Selasa, 24 April 2018

Home Terbaru Terpopuler

Home/ Industri / / Berita

RAMP CHECK
Minggu, 14 Mei 2017 12:03 WIB

39,59 Persen bus di Subang, Puncak dan Cianjur Tidak Laik Operasi


Direktur Pembinaan Ditjen Hubdar Eddi, dibantu petugas Dishub Jabar, TNI dan Polri lakukan peneriksaan dokumen kendaraan.foto:BN/ist)

Bisnisnews.id - Hasil ramp check di tiga lokasi, terhadap 485 kendaraan (bus) sebanyak 39,59 persen atau 192 unit bus tidak laik jalan. Yaitu rest area exit tol Ciawi arah Puncak, Terminal Sumedang arah Ciater, dan di Kab. Cianjur.

Pemeriksaan angkutan penumpang reguler dan carter berlangsung selama empat hari, sejak 10 sampai 14 Mei 2017 oleh Ditjen Perhubungan Darat bersama Dinas Perhubungan Jawa Barat, TNI dan Polri itu diharapkan mampu mengurangi angka kecelakaan. Terlebih menjelang arus mudik lebaran, kegiatan ramp check dilaksanakan pada seluruh wilayah, untuk memastikan armada yang digunakan laik operasi.

Direktur Pembinaan Keselamatan Ditjen Perhubungan Darat Kementerian Perhubungan, Eddi dalam keterangan tertulisnya mengatakan, pihak Kemenhub meminta kepada seluruh perusahaan angkutan bus menaati peraturan yang ada.

"Kami melakukan pemeriksaan terhadap angkutan umum terutama bus pariwisata di tiga lokasi, yaitu rest area exit tol Ciawi arah Puncak, Terminal Sumedang arah Ciater, dan di Kab. Cianjur. Hasilnya dari total 485 kendaraan, 39% atau sebanyak 192 kendaraan di antaranya tidak laik jalan," kata  Eddi.

Dikatakan, pihaknya telah memberikan instruksi khusus kepada perusahaan angkutan bus melakukan pemeriksaan surat-surat secara administrasi dan kondisi fisik kendaraan. Ini dilakukan untuk memastikan pemenuhan persyaratan terhadap keselamatan, keamanan dan kenyamanan perjalanan.

Temuan bus tidak laik jalan yang ditemukan petugas meliputi kawasan Ciawi  sebanyak 61 unit dari 161 unit yang diperiksa. Subang  64 bus sedangkan di lokasi Cianjur ditemukan 32 bus. Secara keseluruhan presentase 60.41 persen laik jalan dan 39.59 persen  tidak laik jalan.

" Kami mengimbau  masyarakat agar tidak tergiur dengan tawaran sewa bus pariwisata dengan tawaran biaya murah. Kami meminta masyarakat untuk menanyakan kelengkapan dokumen bus tersebut, termasuk izin operasi dan SIM pengemudi sebagai tindakan pencegahan," jelas Eddi.

Terkait pencegahan kecelakaan,  Direktur Jenderal Perhubungan Darat Pudji Hartanto terus mengingatkan kepada para Kadishub wilayah seluruh Indonesia agar terus melaksanakan ramp chek dan selalu mengingatkan akan pentingnya keselamatan.

"Jadilah pelopor keselamatan berlalu lintas dengan konsisten," jelasnya.(Syam S)

Baca Juga

 

Metropolitan  -  Senin, 23 April 2018
DESTINASI WISATA
Reaksi Disparbud DKI Soal Kegiatan Pangkalan Pasir di Sunda Kelapa

Bisnisnews.id - Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan DKI Jakarta,  Tinia  Budiati akui, Sunda Kelapa  di Tanjung Priok Jakarta Utara sebagai Pelabuhan heritage  dan menjadi salah satu destinasi Wisata bersejarah. . . .
Selengkapnya

 

Arena  -  Senin, 23 April 2018
BOLA
Mohamed Salah Jadi Pemain Terbaik versi PFA

Bisnisnews.id – Pemain Liverpool Mohamed Salah sukses meraih gelar pemain terbaik versi Professional Fotballers Association (PFA) musim 207-2018.   Mohamed Salah berhak atas gelar ini karena telah berhasil mengungguli . . .
Selengkapnya

 

Arena  -  Senin, 23 April 2018
BOLA
Pires Sebut Wenger Dinosaurus Terakhir

Bisnisnews.id – Legenda sepak bola Arsenal Robert Pires menyebut mantan pelatihnya Arsene Wenger sebagai sosok dinosaurus terakhir di era sepak bola zaman kini.   Pemain berkebangsaan Perancis tersebut mengatakan bahwa . . .
Selengkapnya

 

Arena  -  Senin, 23 April 2018
CATUR
Kejar Rating, PB Percasi Gelar Turnamen Internasional

Bisnisnews.id – Pengurus Besar Persatuan Catur Seluruh Indonesia (PB Percasi) menggandeng produsen makanan nasional dalam menggelar JAPFA Grandmaster (GM) and Women Grandmaster (WGM) Chest Tournament 2018. Direktur Corporate . . .
Selengkapnya

 

Arena  -  Senin, 23 April 2018
DESTINASI
Kirab Obor Asian Games Singgahi 18 Provinsi di Indonesia

Bisnisnews.id – Ketua INASGOC Erick Thohir mengatakan, Torch Relay atau kirab obor Asian Games 2018  akan dimanfaatkan secara maksimal sebagai ajang promosi destinasi-destinasi pariwisata, seni budaya serta berbagai . . .
Selengkapnya