Rabu, 26 Juli 2017

Home/ Industri / Logistik / Berita

Senin, 03 April 2017 17:31 WIB

Tol Laut, Angkut Barang Timur- Barat PP



Bisnisnews.id-Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi mengatakan program tol laut bukan hanya mendistribusikan barang ke wilayah Indonesia Timur tapi sebaliknya mengangkut barang ke wilayah Barat

"Kita tahu banyak usaha di daerah Indonesia Timur, seperti di puncak Jaya Wijaya. Kita harap agar probabilitas saudara-saudara kita di timur itu bangkit. Banyak kapal dari Jakarta ke Maluku tapi kembalinya kosong. Artinya, kita harus melakukan inisiasi-inisiasi tertentu. Kalau kita bikin perkebunan atau peternakan sapi yang besar, maka kita akan mendapatkan barang-barang dari timur ke barat," kata Menhub Budi,  dalam forum Change Management Forum (ICMF) 2017 Senin (3/4/2017) di Jakarta.

Dia menjelaskan bagaimana upaya pemerintah dalam mengatasi disparitas harga antara wilayah Indonesia Barat dan Indonesia Timur.

" Setelah diterapkan, ternyata banyak sekali hal-hal yang belum kita lakukan, kita temukan. Bisa dibayangkan di sana (Indonesia timur) ada satu kota yang cuma sebulan sekali disinggahi oleh kapal, sehingga tol laut memberikan darah baru bagi kota-kota tersebut," jelas Menhub.

Menhub menjelaskan kondisi sebenarnya di laut yang sangat berbeda dengan apa yang ditampilkan di Televisi. Kapal-kapal yang berada di sana sudah tua dan para pelautnya juga kurang terampil.

"Kita bisa melihat bagaimana suatu nestapa terjadi di sana (laut), karena kapal sudah berumur 15 tahun dan pelaut-pelautnya pun tidak tahu bagaimana cara mengoperasikannya," kata.Menhub.

"Kami akan memberikan 100 kapal secara gratis dan mendidik kurang lebih 48.335 pelaut," tambahnya.

Program Tol Laut yang dijalankan oleh Pemerintah ini diharapkan dapat memberikan kemakmuran baru khususnya bagi Indonesia bagian Timur. Dalam kesempatan itu, Menhub juga meminta kepada ikatan alumni universitas yang tergabung dalam Himpuni untuk dapat bekerja sama dalam mensukseskan program Kementerian Perhubungan.

"Kami meminta ikatan alumni universitas untuk bekerjasama membuat diklat vokasi bagi 48.335 pelaut dan meminta universitas membangun pelayaran rakyat,: kaga Menhub.(Syam S)

Baca Juga

 

Nasional  -  Rabu, 26 Juli 2017
IKLIM INVESTASI
Bank Dunia Minta Pemerintah Kurangi Hak Istimewa BUMN 

Bisnisnews.id - Bank Dunia meminta Indonesia memperbaiki iklim investasinya untuk menarik lebih banyak investasi ke dalam pembangunan infrastruktur. Saran yang diberikan bagi pemerintah cukup banyak, salah satunya adalah mengurangi . . .
Selengkapnya

 

Industri  -  Rabu, 26 Juli 2017
INDUSTRIAL
Regulator dan Pengguna Jasa Gelisah Hadapi Rencana Aksi Mogok SP JICT

Bisnisnews.id-Ancaman mogok massal para pekerja pelabuhan di Tanjung Priok yang diinisiasi Serikat Pekerja Jakarta International Countainer terminal (SP-JICT) membuat gundah para pelaku usaha dan pemerintah. Pasalnya, bila benar . . .
Selengkapnya

 

Industri  -  Rabu, 26 Juli 2017
NILAI TUKAR
Rupiah Makin Tersudut di Level 13. 322 dan Resisten 13.297

Bisnisnews.id-Nilai tukar Rupiah makin tersudut dengan terus menguatnya dolar AS. Prgerakan nilai tukar Rupiah diperkirakan berada pada level support 13.322 dan resisten 13.297. Walau terlihat masih lebih baik dari sebelumnya, . . .
Selengkapnya

 

Arena  -  Rabu, 26 Juli 2017
ASIAN GAMES 2018
 Komisi X  DPR RI Tetap Minta INASGOC Transparan

Bisnisnews.id - Komisi X DPR-RI menyetujui usulan anggaran dana triwulan kedua sebesar Rp1,5 triliun yang diajukan panitia pelaksana Asian Games 2018 (INASGOC) untuk persiapan penyelenggaraan Asian Games Jakarta-Palembang 2018. "Ya, . . .
Selengkapnya

 

Internasional  -  Rabu, 26 Juli 2017
KERJA SAMA
Indonesia Tuan Rumah Konferensi Menteri Pendidikan Se-Asia Tenggara

49th SEAMEO Council Conference membahas tujuh prioritas bidang pendidikan Bisnisnews.id – Kemendikbud Indonesia menjadi tuan rumah dalam Konferensi Tingkat Menteri Pendidikan Asia Tenggara ke-49 atau 49th SEAMEO Council . . .
Selengkapnya