Kinerja Awal Tahun, PTP Nonpetikemas Mencatat Throughput 12,04 Juta Ton
Kamis, 23 April 2026, 17:18 WIB
BISNISNEWS.id - PT Pelabuhan Tanjung Priok atau PTP Nonpetikemas
mencatat, sepanjang yriwukan I/2026 total throughput sebesar 12,04 juta ton. Meliputi general cargo, curah kering, curah cair, dan bag cargo.
Dari total throughput tersebut, curah kering masih mendominasi dengan porsi 46 persen, diikuti curah cair sebesar 25 persen, general cargo sebesar 24 persen, dan bag cargo sebesar lima persen.
Komposisi ini menunjukkan bahwa segmen curah kering tetap menjadi layanan utama dengan kontribusi signifikan dari pertumbuhan curah cair.
Pada Triwulan I 2026, realisasi curah cair tercatat sebesar 3,09 juta ton atau tumbuh 16 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya 2025 sebesar 2,67 juta ton.
Realisasi tersebut juga menunjukkan kinerja yang baik karena juga berhasil melebihi 23 persen dari target RKAP Triwulan I 2026 yaitu sebesar 2,52 juta ton.
Sementara itu, curah kering sebagai backbone operasional mencatat realisasi sebesar 5,76 juta ton, yang meningkat dibandingkan tahun sebelumnya dan sejalan dengan target yang ditetapkan.
Segmen lainnya, yakni, general cargo terealisasi sebesar 2,92 juta ton atau mengalami penyesuaian sebesar lima BN persen dibandingkan tahun sebelumnya.
Adapun bag cargo tercatat sebesar 656 ribu ton atau turun tipis 3,3 persen secara tahunan. Meskipun demikian, kedua segmen tersebut masih berada dalam koridor kinerja yang terkendali.
Direktur Utama PTP Nonpetikemas, Indra Hidayat Sani menyampaikan bahwa capaian kinerja pada awal tahun ini menunjukkan ketahanan operasional perusahaan dalam menghadapi dinamika arus logistik.
“Kinerja Triwulan I 2026 menunjukkan bahwa operasional PTP Nonpetikemas tetap berjalan optimal dengan dukungan peningkatan pada segmen curah cair. Kami terus berupaya menjaga keseimbangan kinerja di seluruh lini bisnis melalui peningkatan pelayanan dan optimalisasi fasilitas,” ujar Indra.
Secara operasional, kontribusi terbesar pada segmen curah cair berasal dari beberapa cabang utama seperti Teluk Bayur, Pontianak, dan Jambi yang mencatatkan volume signifikan. Sementara itu, pada segmen curah kering, Cabang Tanjung Priok, Panjang, dan Pontianak menjadi penopang utama throughput perusahaan.
Sejalan dengan tren tersebut, peningkatan pada segmen curah cair juga mencerminkan menguatnya aktivitas distribusi komoditas strategis nasional, termasuk energi dan bahan baku industri. Hal ini menunjukkan peran pelabuhan nonpetikemas yang semakin krusial dalam menjaga kelancaran rantai pasok domestik, khususnya dalam mendukung kebutuhan sektor industri dan manufaktur di berbagai wilayah Indonesia.
Stabilnya kinerja curah kering serta terjaganya volume general dan bag cargo mengindikasikan bahwa aktivitas logistik nasional masih bergerak dalam koridor yang resilien.
PTP Nonpetikemas sebagai bagian dari ekosistem Pelindo Group terus berperan dalam memastikan konektivitas antarwilayah tetap
berjalan optimal, sekaligus mendukung pemerataan distribusi barang dan penguatan ekonomi nasional.
Pada Triwulan pertama Tahun 2026, PTP Nonpetikemas ikut berperan dalam Mudik Bersama BUMN melalui kontribusinya dengan menyediakan 4 bus rute Jakarta-Purwokerto (Pergi-Pulang).
Angkutan mudik tersebut membawa 200 pemudik yang diberangkatkan bersama dalam flag-off Mudik Bersama Pelindo Group. Kontribusi ini dilaksanakan sebagai bentuk Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) PTP Nonpetikemas terhadap masyarakat.
“Kinerja akan terus kami optimalkan baik dalam segi operasional dan bisnis perusahaan terhadap kepuasan pelanggan serta sebagai salah satu alur utama logistik khususnya kemasan nonpetikemas. Selain itu, tentu kami akan berupaya mengambil peran dalam masyarakat sebagai Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan yang tepat sesuai kebutuhan masyarakat.” Ujar Fiona Sari Utami, Senior Manager Sekretaris Perusahaan. (Mut/Syam)