Menhub Dudy Apresiasi Sikap Grab, 1.052 Mitra Pengemudi Ikuti Pelatihan Keselamatan
Selasa, 28 Juli 2026, 19:56 WIB
BISNISNEWS.id - Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi menyampaikan apresiasi kepada Grab Indonesia, yang telah mengimplementasikan skema bagi hasil (komisi) maksimal delapan persen dengan mitra pengemudi sejak 1 Juli 2026.
Apresiasi itu disampaikan Menhub Dudy saat menyaksikan pelatihan keselamatan berkendara bersama Dirjen Perhububgan Darat, Aan Suhana di Terminal Jatijajar Depok, pada Selasa (28/7/2026).
Pelatihan yang digelar Grab Indonesia bersama Kementerian Perhubungan dan Asosiasi Industri Sepeda Motor Indonesia (AISI) diikuti 1.052 Mitra Pengemudi roda dua di lima kota di Indonesia Yogyakarta, Surabaya/Sidoarjo, Medan, dan Makassar. secara hybrid.
Menhub Dudy juga menyambut penyempurnaan mekanisme pemrosesan bagi hasil (komisi) GrabBike Hemat yang ditargetkan mulai 1 Agustus 2026, sehingga komisi dapat langsung diproses pada setiap perjalanan.
" Kami berharap penyesuaian ini memberikan kejelasan yang lebih baik bagi Mitra Pengemudi dalam memahami rincian pendapatannya serta memperkuat hubungan kemitraan yang sehat dan berkelanjutan,” tegasnya.
Chief Executive Officer Grab Indonesia, Neneng Goenadi menambahkan, Grab mengikuti prosedur yang telah ditetapkan pemerintah.
Grab, lanjut Neneng, tidak pernah memotong bagi hasil (komisi) lebih dari delapan persen, dan juga tidak pernah melanggar Tarif Batas Bawah (TBB) sesuai ketentuan yang berlaku.
Karena itu, ungkapnya, perjalanan dengan tarif minimum atau tanpa selisih di atas TBB tidak dikenakan komisi.
“Dalam mekanisme saat ini, bagi hasil (komisi) GrabBike Hemat diproses satu kali pada hari berikutnya (H+1). Selama satu bulan terakhir, kami telah menyempurnakan sistem agar mulai 1 Agustus 2026, bagi hasil/komisi dapat langsung diproses pada setiap perjalanan. Penyesuaian ini hanya mengubah waktu pemrosesan. Cara penghitungan, batas maksimal bagi hasil (komisi), dan ketentuan TBB tetap sama serta sesuai dengan regulasi,” lanjut Neneng.
Kompetensi
Program yang mengusung tema “Safer Roads, Stronger Communities — Jalan Lebih Aman, Komunitas Lebih Kuat”, ini menjadi bagian dari upaya bersama untuk memperkuat kompetensi mitra pengemudi dalam berkendara sekaligus menumbuhkan budaya berlalu lintas yang aman dan tertib.
Dalam pelatihan itu, peserta dibekali pengetahuan dan keterampilan praktis menghadapi berbagai situasi di jalan.
Kolaborasi ini, menurut Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi, sejalan dengan komitmen Kementerian Perhubungan dalam meningkatkan keamanan dan keselamatan transportasi darat.
“ Pelatihan ini sejalan dengan komitmen Pemerintah untuk memperkuat budaya berkendara yang aman dan tertib," ungkapnya.
Sementara itu, Sekretaris Jenderal AISI, Hari Budianto menyampaikan, pelatihan seperti ini penting untuk memperkuat kompetensi, disiplin, dan kepatuhan terhadap peraturan lalu lintas.
" Mitra Pengemudi memiliki tingkat mobilitas yang tinggi dan berhadapan langsung dengan beragam kondisi jalan setiap hari. Kami berharap melalui kegiatan ini, para mitra dapat berkendara dengan aman dan nyaman dalam setiap perjalanan serta turut menjadi penggerak budaya berlalu lintas yang aman dan tertib," jelasnya.
Pelatihan ini mencerminkan komitmen jangka panjang Grab sebagai platform teknologi transportasi yang melayani jutaan perjalanan setiap harinya dalam menciptakan ekosistem transportasi yang lebih aman bagi Mitra Pengemudi, penumpang, maupun masyarakat luas.
Sebagai platform transportasi online yang terdepan dalam pengembangan teknologi keselamatan, Grab terus membuktikan keunggulannya melalui rangkaian fitur terintegrasi yang dirancang untuk menghadirkan perlindungan terbaik bagi Mitra Pengemudi dan penumpang. (Syam)