Jumat, 22 Juni 2018

Home Terbaru Terpopuler

Home/ Nasional / Hukum / Berita

SENGKETA LAHAN
Selasa, 10 April 2018 11:16 WIB

Kemenhub Lakukan Perlawanan Hukum Terhadap Putusan PN Luwuk


Ilustrasi foto: Pelabuhan Luwuk Banggai yang kini tengah menghadapi belitan hukum setelah PN Luwuk memutuskan eksekusi.

Bisnisnews.id - Kepala Biro Hukum Kementerian Perhubungan Wahju Adji H bersama-sama Kepala Kejakasaan Negeri dan Tim Kejaksaan Negeri Banggai mendaftarkan gugatan perlawanan hukum (derden verzet) ke pengadilan yang sama terhadap eksekusi Pengadilan Negeri Luwuk atas aset Barang Milik Negara (BMN), berupa lahan pelabuhan yang digunakan untuk Pelabuhan Luwuk, Banggai, Sulawesi Tengah.

Wahju mengatakan, perlawanan eksekusi pelabuhan kelas III Luwuk itu dilakukan atas beberapa pertimbangan hukum. Pertama, karena Kemenhub bukan merupakan pihak dalam perkara namun eksekusi dari pengadilan berimbas pada adanya eksekusi lahan Pelabuhan Luwuk.

"Gugatan perlawanan ini dilakukan karena beberapa pertimbangan hukum. Salah satunya karena eksekusi ini berimbas dengan eksekusi lahan Pelabuhan Luwuk," ungkap Wahju dalam pernyataannya yang diterima Bisnisnews, Selasa (10/4/2018).

Pertimbangan kedua, lahan yang digunakan oleh pelabuhan Direktorat Jenderal Perhubungan Laut tersebut merupakan lahan yang perolehannya dilakukan sesuai peraturan perundang-undangan dan legalitasnya sah dengan kepemilikan hak sertifikat Hak Pakai Nomor 00003 Tahun 2014 atas nama Kementerian Perhubungan.

Selain itu, aset yang akan dilakukan eksekusi tersebut merupakan aset negara yang tercatat dalam Sistem Informasi Manajemen dan Akuntansi Barang Milik Negara (SIMAK-BMN) Direktorat Jenderal Perhubungan Laut yang berdasarkan ketentuan Pasal 50 UU No. 1 Tahun 2004 tentang Perbendaharaan Negara tegas melarang pihak manapun untuk melakukan eksekusi terhadap barang milik negara (in casu tanah dan bangunan pelabuhan).

"Lahan yang digunakan untuk Pelabuhan Luwuk ini merupakan lahan yang perolehan dan legalitasnya sah yaitu kepemilikan hak sertifikat Hak Pakai Nomor 00003 Tahun 2014 atas nama Kementerian Perhubungan. Aset yang dilakukan eksekusi juga merupakan aset negara yang tercatat dalam SIMAK-BMN. Dengan kata lain, Kemenhub merupakan pemilik yang sah atas lahan yang disengketakan tersebut," jelas Wahyu.

Kepala Biro Komunikasi dan Informasi Publik Kementerian Perhubungan Baitul Ihwan dalam pernyataan itu menambahkan, Kementerian Perhubungan sanngat menghirmati putusan pengadilan, namun terhadap pelaksanaan eksekusi akan dilakukan perlawanan.

"Kita menghormati putusan Pengadilan Negeri Luwuk, namun terhadap pelaksanaan eksekusi ini kami dari Kementerian Perhubungan bersama-sama dengan Kejaksaan melakukan upaya perlawanan," tutur Baitul.

Terkait perlawanannya itu, Biro Hukum Kementerian Perhubungan, tutur Baitul, juga melakukan koordinasi dengan Bupati dan Wakil Bupati Banggai guna bersama-sama dalam mendukung upaya hukum perlawanan yang sedang dilakukan serta mencarikan solusi berkenaan dengan warga korban eksekusi yang menempati pelabuhan sebagai tempat pengungsian mengingat berdasarkan ISPS Code sebuah pelabuhan haruslah steril dari kegiatan diluar kepelabuhanan.

"Dengan langkah yang dilakukan ini diharapkan agar segera ada kepastian hukum atas status lahan yang sedang bersengketa," tegasnya. (Syam S)

Baca Juga

 

Arena  -  Kamis, 21 Juni 2018
ASIAN GAMES 2018
Menpora Kembali Ingatkan Target 10 Besar

Bisnisnews.id – Hari pertama masuk kerja usai cuti bersama Idul Fitri seluruh pejabat, staf Kemenpora menggelar Halal Bihalal 1439 H tahun 2018 dengan Menpora Imam Nahrawi, Ketua Inasgoc Erick Thohir, Ketua Inapgoc Raja . . .
Selengkapnya

 

Arena  -  Kamis, 21 Juni 2018
BOLA
Gede Siapkan Layar Lebar pada Laga Persija vs Persebaya

Bisnisnews.id – Menyambut pertandingan Persjia Jakarta kontra Persebaya Surabaya yang akan tersaji pada 26 Juni 2018. Gede Widiade berjanji akan menyiapkan layar lebar di beberapa wilayah agar para supoerter The Jakmania . . .
Selengkapnya

 

Nasional  -  Kamis, 21 Juni 2018
TRAGEDI DANAU TOBA
ABK KM Sinar Bangun dan Patugas Dishub Tigaras Diperiksa Polisi

Bisnisnews.id - Tiga petugas Dinas Perhubungan di Pelabuhan Tigaras dan empat  anak buah kapal (ABK)  diperiksa pihak Kepolisian terkait tenggelamnya KM Sinar Bangun di kawasan Danau Toba yang diduga membawa ratusan  . . .
Selengkapnya

 

Arena  -  Kamis, 21 Juni 2018
PIALA DUNIA
Jagoan Sayap Kiri Denmark Sewa Jet Pribadi Untuk Melihat Istrinya Melahirkan

Bisnisnews.id  -  Jagoan sayap kiri Denmark, Jonas Knudsen harus absen beberapa jam karena istri tercintanya Trine melahirkan. Ini adalah kelahiran yang ditunggu-tunggu saat  para bintang lapangan hijau  berlaga. . . .
Selengkapnya

 

Nasional  -  Kamis, 21 Juni 2018
ANGKUTAN LEBARAN
Aktivitas Arus Balik di Bandara Adi Sutjipto dan Sumarmo Lancar

Bisnisnews.id - Dirjen Perhubungan Udara Agus Santoso melakukan pemantauan atus balilboemydik di  Bandara Adi Sutjipto Yogyakarta dan  Bandara Adi Sumarmo Solo. "Hari ini secara marathon saya mengunjungi dua bandara . . .
Selengkapnya