Sabtu, 18 November 2017

Home Terbaru Terpopuler

Home/ Metropolitan / Jabodetabek / Berita

OPERASI GABUNGAN
Rabu, 24 Mei 2017 15:58 WIB

Penyelundupan Narkoba di Soetta Kembali Marak



Bisnisnews.id-Penyelundupan narkotika jenis shabu melalui bandara Internasional Soekarno-Hatta Cengkareng kembali marak. Hasil operasi petugas gabungan dalam beberapa hari ini menangkap WNA asal Afrika Selatan yang membawa shabu seberat 1.268 gram.

Operasi dengan sandi LIONFISH ASEAN 2017 ini digelar  Badan Narkotika Nasional (BNN), Interpol, Polri, Bea Cukai, Imigrasi, dan AVSEC (Aviation Security) bandara Soekaro-Hatta, Tangerang itu dilakukan untuk menangkal masuknya barang-barang haram.

Deputi Bidang Pemberantasan BNN, Irjen Pol Arman Depari,  Rabu (24/5/201) mengatakan, tertangkangkapnya WNA asal Afrika Selatan itu berawal dari informasi akurat interpol.

Dimana, seorang pria  dengan inisial ORM (42) tersebut berhasil ditangkap
BNN, beserta Interpol, Bea Cukai, Imigrasi, dan Avsec Bandara Soetta.

Arman mengatakan, penangkapan tersangka berawal dari informasi dari Interpol bahwa akan ada WNA asal Afrika Selatan yang berupaya menyelundupkan narkotika jenis shabu, datang dari Singapura melalui Terminal 2D Bandara Soetta.

"Pada saat mendarat, tersangka langsung kami amankan dan dibawa ke salah satu rumah sakit umum di daerah Jakarta Utara. Ketika dilakukan rontgen, petugas mendapati tersangka menyembunyikan puluhan kapsul berisi Shabu di dalam perutnya," kata Arman di Terminal 2D, Bandara Soetta, Tangerang, Rabu (24/5/2017).

Dijelaskan,  sebanyak 70 kapsul berisi shabu dengan berat total 1,268 gram yang dikeluarkan dari dalam tubuh tersangka. Dari pengakuannya kepada petgas, tersangka ORM dikendalikan oleh dua orang berinisial E dan MO dari Afrika.

"Dalam pengakuannya tersangka, ia diminta untuk menyelundupkan narkotika ke Indonesia dengan upah 1000 dolar dan menunggu perintah selanjutnya untuk bertemu dengan penerima barang setibanya  di Indonesia," ungkapnya.

Saat ini pelaku dan barang bukti sudah diamankan guna penyelidikan lebih lanjut. Pelaku juga akan dijerat dengan Undang-Undang nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika.

"Karena barang buktinya diatas satu kilogram maka tersangka terancam dengan hukuman seumur hidup hingga hukuman mati," jelasnya.(Syam S)

Baca Juga

 

Arena  -  Sabtu, 18 November 2017
DOPING
WADA Tetap Suspensi Rusia

Bisnisnews.id - Badan Anti-Doping Dunia tetap suspensi sementara Rusia pada hari Kamis (16/11/2017), meningkatkan kemungkinan larangan untuk ikut pada Olimpiade Musim Dingin Februari di Pyeongchang. Pertemuan Dewan WADA di Seoul . . .
Selengkapnya

 

Internasional  -  Sabtu, 18 November 2017
LIBANON
Tuduh Saudi Tahan PM, Hariri Lakukan Perjalanan Ke Prancis

Bisnisnews.id - Perdana Menteri Libanon Saad Hariri akan berkunjung ke Prancis dalam beberapa hari mendatang, sebuah sumber kepresidenan Prancis mengatakan pada hari Rabu (15/11/2017), setelah Beirut menuduh Arab Saudi menahannya . . .
Selengkapnya

 

Industri  -  Jumat, 17 November 2017
INFRASTRUKTUR
KEMENKEU: Tiga Sumber Pendanaan Pembangunan

Bisnisnews.id -  Kementerian Keuangan (Kemenkeu) menegaskan sumber pembiayaan infrastruktur nasional bukan melulu bertumpu pada APBN namun juga dari BUMN dan swasta.  Diperlukan inovasi pembiayaan agar publik bisa . . .
Selengkapnya

 

Nasional  -  Jumat, 17 November 2017
POLITIK
Inggris Dukung Papua Tetap Bagian NKRI

Bisnisnews.id - Pemerintah Inggris mendukung wilayah Papua dan Papua Barat tetap berada dalam kesatuan wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). Duta besar Inggris untuk Indonesia Moazzam Malik, di Sorong, Kamis, mengatakan . . .
Selengkapnya

 

Internasional  -  Jumat, 17 November 2017
KUDETA
Sang Istri Grace, Pemicu Jatuhnya Robert Mugabe

Bisnisnews.id - Presiden tertua di dunia, Robert Mugabe akhirnya turun tahta juga setelah militer mengambil alih kekuasaan secara paksa dan langsung mengendalikan pemeritahan Zinbabwe. Sedangkan Mugabe dan keluarganya dijamin . . .
Selengkapnya