Kamis, 23 November 2017

Home Terbaru Terpopuler

Home/ Nasional / Hankam / Berita

TEROR
Senin, 05 Juni 2017 00:57 WIB

1.200 Anggota ISIS, Termasuk 40 WNI, Beroperasi Di Filipina


Pasukan pemerintah lapis baja berbaris untuk memulai serangan terhadap gerilyawan kelompok Abu Sayyaf dan Maute terkait ISIS, yang telah mengambil alih sebagian besar Kota Marawi, Filipina selatan 25 Mei 2017. (photo: Reuters)

Bisnisnews.id - Pada hari Minggu 4 Juni 2017, Menteri Pertahanan Indonesia mengatakan di forum keamanan internasional bahwa ada sekitar 1.200 anggota ISIS di Filipina, termasuk 40 orang berasal dari Indonesia.

Berbicara di Singapura, Menteri Pertahanan Ryamizard Ryacudu menyebut militan sebagai mesin pembunuh dan mendesak kerjasama regional skala penuh melawan mereka.

"Saya diberitahu ada 1.200 ISIS di Filipina, sekitar 40-nya dari Indonesia," kata Ryacudu di Shangri-La Dialogue, sebuah forum keamanan antar pemerintah yang diadakan setiap tahun oleh Institut Internasional untuk Studi Strategis (IISS).

Ancaman meningkatnya terorisme, termasuk kembalinya ratusan pejuang Asia Tenggara dari Suriah dan Irak, telah menjadi isu hangat pada pertemuan puncak tiga hari di Singapura yang juga dihadiri oleh Menteri Pertahanan AS, Jim Mattis.

Pada tanggal 23 Mei 2017, setelah pasukan pemerintah berusaha menangkap Isnilon Hapilon, seorang pemimpin militan, ratusan orang Islam bersenjata mengamuk di Marawi, sebuah kota 200 ribu penduduk mayoritas Muslim di bagian selatan Filipina.

Sekitar 50 orang bersenjata masih menguasai pusat kota hampir dua minggu setelah pertempuran yang menewaskan 177 orang, termasuk 120 militan.

"Bagaimana kita bisa mengatasi pejuang asing ini? Kita harus komprehensif," kata Ryacudu.

"Kita harus menemukan cara lengkap tapi kita harus berhati-hati, mereka mesin pembunuh. Tujuan mereka adalah membunuh orang lain, jadi karena itulah kita memiliki kesepahaman, konsensus dan proses persamaan mengenai bagaimana cara melawan para pejuang asing ini."

Wakil Menteri Pertahanan Filipina, Ricardo David mengatakan bahwa 1.200 tokoh pejuang ISIS di Filipina yang disebutkan oleh Indonesia baru saja diketahuinya. "Saya benar-benar tidak tahu, angka saya sekitar 250-400, jauh lebih sedikit," katanya kepada wartawan.

Namun David mengatakan ada 40 pejuang ISIS yang merebut bagian Marawi, delapan di antaranya telah dibunuh oleh pasukan pemerintah.

Sebelumnya, pejabat Filipina mengatakan bahwa pejuang ISIS yang dibunuh berasal dari Malaysia, Indonesia, Yaman, Arab Saudi dan Chechnya.

"Intelijen kami memperkirakan ada sekitar 40 anggota ISIS yang bertempur dalam insiden Marawi," kata David dikutip dari The First Post. Pejabat Filipina menambahkan bahwa anggota ISIS ini menggunakan saluran belakang di Laut Sulu dan Celebes dekat perbatasan Filipina, Indonesia dan Malaysia untuk memasuki pulau selatan Mindanao dan terhubung dengan kelompok teror lokal.

"Makanya mereka bisa mengerahkan operasi di daerah Marawi," kata David. (marloft)


Baca Juga

 

Internasional  -  Kamis, 23 November 2017
CANBERRA
Paksa Pengungsi Pergi, Polisi PNG Masuki Kamp Manus

Bisnisnews.id - Polisi Papua Nugini masuk ke kamp pengungsian yang dikelola oleh Australia pada hari Kamis 23 November dan memaksa ratusan orang meninggalkan pusat penahanan di pulau tersebut. Pencari suaka, yang telah dibarikade . . .
Selengkapnya

 

Internasional  -  Rabu, 22 November 2017
KECELAKAAN
Delapan Selamat Setelah Pesawat AL AS Jatuh DI Laut Jepang

Bisnisnews.id - Tim penyelamat telah menyelamatkan delapan orang ke tempat yang aman di selatan Jepang setelah sebuah pesawat Angkatan Laut AS dengan 11 orang di kapal jatuh di Laut Filipina. Pasukan Jepang dan Amerika bergegas . . .
Selengkapnya

 

Internasional  -  Rabu, 22 November 2017
TERORIS
Pakistan Bebaskan Dalang Serangan Mumbai

Bisnisnews.id - Pengadilan Pakistan pada hari Rabu 22 November memerintahkan pembebasan salah satu dalang dugaan serangan Mumbai 2008 yang menewaskan lebih dari 160 orang, setelah berbulan-bulan AS menekan Islamabad atas dugaan . . .
Selengkapnya

 

Internasional  -  Rabu, 22 November 2017
ZIMBABWE
Mugabe Keluar, Buaya Pulang Ambil Alih

Bisnisnews.id - Wakil presiden Zimbabwe Emmerson Mnangagwa akan terbang pulang pada hari Rabu 22 November untuk mengambil alih kekuasaan setelah pengunduran diri Robert Mugabe yang mengakhiri masa pemerintahan 37 tahun yang otoriter. Dia . . .
Selengkapnya

 

Internasional  -  Rabu, 22 November 2017
SERBIA
Dipenjara Seumur Hidup, Penjagal Bosnia Dinyatakan Bersalah Atas Genosida

Bisnisnews.id - Juri PBB pada hari Rabu 22 November menghukum mantan komandan Serbia Bosnia, Ratko Mladic untuk menjalani hukuman penjara seumur hidup setelah menemukannya bersalah melakukan genosida dan kejahatan perang dalam . . .
Selengkapnya