Rabu, 24 Januari 2018

Home Terbaru Terpopuler

Home/ Industri / / Berita

RAMP CHECK
Minggu, 14 Mei 2017 12:03 WIB

39,59 Persen bus di Subang, Puncak dan Cianjur Tidak Laik Operasi


Direktur Pembinaan Ditjen Hubdar Eddi, dibantu petugas Dishub Jabar, TNI dan Polri lakukan peneriksaan dokumen kendaraan.foto:BN/ist)

Bisnisnews.id - Hasil ramp check di tiga lokasi, terhadap 485 kendaraan (bus) sebanyak 39,59 persen atau 192 unit bus tidak laik jalan. Yaitu rest area exit tol Ciawi arah Puncak, Terminal Sumedang arah Ciater, dan di Kab. Cianjur.

Pemeriksaan angkutan penumpang reguler dan carter berlangsung selama empat hari, sejak 10 sampai 14 Mei 2017 oleh Ditjen Perhubungan Darat bersama Dinas Perhubungan Jawa Barat, TNI dan Polri itu diharapkan mampu mengurangi angka kecelakaan. Terlebih menjelang arus mudik lebaran, kegiatan ramp check dilaksanakan pada seluruh wilayah, untuk memastikan armada yang digunakan laik operasi.

Direktur Pembinaan Keselamatan Ditjen Perhubungan Darat Kementerian Perhubungan, Eddi dalam keterangan tertulisnya mengatakan, pihak Kemenhub meminta kepada seluruh perusahaan angkutan bus menaati peraturan yang ada.

"Kami melakukan pemeriksaan terhadap angkutan umum terutama bus pariwisata di tiga lokasi, yaitu rest area exit tol Ciawi arah Puncak, Terminal Sumedang arah Ciater, dan di Kab. Cianjur. Hasilnya dari total 485 kendaraan, 39% atau sebanyak 192 kendaraan di antaranya tidak laik jalan," kata  Eddi.

Dikatakan, pihaknya telah memberikan instruksi khusus kepada perusahaan angkutan bus melakukan pemeriksaan surat-surat secara administrasi dan kondisi fisik kendaraan. Ini dilakukan untuk memastikan pemenuhan persyaratan terhadap keselamatan, keamanan dan kenyamanan perjalanan.

Temuan bus tidak laik jalan yang ditemukan petugas meliputi kawasan Ciawi  sebanyak 61 unit dari 161 unit yang diperiksa. Subang  64 bus sedangkan di lokasi Cianjur ditemukan 32 bus. Secara keseluruhan presentase 60.41 persen laik jalan dan 39.59 persen  tidak laik jalan.

" Kami mengimbau  masyarakat agar tidak tergiur dengan tawaran sewa bus pariwisata dengan tawaran biaya murah. Kami meminta masyarakat untuk menanyakan kelengkapan dokumen bus tersebut, termasuk izin operasi dan SIM pengemudi sebagai tindakan pencegahan," jelas Eddi.

Terkait pencegahan kecelakaan,  Direktur Jenderal Perhubungan Darat Pudji Hartanto terus mengingatkan kepada para Kadishub wilayah seluruh Indonesia agar terus melaksanakan ramp chek dan selalu mengingatkan akan pentingnya keselamatan.

"Jadilah pelopor keselamatan berlalu lintas dengan konsisten," jelasnya.(Syam S)

Baca Juga

 

Nasional  -  Rabu, 24 Januari 2018
PILKADA
KPK dan Polri Akan Menangkap Pelaku Money Politic

Bisnisnews.id - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) bersama Polri siap menangkap kandidat yang maju Pilkada menggunakan praktik politik uang untuk mendapatkan dukungan suara. "Kalau Ada kandidat menawarkan uang dalam pemilihan . . .
Selengkapnya

 

Nasional  -  Rabu, 24 Januari 2018
KORUPSI
Penyidik KPK Terus Mendalami Kasus Dugaan Korupsi di Dinas PU Papua

Bisnisnews.id - Kasus dugaan korupsi pejabat Dinas PU Papua pada proyek pembangunan jalan Kemiri-Depapre sepanjang 24 km yanng telah menyeret dua tersangka DM dan MK terus didalami Penyidik Komisi pembertasan Korupsi (KPK). Sebanyak . . .
Selengkapnya

 

Metropolitan  -  Rabu, 24 Januari 2018
KEJAHATAN
Seorang Istri Menjual Suaminya Seharga Rp 500 Ribu

Bisnisnews.id - Peristiwa langka, wanita bernisisial VR, warga Jalan Tambak Wedi Baru, Surabaya Jawa Timur menjual suaminya kepada pria hidung belang senilai Rp 500 ribu dengan alasan ekonomi. Transaksi penjualan yang akhirnya . . .
Selengkapnya

 

Nasional  -  Rabu, 24 Januari 2018
BILATERAL
Menko Polhukam Lakukan Pertemuan Dengan Menhan AS

Bisnisnews.id - Menteri Pertahanan Amerika Serikat James Mattis lakukan pertemuan khusus dengan Menteri Koordinator Bidang Politik Hukum dan Keamanan (Menko Polhukam), Wiranto, di Kantor Kemenko Polhukam, Jakarta Pusat, Selasa . . .
Selengkapnya

 

Industri  -  Selasa, 23 Januari 2018
HUBUNGAN INDUSTRIAL
Dirjen Hubud Sikapi Kemelut Manajemen Garuda Vs APG dan Sekarga,

Bisnisnews.id - Dirjen Perhubungan Udara Kementerian Perhubungan Agus Santoso mengingatkan para operator penerbangan agar menyelesaikan beragam masalah yang ada di internal perusahaan asal tidak berdampak negatif terhadap keselamatan, . . .
Selengkapnya