Selasa, 23 Januari 2018

Home Terbaru Terpopuler

Home/ Nasional / Nusantara / Berita

PERLAWANAN HUKUM
Jumat, 05 Mei 2017 22:42 WIB

200 Napi Melarikan Diri Dari Penjara Di Pekanbaru


Polisi berpakaian preman (kiri) menahan seorang tahanan yang melarikan diri dari penjara Sialang Bungkuk, Pekanbaru, Sumatra, tanggal 5 Mei 2017.(Photo: Reuters)

Bisnisnews.id - Sekitar 200 narapidana melarikan diri dari penjara di Pekanbaru, Sumatera pada hari Jumat 5 Mei 2017, selepas sholat, kata beberapa pejabat.

Hampir 80 orang ditangkap kembali dengan cepat setelah insiden tersebut, yang terjadi saat penjaga penjara mengizinkan narapidana untuk ikut sholat Jumat.

Tapi para narapidana tersebut malah menuju ke pintu utama penjara di kota Pekanbaru, Sumatra dan mencoba menerobosnya.

Ketika gagal, mereka melarikan diri melalui pintu masuk samping dan menerobos pagar kawat penjara, yang hanya dijaga oleh beberapa petugas, kata Dirjen penjara, I Wayan Dusak.

Rekaman amatir yang disiarkan tv lokal menunjukkan sejumlah pria, mengenakan sarung, bergegas melewati gerbang penjara Sialang Bungkuk, tanpa ada tanda-tanda petugas mengejar.

"Sekitar 200 orang lolos, tapi setidaknya 77 orang telah ditangkap," kata juru bicara kepolisian setempat, Guntur Aryo Tejo.

Polisi telah memblokade jalan di kota tersebut dan melancarkan perburuan besar-besaran untuk para narapidana yang masih lepas.

Dusak mengatakan, pemicunya adalah ketidakpuasan atas kepala penjaga, yang tahanan ingin ia diganti.

Penjara tersebut hanya memiliki kapasitas 300 orang namun telah menahan 1.870 narapidana, dengan hanya lima penjaga dan porter yang bertugas pada satu waktu, kata Dusak.

Lebih dari 1,000 narapidana menolak kembali ke sel kecuali kepala penjaga diganti.

"Sebanyak 400 personil polisi dan militer lainnya telah dikerahkan untuk menjaga penjara," kata Tejo.

Penerobosan penjara sering terjadi di Indonesia, di mana narapidana ditahan dalam kondisi tidak sehat di penjara yang penuh sesak.

Ada serentetan kejadian pada tahun 2013, termasuk satu peristiwa dimana 150 tahanan, termasuk narapidana teror, melarikan diri dari sebuah penjara di Sumatra Barat. (marloft)


Baca Juga

 

Internasional  -  Senin, 22 Januari 2018
KONFLIK YERUSALEM
Kedutaan Amerika Pindah Ke Yerusalem Akhir 2019

Bisnisnews.id - Wakil Presiden AS Mike Pence berjanji untuk memindahkan kedutaan besar Amerika ke Yerusalem pada akhir 2019 dalam sebuah pidato hari Senin 22 Januari ke parlemen Israel. Saat Pence berbicara, Presiden Palestina . . .
Selengkapnya

 

Internasional  -  Senin, 22 Januari 2018
EKONOMI GLOBAL
Terdorong Reformasi Pajak AS, IMF Revisi Prospek Ekonomi Dunia

Bisnisnews.id - Perekonomian global pulih secara bersamaan dengan kecepatan lebih kuat, dan akan mendapatkan dorongan jangka pendek dari pemotongan pajak AS, Dana Moneter Internasional (IMF) mengatakan Senin 22 Januari. Dalam . . .
Selengkapnya

 

Industri  -  Senin, 22 Januari 2018
UMKM
AP I Gelar Pameran dan Peragaan Busana Daerah

Bisnisnews.id – Manajemen PT Angkasa Pura I menggelar  peragaan busana  pakaian daerah yang berasal dari Badan Usaha Milik Daerah (BUMD). Peragaan  busana diselenggarakan di ruang tunggu domestik Bandara . . .
Selengkapnya

 

Nasional  -  Senin, 22 Januari 2018
KONGRES
Menhub Ajak Mahasiswa Membangun Indonesia

Bisnisnews.id - Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi mengajak pemuda membangun seluruh daerah di Indonesia secara bersama-sama. Oleh karenanya konektivitas menjadi suatu keharusan agar Indonesia tetap menjadi Negara Kesatuan . . .
Selengkapnya

 

Nasional  -  Senin, 22 Januari 2018
BPIH
Biaya Penyelenggaraan Haji Tahun Ini Naik 2,58 Persen

Bisnisnews.id - Biaya Penyelenggaraan Ibadah Haji (BPIH) tahun ini diperkirakan bakal naik sebesar 2,58 persen. Usulan kenaikan itu disampaikan Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin pada rapat kerja antara Komisi VIII DPR RI dengan . . .
Selengkapnya