Senin, 22 Januari 2018

Home Terbaru Terpopuler

Home/ Industri / Logistik / Berita

LOGISTIK
Senin, 03 April 2017 17:31 WIB

Tol Laut, Angkut Barang Timur- Barat PP



Bisnisnews.id-Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi mengatakan program tol laut bukan hanya mendistribusikan barang ke wilayah Indonesia Timur tapi sebaliknya mengangkut barang ke wilayah Barat

"Kita tahu banyak usaha di daerah Indonesia Timur, seperti di puncak Jaya Wijaya. Kita harap agar probabilitas saudara-saudara kita di timur itu bangkit. Banyak kapal dari Jakarta ke Maluku tapi kembalinya kosong. Artinya, kita harus melakukan inisiasi-inisiasi tertentu. Kalau kita bikin perkebunan atau peternakan sapi yang besar, maka kita akan mendapatkan barang-barang dari timur ke barat," kata Menhub Budi,  dalam forum Change Management Forum (ICMF) 2017 Senin (3/4/2017) di Jakarta.

Dia menjelaskan bagaimana upaya pemerintah dalam mengatasi disparitas harga antara wilayah Indonesia Barat dan Indonesia Timur.

" Setelah diterapkan, ternyata banyak sekali hal-hal yang belum kita lakukan, kita temukan. Bisa dibayangkan di sana (Indonesia timur) ada satu kota yang cuma sebulan sekali disinggahi oleh kapal, sehingga tol laut memberikan darah baru bagi kota-kota tersebut," jelas Menhub.

Menhub menjelaskan kondisi sebenarnya di laut yang sangat berbeda dengan apa yang ditampilkan di Televisi. Kapal-kapal yang berada di sana sudah tua dan para pelautnya juga kurang terampil.

"Kita bisa melihat bagaimana suatu nestapa terjadi di sana (laut), karena kapal sudah berumur 15 tahun dan pelaut-pelautnya pun tidak tahu bagaimana cara mengoperasikannya," kata.Menhub.

"Kami akan memberikan 100 kapal secara gratis dan mendidik kurang lebih 48.335 pelaut," tambahnya.

Program Tol Laut yang dijalankan oleh Pemerintah ini diharapkan dapat memberikan kemakmuran baru khususnya bagi Indonesia bagian Timur. Dalam kesempatan itu, Menhub juga meminta kepada ikatan alumni universitas yang tergabung dalam Himpuni untuk dapat bekerja sama dalam mensukseskan program Kementerian Perhubungan.

"Kami meminta ikatan alumni universitas untuk bekerjasama membuat diklat vokasi bagi 48.335 pelaut dan meminta universitas membangun pelayaran rakyat,: kaga Menhub.(Syam S)

Baca Juga

 

Internasional  -  Senin, 22 Januari 2018
DEMONSTRASI
PBB : Anti Presiden, Enam Tewas Di Kongo

Bisnisnews.id - Enam orang tewas di Republik Demokratik Kongo pada hari Minggu 21 Januari, kata PBB, karena pihak berwenang melarang demonstrasi terhadap Presiden Joseph Kabila. Saksi mata mengatakan pasukan keamanan melepaskan . . .
Selengkapnya

 

Industri  -  Minggu, 21 Januari 2018
PROYEK CHANGI
Singapura Kenakan Pajak Tambahan Kepada Penumpang

Bisnisnews.id - Otoritas penerbangan sipil Singapura(CAAS)  berencana akan menaikan pajak 10 -15 dolar Singapura kepada para penumpang dari dan ke bandara Changi. Dana tambahan tersebut akan digunakan untuk membiayai perluasan . . .
Selengkapnya

 

Regulasi  -  Minggu, 21 Januari 2018
REGULASI
Sertifikasi Kapal Wajib Mencantumkan Bahasa Indonesia

Bisnisnews.id - Mulai 1 Februari 2018 Sertifikat Garis Muat Kapal berbendera Indonesia yang dikeluarkan Badan Klasifikasi Nasional maupun Asing, wajib mencantumkan format berbahasa Indonesia. Direktur Perkapalan dan Kepelautan . . .
Selengkapnya

 

Internasional  -  Minggu, 21 Januari 2018
MINYAK DUNIA
Arab Saudi Serukan Perpanjang Pemangkasan Produksi

Bisnisnews.id - Arab Saudi menyerukan hari Minggu 21 Januari untuk memperpanjang kerjasama antara produsen OPEC dan non-OPEC sampai lewat dari 2018. Seruan tersebut datang setelah harga minyak mencapai 70 dolar per barel berkat . . .
Selengkapnya

 

Internasional  -  Minggu, 21 Januari 2018
SERANGAN KABUL
Taliban Serang Hotel Intercontinental, Enam Tewas

Bisnisnews.id - Orang-orang bersenjata menyerbu sebuah hotel mewah di Kabul dan membunuh setidaknya 6 orang dalam pertempuran 12 jam yang membuat sebagian bangunan terbakar. Taliban mengaku bertanggung jawab atas serangan di . . .
Selengkapnya