HASIL TRANSFORMASI

PT Pelindo Multi Terminal Mencatat Angka Pertumbuhan Signifikan, 51 Persen

Rabu, 12 Maret 2025, 22:53 WIB
PT Pelindo Multi Terminal Mencatat Angka Pertumbuhan Signifikan, 51 Persen
Direktur Operasi PT Pelindo Multi Terminal, Arif Rusman Yulianto, menyampaikan pemaparannya, terkait hasil transformasi yang telah memangkas biaya tinggi logistik dalam bincang santai, Rabu (12/3/2025) di kawasan Cikini

BISNISNEWS.id –  Subholding PT Pelindo Multi Terminal (SPMT). yang bergerak di bidang pelayanan operasional terminal nonpetikemas di Indonesia tunjukan kemampuannya dalam meningkatkan kinerja operasional di seluruh terminal yang dikelolanya.

Yakni, sebanyak 20 cabang yang tersebar di wilayah Jawa, Sumatera, Kalimantan, Sulawesi , Bali dan Nusa Tenggara serta tiga anak perusahaan yakni PT Pelabuhan Tanjung Priok (PTP) yang mengelola 11 cabang, PT Indonesia Kendaraan Terminal Tbk (IKT/IPCC) yang mengelola 6lenam terminal, dan PT Terminal Curah Utama.

Bukti adanya  kemanpuan layanan sesuai komitmen perseroan, menurut Direktur Operasi PT Pelindo Multi Terminal, Arif Rusman Yulianto, terdongkraknya  produktivitas bongkar muat komoditas curah kering di Branch Jamrud Nilam Mirah Surabaya sebesar  51 persen dari sebelumnya 1.499 Ton/Ship/Day (T/S/D) menjadi 2.266 T/S/D.

Produktivitas pelabuhan yang meningkat tersebut sejalan dengan menurunnya port stay di Branch Jamrud Nilam Mirah yang saat ini mencapai 50 jam, turun 8 jam dari yang sebelumnya mencapai 58 jam.

Arif  mengatakan, itu adalah salah satu bukti komitmen  yang telah dicanangkan,  yang telah  melakukan proses transformasi pelabuhan  yang mengacu pada enam prinsip, yakni : proses bisnis, sumber daya manusia (SDM), teknologi, peralatan, infrastruktur, serta health, safety, security, and environment (HSSE).

“Proses transformasi pelabuhan yang dilakukan sejak akhir tahun 2022 dan akan terlus dilakukan secara berkelanjutan dengan tujuan untuk meningkatkan produktivitas pelabuhan dan memperpendek waktu singgah kapal (port stay),” jelas  Arif, Rabu (12/3/2025) dalam bincang santai di kawasan Cikini Jakarta

Selain itu, standarisasi dan sistemisasi pelabuhan yang merupakan bagian dari proses transformasi yang dilakukan Pelindo Multi terminal juga berdampak pada pertumbuhan arus bongkar muat. 

Tahun 2024 tercatat arus bongkar muat komoditas general & bag cargo mencapai 30,25 juta Ton/M3, tumbuh 19,55% secara year on year (yoy). Arus muatan barang curah kering seperti batu bara, bijih besi, gula, kedelai, dan lainnya mencapai 59,08 juta ton, naik 7,15 persen  (yoy).

Senada dengan arus barang,  kendaraan juga  naik 21,63 persen dibandingkan capaian tahun 2023 menjadi 1,84 juta unit. Sementara untuk komoditas gas tahun 2024 mencapai 13,97 MMBTU (Metric Million British Thermal Unit), naik 5,86 persen (yoy).

Pertumbuhan arus barang juga menunjukkan efektivitas dari pengelolaan operasional yang tersentralisasi dan terstandarisasi di setiap pelabuhan serta didukung dengan transformasi teknologi dengan menerapkan PTOS-M (Pelindo Terminal Operating System Multipurpose) sehingga operasi terminal dilakukan dengan berbasis planning and control.

“ Saat ini kami berfokus pada modernisasi fasilitas terminal, penguatan kemitraan, serta penerapan teknologi canggih yang akan menjadi kunci untuk membentuk masa depan perusahaan,” ujar Arif.

Ditambahkan,  Pelindo Multi Teminal juga membuka luas peluang untuk bersinergi dan berkolaborasi dengan berbagai pihak dalam melakukan modernisasi pelabuhan sebagai komitmen untuk meningkatkan daya saing logistik nasional. Dengan kemitraan tersebut akan mempercepat transformasi pelabuhan dan memberikan manfaat yang signifikan bagi perekonomian nasional. (Syam)

Populer Industri

Berita Industri

Jalan Tol Trans Jawa Akan Dihijaukan, JTT Tanam 1.000 Batang Pohon

09/06/2026, 19:36 WIB

BISNISNEWS.id - PT Jasamarga Transjawa Tol (JTT) akan menghijaukan wilayah operasional Jalan Tol Trans Jawa, sebagai wujud nyata