Jumat, 22 Juni 2018

Home Terbaru Terpopuler

Home/ Industri / Perbankan / Berita

PERDAGANGAN
Jumat, 02 Juni 2017 10:56 WIB

Penguatan Rupiah Ikut Mendorong  IHSG  


ilustrasi

Bisnisnews.id-Rupiah sedikit menguat, ini menunjukan perkembangan positif yang juga ikut mendorongpergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG), yang diperkirakan bakal menuju level resisten di area 5.752 dan 5765. 

Analis Bina Artha Sekuritas Reza Priyambada di Jakarta, Jumat (2/6/2017) seperti dikutip dari laman Akurat.Co mengatakan, meskipun sebelumnya secara intraday pergerakan IHSG cenderung flat namun, jelang akhir sesi mampu berada dan bertahan di zona hijau. Pelaku pasar cenderung memanfaaatkan pelemahan sebelumnya untuk kembali masuk.

Saham-saham perdagangan yang kembali di buru antara lain UNTR, LPPF, MAPI, dan lainnya. Tidak hanya itu, beberapa saham berkapitaslisasi besar diantaranya GGRM, BBRI, PTBA, dan lainnya juga turut menjadi incaran beli pelaku pasar. 

Tampaknya kali ini pergerakan IHSG mampu contraflow, dengan pergerakan sejumlah bursa saham Asia yang cenderung melemah. 

Terpantau asing mencatatkan nett sell Rp148,68 miliar, dari sebelumnya nett sell Rp6,48 triliun. Akan tetapi, terjadi penguatan, namun kenaikan ini masih harus kembali diuji. Seiring masih rentannya terjadi pembalikan arah melemah, jika tidak kuat didukung oleh sentimen yang ada. 

Diharapkan sentimen dari kondisi makro global maupun makro dalam negeri dapat memberikan sentimen positif untuk menjaga potensi kenaikan tersebut. 

"Tetap mewaspadai berbagai sentimen yang dapat kembali menahan potensi kenaikan arah menguat tersebut," tegas Reza.

Berikut rekomendasi saham, yang dapat menjadi pertimbangan investor. Meliputi : 

- AISA, Daily (2200) (RoE: 13.92%; PER: 11.65x; PBV: 1.63x; Beta: 1.46).

Saat ini, harga bertahan di atas garis tengah dari bollinger dan candle membentuk pola bullish engulfing line yang mengindikasikan adanya potensi stimulus beli. "Akumulasi Beli" pada level 2170 - 2200, dengan TP di level 2320 dan 2470. Support: 2110 & 2020.

- BBCA, Daily (17150) (RoE: 16.34%; PER: 21.24x; PBV: 3.47x; Beta: 1.09).

Saat ini, harga telah menyentuh garis psikologis 23,6% fibonacci sehingga peluang adanya technical rebound menuju ke resisten terdekat masih terbuka. "Akumulasi Beli" pada level 17000 - 17150, dengan TP di level 17400, 17650, 17850 dan 18175. Support: 16700.

- MAIN, Daily (1060) (RoE: 5.24%; PER: 24.00x; PBV: 1.28x; Beta: 1.56).

Adapun tren membentuk fase akumulasi dalam rangka membentuk pola uptrend ke depannya. Selain itu, indikator MACD menunjukkan pola golden cross dan terdapat candle yang membentuk pola three advancing soldiers yang mengindikasikan adanya potensi stimulus beli. "Akumulasi Beli" pada level 1050 - 1060, dengan TP di level 1130 dan 1410. Support: 990.

- PWON, Daily (610) (RoE: 11.95%; PER: 21.47x; PBV: 2.56x; Beta: 2.2).

Saat ini, harga bertahan di atas garis bawah bollinger dan candle membentuk pola bullish doji star yang mengindikasikan potensi stimulus beli. Akumulasi Beli pada level 600 610, dengan TP di level 630 dan 690. Support: 570.

- EXCL, Daily (2930) (RoE: 0,87%; PER: 173.56x; PBV: 0.34x; Beta: 0.51).

Karena pola three outside down candlestick pattern terbentuk, maka harga berpotensi menyentuh garis psikologis fibonacci 23,6% sebelum mengalami proses rebound. "Buy on Weakness" pada level 2900 - 2930, dengan TP di level 3000, 3060, 3120 dan 3210. Support: 2900 & 2810.

- PGAS, Daily (2400) (RoE: 11.56%; PER: 11.44x; PBV: 1.32x; Beta: 1.24).

