Rabu, 26 Juli 2017

Home/ Nasional / Nusantara / Berita

Jumat, 05 Mei 2017 22:42 WIB

200 Napi Melarikan Diri Dari Penjara Di Pekanbaru


Polisi berpakaian preman (kiri) menahan seorang tahanan yang melarikan diri dari penjara Sialang Bungkuk, Pekanbaru, Sumatra, tanggal 5 Mei 2017.(Photo: Reuters)

Bisnisnews.id - Sekitar 200 narapidana melarikan diri dari penjara di Pekanbaru, Sumatera pada hari Jumat 5 Mei 2017, selepas sholat, kata beberapa pejabat.

Hampir 80 orang ditangkap kembali dengan cepat setelah insiden tersebut, yang terjadi saat penjaga penjara mengizinkan narapidana untuk ikut sholat Jumat.

Tapi para narapidana tersebut malah menuju ke pintu utama penjara di kota Pekanbaru, Sumatra dan mencoba menerobosnya.

Ketika gagal, mereka melarikan diri melalui pintu masuk samping dan menerobos pagar kawat penjara, yang hanya dijaga oleh beberapa petugas, kata Dirjen penjara, I Wayan Dusak.

Rekaman amatir yang disiarkan tv lokal menunjukkan sejumlah pria, mengenakan sarung, bergegas melewati gerbang penjara Sialang Bungkuk, tanpa ada tanda-tanda petugas mengejar.

"Sekitar 200 orang lolos, tapi setidaknya 77 orang telah ditangkap," kata juru bicara kepolisian setempat, Guntur Aryo Tejo.

Polisi telah memblokade jalan di kota tersebut dan melancarkan perburuan besar-besaran untuk para narapidana yang masih lepas.

Dusak mengatakan, pemicunya adalah ketidakpuasan atas kepala penjaga, yang tahanan ingin ia diganti.

Penjara tersebut hanya memiliki kapasitas 300 orang namun telah menahan 1.870 narapidana, dengan hanya lima penjaga dan porter yang bertugas pada satu waktu, kata Dusak.

Lebih dari 1,000 narapidana menolak kembali ke sel kecuali kepala penjaga diganti.

"Sebanyak 400 personil polisi dan militer lainnya telah dikerahkan untuk menjaga penjara," kata Tejo.

Penerobosan penjara sering terjadi di Indonesia, di mana narapidana ditahan dalam kondisi tidak sehat di penjara yang penuh sesak.

Ada serentetan kejadian pada tahun 2013, termasuk satu peristiwa dimana 150 tahanan, termasuk narapidana teror, melarikan diri dari sebuah penjara di Sumatra Barat. (marloft)


Baca Juga

 

Nasional  -  Rabu, 26 Juli 2017
IKLIM INVESTASI
Bank Dunia Minta Pemerintah Kurangi Hak Istimewa BUMN 

Bisnisnews.id - Bank Dunia meminta Indonesia memperbaiki iklim investasinya untuk menarik lebih banyak investasi ke dalam pembangunan infrastruktur. Saran yang diberikan bagi pemerintah cukup banyak, salah satunya adalah mengurangi . . .
Selengkapnya

 

Industri  -  Rabu, 26 Juli 2017
INDUSTRIAL
Regulator dan Pengguna Jasa Gelisah Hadapi Rencana Aksi Mogok SP JICT

Bisnisnews.id-Ancaman mogok massal para pekerja pelabuhan di Tanjung Priok yang diinisiasi Serikat Pekerja Jakarta International Countainer terminal (SP-JICT) membuat gundah para pelaku usaha dan pemerintah. Pasalnya, bila benar . . .
Selengkapnya

 

Industri  -  Rabu, 26 Juli 2017
NILAI TUKAR
Rupiah Makin Tersudut di Level 13. 322 dan Resisten 13.297

Bisnisnews.id-Nilai tukar Rupiah makin tersudut dengan terus menguatnya dolar AS. Prgerakan nilai tukar Rupiah diperkirakan berada pada level support 13.322 dan resisten 13.297. Walau terlihat masih lebih baik dari sebelumnya, . . .
Selengkapnya

 

Arena  -  Rabu, 26 Juli 2017
ASIAN GAMES 2018
 Komisi X  DPR RI Tetap Minta INASGOC Transparan

Bisnisnews.id - Komisi X DPR-RI menyetujui usulan anggaran dana triwulan kedua sebesar Rp1,5 triliun yang diajukan panitia pelaksana Asian Games 2018 (INASGOC) untuk persiapan penyelenggaraan Asian Games Jakarta-Palembang 2018. "Ya, . . .
Selengkapnya

 

Internasional  -  Rabu, 26 Juli 2017
KERJA SAMA
Indonesia Tuan Rumah Konferensi Menteri Pendidikan Se-Asia Tenggara

49th SEAMEO Council Conference membahas tujuh prioritas bidang pendidikan Bisnisnews.id – Kemendikbud Indonesia menjadi tuan rumah dalam Konferensi Tingkat Menteri Pendidikan Asia Tenggara ke-49 atau 49th SEAMEO Council . . .
Selengkapnya