Sabtu, 18 November 2017

Home Terbaru Terpopuler

Home/ Nasional / Nusantara / Berita

PERLAWANAN HUKUM
Jumat, 05 Mei 2017 22:42 WIB

200 Napi Melarikan Diri Dari Penjara Di Pekanbaru


Polisi berpakaian preman (kiri) menahan seorang tahanan yang melarikan diri dari penjara Sialang Bungkuk, Pekanbaru, Sumatra, tanggal 5 Mei 2017.(Photo: Reuters)

Bisnisnews.id - Sekitar 200 narapidana melarikan diri dari penjara di Pekanbaru, Sumatera pada hari Jumat 5 Mei 2017, selepas sholat, kata beberapa pejabat.

Hampir 80 orang ditangkap kembali dengan cepat setelah insiden tersebut, yang terjadi saat penjaga penjara mengizinkan narapidana untuk ikut sholat Jumat.

Tapi para narapidana tersebut malah menuju ke pintu utama penjara di kota Pekanbaru, Sumatra dan mencoba menerobosnya.

Ketika gagal, mereka melarikan diri melalui pintu masuk samping dan menerobos pagar kawat penjara, yang hanya dijaga oleh beberapa petugas, kata Dirjen penjara, I Wayan Dusak.

Rekaman amatir yang disiarkan tv lokal menunjukkan sejumlah pria, mengenakan sarung, bergegas melewati gerbang penjara Sialang Bungkuk, tanpa ada tanda-tanda petugas mengejar.

"Sekitar 200 orang lolos, tapi setidaknya 77 orang telah ditangkap," kata juru bicara kepolisian setempat, Guntur Aryo Tejo.

Polisi telah memblokade jalan di kota tersebut dan melancarkan perburuan besar-besaran untuk para narapidana yang masih lepas.

Dusak mengatakan, pemicunya adalah ketidakpuasan atas kepala penjaga, yang tahanan ingin ia diganti.

Penjara tersebut hanya memiliki kapasitas 300 orang namun telah menahan 1.870 narapidana, dengan hanya lima penjaga dan porter yang bertugas pada satu waktu, kata Dusak.

Lebih dari 1,000 narapidana menolak kembali ke sel kecuali kepala penjaga diganti.

"Sebanyak 400 personil polisi dan militer lainnya telah dikerahkan untuk menjaga penjara," kata Tejo.

Penerobosan penjara sering terjadi di Indonesia, di mana narapidana ditahan dalam kondisi tidak sehat di penjara yang penuh sesak.

Ada serentetan kejadian pada tahun 2013, termasuk satu peristiwa dimana 150 tahanan, termasuk narapidana teror, melarikan diri dari sebuah penjara di Sumatra Barat. (marloft)


Baca Juga

 

Arena  -  Sabtu, 18 November 2017
DOPING
WADA Tetap Suspensi Rusia

Bisnisnews.id - Badan Anti-Doping Dunia tetap suspensi sementara Rusia pada hari Kamis (16/11/2017), meningkatkan kemungkinan larangan untuk ikut pada Olimpiade Musim Dingin Februari di Pyeongchang. Pertemuan Dewan WADA di Seoul . . .
Selengkapnya

 

Internasional  -  Sabtu, 18 November 2017
LIBANON
Tuduh Saudi Tahan PM, Hariri Lakukan Perjalanan Ke Prancis

Bisnisnews.id - Perdana Menteri Libanon Saad Hariri akan berkunjung ke Prancis dalam beberapa hari mendatang, sebuah sumber kepresidenan Prancis mengatakan pada hari Rabu (15/11/2017), setelah Beirut menuduh Arab Saudi menahannya . . .
Selengkapnya

 

Industri  -  Jumat, 17 November 2017
INFRASTRUKTUR
KEMENKEU: Tiga Sumber Pendanaan Pembangunan

Bisnisnews.id -  Kementerian Keuangan (Kemenkeu) menegaskan sumber pembiayaan infrastruktur nasional bukan melulu bertumpu pada APBN namun juga dari BUMN dan swasta.  Diperlukan inovasi pembiayaan agar publik bisa . . .
Selengkapnya

 

Nasional  -  Jumat, 17 November 2017
POLITIK
Inggris Dukung Papua Tetap Bagian NKRI

Bisnisnews.id - Pemerintah Inggris mendukung wilayah Papua dan Papua Barat tetap berada dalam kesatuan wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). Duta besar Inggris untuk Indonesia Moazzam Malik, di Sorong, Kamis, mengatakan . . .
Selengkapnya

 

Internasional  -  Jumat, 17 November 2017
KUDETA
Sang Istri Grace, Pemicu Jatuhnya Robert Mugabe

Bisnisnews.id - Presiden tertua di dunia, Robert Mugabe akhirnya turun tahta juga setelah militer mengambil alih kekuasaan secara paksa dan langsung mengendalikan pemeritahan Zinbabwe. Sedangkan Mugabe dan keluarganya dijamin . . .
Selengkapnya