UPDATE

Pelayaran di Selat Sunda Waspadai Lontaran Vulkanik Erupsi Anak Gunung Krakatau

Minggu, 06 September 2026, 09:23 WIB
Pelayaran di Selat Sunda Waspadai Lontaran Vulkanik Erupsi  Anak Gunung Krakatau

BISNISNEWS.id - Operator pelayaran yang beroperasi dan melintas di wilayah Perairan Selat Sunda diimbau meningkatkan kewaspadaan terhadap kemungkinan lontaran matrial vulkanik akibat aktivitas letusan anak Gunung Krakatau, yang belakangan ini terus erupsi.

Letupan dan erupsi anak Gunung Krakatau saat ini sudah  berada pada Level III (Siaga), seluruh pelataran wajib waspara dan  mengikuti prosedur keselamatan.

Berdasarkan Pengumuman Nomor PG-KSOP.Btn 14 Tahun 2026, Direktorat Jenderal Perhubungan Laut (DJPL) Kementerian Perhubungan melalui Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Kelas I Banten menyampaikan hal-hal sebagai berikut:

1-  Seluruh kapal yang melintas di Perairan Selat Sunda diimbau meningkatkan kewaspadaan terhadap kemungkinan aktivitas vulkanik Gunung Anak Krakatau, termasuk letusan, lontaran material vulkanik, abu vulkanik, maupun potensi gangguan terhadap keselamatan navigasi.

2. Nakhoda agar senantiasa memantau perkembangan informasi resmi mengenai aktivitas Gunung Anak Krakatau yang diterbitkan oleh PVMBG, BMKG, BPBD setempat, serta instansi pemerintah terkait.

3. Kapal dilarang mendekati kawasan dalam radius 3 (tiga) kilometer dari kawah aktif Gunung Anak Krakatau selama status Level III (Siaga) masih berlaku.

4. Nakhoda agar melakukan perencanaan pelayaran dengan memperhatikan kondisi cuaca, arah sebaran abu vulkanik, serta informasi keselamatan pelayaran yang diterbitkan oleh instansi berwenang.

5. Apabila ditemukan indikasi bahaya yang dapat mengganggu keselamatan pelayaran, Nakhoda agar segera mengambil tindakan penghindaran yang diperlukan serta melaporkannya kepada Vessel Traffic Service (VTS), Stasiun Radio Pantai, Syahbandar terdekat, atau instansi terkait.

6. Seluruh penyelenggara pelayaran agar mengutamakan keselamatan pelayaran sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku.

7. Adapun saat ini layanan penyeberangan pada lintasan Merak-Bakauheni dan sebaliknya masih berjalan normal dengan tetap mengedepankan kewaspadaan dan keselamatan pelayaran. Sementara pelayaran dibatasi dalam radius 3 kilometer dari kawah aktif selama status Level III (Siaga).

8. Ditjen Perhubungan Laut melalui Kantor KSOP Kelas I Banten dan KSOP Kelas IV Bakauheni terus melakukan koordinasi dan pemantauan kondisi pelayaran di Perairan Selat Sunda sebagai bagian dari upaya memastikan keselamatan, keamanan, dan kelancaran pelayaran tetap terjaga.

9. Pernyataan ini dapat dikutip atas nama Raden Yogie Nugraha, Kepala Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan Kelas I Banten.

(Syam)


Populer Industri

Berita Industri

UPDATE LETUSAN ANAK KRAKATAU
Tiga Bandar Udara Tutup Sementara Hingga Pukul 9.30 Wib

06/09/2026, 08:27 WIB

BISNISNEWS.id -  Waspada erupsi anak Gunung Krakatau Lampung, debu vulkanik - nya terdeteksi bukan hanya menyebar di sejumlah


UPDATE LETUSAN ANAK KRAKATAU
Abu Vulkanik Erupsi Anak Gunung Krakatau Masuk Jakarta

06/09/2026, 08:16 WIB