PTP Perkuat Layanan Bongkar Muat CPO dan Turunannya di Bangka Belitung
Senin, 20 April 2026, 09:46 WIB
BISNISNEWS.id - PT Pelabuhan Tanjung Priok (PTP Nonpetikemas) Cabang Pangkal Balam perkuat layanan bongkar muat rantai pasok industri Crude Palm Oil (CPO) di wilayah Kepulauan Bangka Belitung.
Berdasarkan data tahun 2025, luas perkebunan sawit di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung mencapai 355.065 hektare dengan potensi produksi sekitar 4 ton per hektare. Selain CPO, turunan sawit seperti cangkang dan kernel juga menjadi potensi yang terus dikembangkan dalam layanan bongkar muat.
Sepanjang tahun 2025 PTP Nonpetikemas Cabang Pangkal Balam melayani throughput sebesar 1,6 juta ton, dengan dominasi curah cair sebesar 33,24 persen.
Pada Triwulan I tahun 2026, realisasi bongkar muat tercatat sebesar 391.624 ton, dengan porsi curah cair mencapai 35,18 persen.
Telah dilaksanakan kegiatan bongkar muat komoditas curah cair Crude Palm Oil (CPO) beserta turunannya di Dermaga PTP Nonpetikemas Cabang Pangkal Balam dengan volume mencapai 3.500 ton.
Komoditas tersebut diangkut menggunakan kapal BG. Prima Samudra IV yang berasal dari wilayah Pangkal Balam tujuan Dumai. Kapal mulai sandar pada pertengahan April pada 16 April 2026 dan proses bongkar muat berlangsung selama beberapa hari.
Branch Manager PTP Nonpetikemas Cabang Pangkal Balam, Alamsyah, menyampaikan bahwa optimalisasi layanan curah cair, khususnya CPO, terus menjadi fokus utama perusahaan seiring besarnya potensi komoditas sawit di wilayah Bangka Belitung. Ia menambahkan bahwa berbagai inovasi operasional dilakukan untuk memastikan proses bongkar muat berjalan lebih efisien, aman, dan berkelanjutan.
“Kami terus melakukan penguatan layanan, khususnya pada penanganan CPO dan turunannya, melalui inovasi operasional yang mampu meningkatkan efisiensi sekaligus menjaga aspek keselamatan dan lingkungan,” ujar Alamsyah.
Kinerja operasional tersebut didukung oleh berbagai inovasi, salah satunya penerapan sistem portable drop tank yang dilengkapi pompa submersible untuk penanganan CPO. Inovasi ini mampu meningkatkan efisiensi operasional secara signifikan serta meningkatkan kapasitas pompa secara optimal.
Selain itu, penerapan sistem truck losing memungkinkan pelayanan hingga empat truk secara bersamaan. Dari sisi keselamatan dan lingkungan, PTP Nonpetikemas Cabang Pangkal Balam juga telah dilengkapi dengan sistem penanganan tumpahan minyak (oil spill response) berupa oil boom, bahan pengurai, serta kapal penunjang.
Ke depan, PTP Nonpetikemas Cabang Pangkal Balam tengah menyiapkan inovasi tambahan berupa tudung drop tank agar kegiatan pemuatan tetap dapat berlangsung saat hujan. Dengan rata-rata curah hujan mencapai 12 hari per bulan, inovasi ini diproyeksikan dapat meningkatkan kapasitas pemuatan hingga 5.280 ton per bulan.
Selain CPO, pengembangan layanan juga dilakukan pada komoditas turunan sawit. Sejak pertengahan 2025, PTP Nonpetikemas Cabang Pangkal Balam telah melayani pemuatan cangkang sawit, dengan realisasi curah kering meningkat dari 185.229 ton pada 2024 menjadi 310.441 ton pada 2025, dan hingga Maret 2026 telah mencapai 85.410 ton. (Syam)