Jumat, 22 Juni 2018

Home Terbaru Terpopuler

Home/ Nasional / Hankam / Berita

ANCAMAN KEAMANAN
Rabu, 24 Mei 2017 13:37 WIB

Pemerintahan Asia Tenggara Adakan Pertemuan Internasional Kontra Terorisme 


Indonesia mengadakan pertemuan internasional dalam upaya mengatasi masalah terorisme pada 10 Agustus 2016 di Bali. (photo: The Straits Times)

Bisnisnews.id - Pemerintah Asia Tenggara dan Pasifik akan mengadakan pertemuan koordinasi pada bulan Agustus, melawan ancaman keamanan oleh militan ISIS yang kembali ke tanah air dari medan perang Suriah dan Irak, pejabat Australia mengatakan pada hari Rabu.

Jaksa Agung, George Brandis mengatakan bahwa dia akan menjadi koordinator pertemuan puncak di Kota Manado, Indonesia, pada minggu terakhir bulan Agustus yang juga akan dihadiri oleh Malaysia, Filipina dan Selandia Baru. Yang lainnya adalah Wiranto, Menteri Koordinator urusan Politik, Hukum dan Keamanan Indonesia 

"Fokus pertemuan perdana menteri regional mengenai kontra terorisme adalah kembalinya pejuang militan," Brandis mengatakan kepada komite Senat.

"Ini adalah masalah yang menjadi perhatian terbesar kepala menteri keamanan pemerintah dan negara-negara di wilayah tersebut dalam hal kontra terorisme," tambahnya, dikutip dari The Associated Press.

Ratusan militan kembali ke rumah mereka di kawasan Asia Pasifik karena ISIS kehilangan tanah di Suriah dan Irak. Pejabat khawatir bahwa mereka akan terus merencanakan pembunuhan di tanah air.

Brandis mengatakan, pejabat keamanan sekaligus pemimpin politik akan menghadiri pertemuan puncak tersebut untuk membantu membangun kerja sama operasional di wilayah tersebut.

Indonesia telah menyelenggarakan KTT kontraterorisme di masa lalu, termasuk pertemuan 20 negara di pulau resor Bali pada bulan Agustus tahun lalu.

Brandis, yang bertanggung jawab atas badan mata-mata utama Australia, terbang ke Washington pada bulan Maret untuk melakukan pembicaraan kontraterorisme dengan pejabat senior pemerintahan Presiden Donald Trump, termasuk direktur FBI James Comey, yang dipecat bulan ini.

"Perubahan administrasi di Amerika Serikat sama sekali tidak ada bedanya dengan kesiapan Amerika, khususnya berbagi informasi melalui intelijen komunitas Five Eyes dengan Australia," kata Brandis, mengacu pada jaringan intelijen lima negara yang juga mencakup Inggris, Kanada dan Selandia Baru. (marloft)


Baca Juga

 

Arena  -  Jumat, 22 Juni 2018
BOLA
Messi Terancam Angkat Koper dari Russia

Bisnisnews.id - Argentina terancam angkat koper dari Piala Dunia 2018. Hal tersebut menyusul kekalahan pahit saat menghadapi Kroasia dengan skor besar 0-3 pada lanjutan pertandingan Grup D di Stadion Nizhny Novgorod, Jumat (22/6/2018).   Berstatus . . .
Selengkapnya

 

Arena  -  Kamis, 21 Juni 2018
ASIAN GAMES 2018
Menpora Kembali Ingatkan Target 10 Besar

Bisnisnews.id – Hari pertama masuk kerja usai cuti bersama Idul Fitri seluruh pejabat, staf Kemenpora menggelar Halal Bihalal 1439 H tahun 2018 dengan Menpora Imam Nahrawi, Ketua Inasgoc Erick Thohir, Ketua Inapgoc Raja . . .
Selengkapnya

 

Arena  -  Kamis, 21 Juni 2018
BOLA
Gede Siapkan Layar Lebar pada Laga Persija vs Persebaya

Bisnisnews.id – Menyambut pertandingan Persjia Jakarta kontra Persebaya Surabaya yang akan tersaji pada 26 Juni 2018. Gede Widiade berjanji akan menyiapkan layar lebar di beberapa wilayah agar para supoerter The Jakmania . . .
Selengkapnya

 

Nasional  -  Kamis, 21 Juni 2018
TRAGEDI DANAU TOBA
ABK KM Sinar Bangun dan Patugas Dishub Tigaras Diperiksa Polisi

Bisnisnews.id - Tiga petugas Dinas Perhubungan di Pelabuhan Tigaras dan empat  anak buah kapal (ABK)  diperiksa pihak Kepolisian terkait tenggelamnya KM Sinar Bangun di kawasan Danau Toba yang diduga membawa ratusan  . . .
Selengkapnya

 

Arena  -  Kamis, 21 Juni 2018
PIALA DUNIA
Jagoan Sayap Kiri Denmark Sewa Jet Pribadi Untuk Melihat Istrinya Melahirkan

Bisnisnews.id  -  Jagoan sayap kiri Denmark, Jonas Knudsen harus absen beberapa jam karena istri tercintanya Trine melahirkan. Ini adalah kelahiran yang ditunggu-tunggu saat  para bintang lapangan hijau  berlaga. . . .
Selengkapnya