Adapun tren masih membentuk fase akumulasi dalam rangka membentuk pola uptrend ke depannya. Selain itu, indikator MACD masih menunjukkan pola golden cross. "Akumulasi Beli" pada level 2380 - 2400, dengan TP di level 2580, 2850 dan 3050. Support: 2340 & 2200. (Adhitio)

Badan Siber dan Sandi Nasional (BSSN) siap melakukan pengawasan dan pengamanan siber  secara efektif di Indonesia, menyusul telah ditandatanganinya Peraturan Presiden Nomor 53 Tahun 2017 tentang Badan Siber dan Sandi Nasional oleh Presiden Joko Widodo.

Seperti dikutip dari dari laman Sekretariat Kabinet, Perpres tersebut ditetapkan oleh Presiden Joko Widodo pada 19 Mei 2017. Dalam Perpres tersebut disampaikan, BSSN bertugas melaksanakan keamanan siber secara efektif dan efisien dengan memanfaatkan, mengembangkan dan mengonsolidasikan semua unsur yang terkait dengan keamanan siber.

BSSN bertanggung jawab kepada Presiden melalui Menteri Koordinator Politik Hukum dan Keamanan dan dipimpin oleh seorang Kepala dan dibantu oleh Sekretariat Umum serta empat deputi yaitu, Deputi Bidang Identifikasi dan Deteksi, Deputi Bidang Proteksi, Deputi Bidang Penganggulangan dan Pemulihan, Deputi Bidang Pemantauan dan Pengendalian.

Kepala BSSN diangkat dan diberhentikan atas usul Menteri Koordinator Politik Hukum dan Keamanan sesuai dengan ketentuan perundang-undangan. Sementara Sekretaris Umum dan Deputi diangkat dan diberhentikan oleh Presiden atas usul Kepala BSSN sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan.

Lembaga Sandi Negara dan Direktorat Keamanan Informasi di bawah Direktorat Jenderal Aplikasi dan Informatika, Kementerian Komunikasi dan Informatika akan melebur ke dalam BSSN.

Peralatan, pembiayaan, arsip dan dokumen pada Direktorat Keamanan Informasi Kementerian Komunikasi dan Informatika dan Indonesia Security Incident Response Team on Internet Infrastructure (ID-SIRTII) dan Lembaga Sandi Negara dialihkan ke BSSN. 

Untuk pelaksanaan tugas di bidang persandian saat ini masih tetap dilakukan oleh Lembaga Sandi Negara hingga selesainya penataan organisasi BSSN. Begitu pula dengan tugas bidang keamanan di Direktorat Keamanan Informasi Kementerian Komunikasi dan Informatika. (Adhitio)


Baca Juga

 

Arena  -  Jumat, 22 Juni 2018
BOLA
Messi Terancam Angkat Koper dari Russia

Bisnisnews.id - Argentina terancam angkat koper dari Piala Dunia 2018. Hal tersebut menyusul kekalahan pahit saat menghadapi Kroasia dengan skor besar 0-3 pada lanjutan pertandingan Grup D di Stadion Nizhny Novgorod, Jumat (22/6/2018).   Berstatus . . .
Selengkapnya

 

Arena  -  Kamis, 21 Juni 2018
ASIAN GAMES 2018
Menpora Kembali Ingatkan Target 10 Besar

Bisnisnews.id – Hari pertama masuk kerja usai cuti bersama Idul Fitri seluruh pejabat, staf Kemenpora menggelar Halal Bihalal 1439 H tahun 2018 dengan Menpora Imam Nahrawi, Ketua Inasgoc Erick Thohir, Ketua Inapgoc Raja . . .
Selengkapnya

 

Arena  -  Kamis, 21 Juni 2018
BOLA
Gede Siapkan Layar Lebar pada Laga Persija vs Persebaya

Bisnisnews.id – Menyambut pertandingan Persjia Jakarta kontra Persebaya Surabaya yang akan tersaji pada 26 Juni 2018. Gede Widiade berjanji akan menyiapkan layar lebar di beberapa wilayah agar para supoerter The Jakmania . . .
Selengkapnya

 

Nasional  -  Kamis, 21 Juni 2018
TRAGEDI DANAU TOBA
ABK KM Sinar Bangun dan Patugas Dishub Tigaras Diperiksa Polisi

Bisnisnews.id - Tiga petugas Dinas Perhubungan di Pelabuhan Tigaras dan empat  anak buah kapal (ABK)  diperiksa pihak Kepolisian terkait tenggelamnya KM Sinar Bangun di kawasan Danau Toba yang diduga membawa ratusan  . . .
Selengkapnya

 

Arena  -  Kamis, 21 Juni 2018
PIALA DUNIA
Jagoan Sayap Kiri Denmark Sewa Jet Pribadi Untuk Melihat Istrinya Melahirkan

Bisnisnews.id  -  Jagoan sayap kiri Denmark, Jonas Knudsen harus absen beberapa jam karena istri tercintanya Trine melahirkan. Ini adalah kelahiran yang ditunggu-tunggu saat  para bintang lapangan hijau  berlaga. . . .
Selengkapnya