Senin, 25 September 2017

Home Terbaru Terpopuler

Home/ Nasional / Nusantara / Berita

PERLAWANAN HUKUM
Jumat, 05 Mei 2017 22:42 WIB

200 Napi Melarikan Diri Dari Penjara Di Pekanbaru


Polisi berpakaian preman (kiri) menahan seorang tahanan yang melarikan diri dari penjara Sialang Bungkuk, Pekanbaru, Sumatra, tanggal 5 Mei 2017.(Photo: Reuters)

Bisnisnews.id - Sekitar 200 narapidana melarikan diri dari penjara di Pekanbaru, Sumatera pada hari Jumat 5 Mei 2017, selepas sholat, kata beberapa pejabat.

Hampir 80 orang ditangkap kembali dengan cepat setelah insiden tersebut, yang terjadi saat penjaga penjara mengizinkan narapidana untuk ikut sholat Jumat.

Tapi para narapidana tersebut malah menuju ke pintu utama penjara di kota Pekanbaru, Sumatra dan mencoba menerobosnya.

Ketika gagal, mereka melarikan diri melalui pintu masuk samping dan menerobos pagar kawat penjara, yang hanya dijaga oleh beberapa petugas, kata Dirjen penjara, I Wayan Dusak.

Rekaman amatir yang disiarkan tv lokal menunjukkan sejumlah pria, mengenakan sarung, bergegas melewati gerbang penjara Sialang Bungkuk, tanpa ada tanda-tanda petugas mengejar.

"Sekitar 200 orang lolos, tapi setidaknya 77 orang telah ditangkap," kata juru bicara kepolisian setempat, Guntur Aryo Tejo.

Polisi telah memblokade jalan di kota tersebut dan melancarkan perburuan besar-besaran untuk para narapidana yang masih lepas.

Dusak mengatakan, pemicunya adalah ketidakpuasan atas kepala penjaga, yang tahanan ingin ia diganti.

Penjara tersebut hanya memiliki kapasitas 300 orang namun telah menahan 1.870 narapidana, dengan hanya lima penjaga dan porter yang bertugas pada satu waktu, kata Dusak.

Lebih dari 1,000 narapidana menolak kembali ke sel kecuali kepala penjaga diganti.

"Sebanyak 400 personil polisi dan militer lainnya telah dikerahkan untuk menjaga penjara," kata Tejo.

Penerobosan penjara sering terjadi di Indonesia, di mana narapidana ditahan dalam kondisi tidak sehat di penjara yang penuh sesak.

Ada serentetan kejadian pada tahun 2013, termasuk satu peristiwa dimana 150 tahanan, termasuk narapidana teror, melarikan diri dari sebuah penjara di Sumatra Barat. (marloft)


Baca Juga

 

Internasional  -  Senin, 25 September 2017
TRAGEDI KEMANUSIAAN
Memberi Makan Ribuan Pengungsi,  Bangladesh Berharap Bantuan Internasional

Bisnisnews.id-Komisaris Tinggi PBB untuk Pengungsi, Filippo Grandi mengatakan, saat ini Bangladesh sangat membutuhkan bantuan internasional, untuk memberi makan dan melindungi 436.000 orang Rohingya yang telah meninggalkan Myanmar . . .
Selengkapnya

 

Nasional  -  Minggu, 24 September 2017
AIRNAV INDONESIA
Gunung Agung Status AWAS, Sejumlah Penerbangan ke Bali Akan Dialihkan 

Bisnisnews.id-Perum Lembaga Penyelenggara Pelayanan Navigasi Penerbangan Indonesia (Airnav Indonesia) akan mengalihkan sejumlah rute penerbangan tujuan bandara I Gusti Ngurahrai Bali ke sejumlah bandara, menyusul ancaman letusan . . .
Selengkapnya

 

Opini  -  Minggu, 24 September 2017
Nobar Pertandingan  KPK Vs DPR,  Makin Tegang ....

Oleh: Baba Makmun Penulis adalah wartawan senior, tinggal di kawasan Pejaten Timur Jaksel. Bisnisnews.id-Ibarat tengah nonton bareng (nobar) pertandingan sepakbola, 'duel' Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) lawan Komisi Pemberantasan . . .
Selengkapnya

 

Nasional  -  Minggu, 24 September 2017
SATWA LANGKA
Tiongkok  Pinjamkan  Giant Panda ke  Indonesia Untuk Dikembangbiakan

Bisnisnews.id-Tiongkok pinjamkan sepasang satwa Giant Panda kepada pemerintah Indonesia untuk dikembangbiakan di Taman Safari Indonesia. Giant Panda merupakan salah satu satwa kategori Appendix I CITES yang merupakan satwa endemik . . .
Selengkapnya

 

Internasional  -  Minggu, 24 September 2017
TES RUDAL
AS Tuduh Iran Dan Korut Kerjasama Kembangkan Nuklir

Bisnisnews.id - Presiden Trump menuduh Iran berkolaborasi dengan Korea Utara untuk memperkuat teknologi rudal mereka dalam tweet-nya pada Sabtu 23 Agustus, mengkritik kesepakatan nuklir 2015 antara AS, Iran dan lima negara kuat . . .
Selengkapnya