjen Aan Suhanan .

Ia menyatakan banyaknya perusahaan yang mendaftarkan kendaraannya untuk normalisasi dan penyesuaian dimensi menjadi hal yang positif karena menunjukkan adanya partisipasi dan komitmen dari para pemilik dan pelaku usaha angkutan barang dalam mendukung implementasi kebijakan penanganan kendaraan lebih dimensi dan muatan.

Adapun, perusahaan yang telah mendaftar kendaraannya untuk dilakukan normalisasi di antaranya PT. Aldi Mitra Sejahtera, PT. Perdana Semesta Perkasa, PT. Nathan Najwa Logistik, PT. Panen Abadi Logistik, dan PT. Indo Kargo Nusantara.

Sementara, perusahaan karoseri yang digunakan untuk melaksanakan kegiatan ini di antaranya PT. Expedisi Menara Samarinda, PT. Pundi Satria Nusantara, dan PT. Karunia Jaya Bangkit.

Dirjen Aan mengungkapkan apresiasi yang sebesar-besarnya kepada operator atau perusahaan angkutan barang yang secara sukarela dan dengan biaya pribadi ingin melakukan normalisasi terhadap kendaraannya.

"Kami berharap dapat terus menjaga kolaborasi dan komitmen bersama untuk mempercepat penanganan kendaraan lebih dimensi dan muatan sekaligus mendorong terwujudnya sistem angkutan barang yang lebih berkeselamatan dan tertib," jelasnya (syam)

Populer Nasional

Berita Nasional

Akses Konektivitas di Wilayah Penyangga IKN Diperkuat

27/08/2026, 13:44 WIB

BISNISNEWS.id - Direktorat Jenderal Perhubungan Darat Kementerian Perhubungan meluncurkan zona Pick Up dan Drop Off layanan angkutan