Kebakaran KMP Batumandi di Merak Berawal Dari Percikan Api di Dek Buritan Kapal
Selasa, 20 Oktober 2026, 22:28 WIB
BISNISNEWS - Kasus kebakaran KMP Batumandi di seputaran perairan Merak, pada Selasa (21/10/2026) sekitar pukul 16.20 Wib, berhasil diatasi.
Namun, berdasarkan informasi kebakaran itu diawali adanya percikan api di bagian buritan kapal, tepatnya pada dek atas kendaraan kecil, sekitar pukul 16.15 WIB.
Saat itu, kapal berada di sekitar Pulau Merak Besar dalam proses olah gerak menuju Dermaga VI Pelabuhan Merak, setelah bertolak dari Pelabuhan Bakauheni menuju Merak pada pukul 14.32 WIB.
Terkait penyebab percikan api yang diperkirakan menjadi penyebab kebakaran , PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) menyampaikan bahwa hal tersebut masih dalam proses pendalaman oleh pihak berwenang.
Perseroan akan mengikuti proses pemeriksaan sesuai kewenangan masing-masing instansi dan menyampaikan perkembangan informasi berdasarkan hasil verifikasi di lapangan.
PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) dalam keterangannya memastikan, seluruh penumpang dan awak kapal berhasil dievakuasi dengan selamat. Sampai malam ini, tidak ada informasi tentang penumpang hilang atau meninggal dunia.
Penanganan insident kebakaran tersebut, dilaksanakan sesuai prosedur yang berlaku, dengan mengutamakan keselamatan serta berkoordinasi dengan petugas gabungan dan instansi berwenang.
Seluruh penumpang dan awak kapal dilaporkan telah berhasil dievakuasi, sementara proses penanganan insiden masih berlangsung
Penanganan insiden melibatkan petugas gabungan dari unsur pelabuhan, Basarnas, kepolisian, serta instansi terkait lainnya.
ASDP menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh petugas gabungan dan pihak terkait yang telah bergerak cepat membantu proses evakuasi penumpang dan awak kapal, serta mendukung penanganan insiden di lapangan.
Direktur Utama ASDP, Heru Widodo menyampaikan keprihatinan atas insiden yang terjadi dan menegaskan bahwa keselamatan penumpang serta awak kapal menjadi prioritas utama dalam seluruh proses penanganan.
“Kami menyampaikan permohonan maaf yang mendalam atas insiden kebakaran yang terjadi pada KMP Batumandi di Merak. Kami juga memohon maaf atas kejadian ini kepada para pengguna jasa serta pihak-pihak yang terdampak," ungkap Heru.
Prioritas utama saat ini adalah, memastikan seluruh pihak yang berada di kapal dalam kondisi aman dan mendapatkan pertolongan serta penanganan yang diperlukan.
“Kami mengapresiasi respons cepat, koordinasi, dan kerja sama seluruh petugas gabungan serta instansi terkait dalam proses evakuasi dan penanganan insiden ini. Sinergi seluruh pihak sangat berarti dalam memastikan keselamatan penumpang dan awak kapal. Kami berterima kasih atas dedikasi dan upaya yang telah dilakukan, serta akan terus berkoordinasi hingga seluruh proses penanganan selesai,” tambah Heru.
Seiring dengan penanganan insiden tersebut, ASDP juga melakukan penyesuaian operasional untuk mendukung kelancaran layanan penyeberangan Merak–Bakauheni. Saat ini, layanan penyeberangan dialihkan melalui Dermaga Express 2.
Pengguna jasa diimbau untuk mengikuti arahan petugas di lapangan serta memperhatikan informasi terbaru terkait operasional pelabuhan. ASDP terus memantau situasi dan melakukan koordinasi untuk memastikan pelayanan tetap berjalan dengan memperhatikan keselamatan pengguna jasa.
Bagi pengguna jasa yang membutuhkan informasi lebih lanjut mengenai perkembangan penanganan insiden maupun layanan penyeberangan Merak–Bakauheni dapat menghubungi Contact Center ASDP 191 guna memperoleh informasi yang akurat dan terverifikasi.
“ASDP berkomitmen untuk selalu mengutamakan keselamatan dan keamanan dalam setiap layanan penyeberangan. Kami memastikan setiap langkah penanganan insiden dilakukan secara cermat, terukur, dan sesuai prosedur yang berlaku. Komitmen ini menjadi landasan kami dalam memberikan penanganan yang optimal seluruh pengguna jasa,” tutur Heru. (Syam)