Minggu, 22 April 2018

Home Terbaru Terpopuler

Home/ Metropolitan / Jabodetabek / Berita

OPERASI GABUNGAN
Rabu, 24 Mei 2017 15:58 WIB

Penyelundupan Narkoba di Soetta Kembali Marak



Bisnisnews.id-Penyelundupan narkotika jenis shabu melalui bandara Internasional Soekarno-Hatta Cengkareng kembali marak. Hasil operasi petugas gabungan dalam beberapa hari ini menangkap WNA asal Afrika Selatan yang membawa shabu seberat 1.268 gram.

Operasi dengan sandi LIONFISH ASEAN 2017 ini digelar  Badan Narkotika Nasional (BNN), Interpol, Polri, Bea Cukai, Imigrasi, dan AVSEC (Aviation Security) bandara Soekaro-Hatta, Tangerang itu dilakukan untuk menangkal masuknya barang-barang haram.

Deputi Bidang Pemberantasan BNN, Irjen Pol Arman Depari,  Rabu (24/5/201) mengatakan, tertangkangkapnya WNA asal Afrika Selatan itu berawal dari informasi akurat interpol.

Dimana, seorang pria  dengan inisial ORM (42) tersebut berhasil ditangkap
BNN, beserta Interpol, Bea Cukai, Imigrasi, dan Avsec Bandara Soetta.

Arman mengatakan, penangkapan tersangka berawal dari informasi dari Interpol bahwa akan ada WNA asal Afrika Selatan yang berupaya menyelundupkan narkotika jenis shabu, datang dari Singapura melalui Terminal 2D Bandara Soetta.

"Pada saat mendarat, tersangka langsung kami amankan dan dibawa ke salah satu rumah sakit umum di daerah Jakarta Utara. Ketika dilakukan rontgen, petugas mendapati tersangka menyembunyikan puluhan kapsul berisi Shabu di dalam perutnya," kata Arman di Terminal 2D, Bandara Soetta, Tangerang, Rabu (24/5/2017).

Dijelaskan,  sebanyak 70 kapsul berisi shabu dengan berat total 1,268 gram yang dikeluarkan dari dalam tubuh tersangka. Dari pengakuannya kepada petgas, tersangka ORM dikendalikan oleh dua orang berinisial E dan MO dari Afrika.

"Dalam pengakuannya tersangka, ia diminta untuk menyelundupkan narkotika ke Indonesia dengan upah 1000 dolar dan menunggu perintah selanjutnya untuk bertemu dengan penerima barang setibanya  di Indonesia," ungkapnya.

Saat ini pelaku dan barang bukti sudah diamankan guna penyelidikan lebih lanjut. Pelaku juga akan dijerat dengan Undang-Undang nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika.

"Karena barang buktinya diatas satu kilogram maka tersangka terancam dengan hukuman seumur hidup hingga hukuman mati," jelasnya.(Syam S)

Baca Juga

 

Industri  -  Sabtu, 21 April 2018
PESAWAT DELAY
Berikut Penjelasan Lion Group Soal Keterlambatan Puluhan Penerbangannya

Bisnisnews.id -   Puluhan penerbangan  Lion Air Group Sabtu (21/4/201) memgalami keterlambatan  (delayed) dari dan ke Bandar Udara Internasional Sultan Mahmud Badaruddin II, Palembang, Sumatera Selatan (PLM) . . .
Selengkapnya

 

Industri  -  Jumat, 20 April 2018
BOLA
Wenger Akhirnya Tinggalkan Kursi Kepelatihan Arsenal

Bisnisnews.id – Pelatih berkebangsaan Perancis Arsene Wenger akhirnya memutuskan untuk mengakhiri karir panjangnya bersama Arsenal saat musim 2017/2018 resmi ditutup.   Sebelumnya para fans The Gunners memang sudah . . .
Selengkapnya

 

Metropolitan  -  Jumat, 20 April 2018
DESTINASI WISATA
Pelabuhan Heritage Sunda Kelapa Kini Menjadi Pangkalan Pasir

Bisnisnews.id -  Sunda Kelapa sebagai pelabuhan warisan budaya (heritage) yang diusung Gubernur DKI Jakarta Anies Bawedan sebagai daerah kunjungan wisatawan banyak dikeluhkan masyarakat. Kondisinya menjadi tidak terawat dan . . .
Selengkapnya

 

Arena  -  Jumat, 20 April 2018
ASIAN GAMES
Delegasi China Taipei Apresiasi Kerja Keras INASGOC

Bisnisnews.id – National Olympic Committee (NOC) China Taipei melakukan kunjungan ke Indoensia selama lima hari terhitung dari tanggal 15-20 April. Hal tersebut guna melihat persiapan Kota Jakarta dan Palembang selaku tuan . . .
Selengkapnya

 

Arena  -  Jumat, 20 April 2018
MUNASLUB
KONI Tentukan Tuan Rumah PON 2024

Bisnisnews.id – Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Pusat akan menyelenggarakan Musyawarah Olahraga Nasional Luar Biasa (Musornaslub) yang di laksanakan pada tanggal 24-25 April 2018 di Hotek Bidakara, Jakarta.   Adapun . . .
Selengkapnya