Minggu, 22 April 2018

Home Terbaru Terpopuler

Home/ Nasional / Hankam / Berita

TEROR
Senin, 05 Juni 2017 00:57 WIB

1.200 Anggota ISIS, Termasuk 40 WNI, Beroperasi Di Filipina


Pasukan pemerintah lapis baja berbaris untuk memulai serangan terhadap gerilyawan kelompok Abu Sayyaf dan Maute terkait ISIS, yang telah mengambil alih sebagian besar Kota Marawi, Filipina selatan 25 Mei 2017. (photo: Reuters)

Bisnisnews.id - Pada hari Minggu 4 Juni 2017, Menteri Pertahanan Indonesia mengatakan di forum keamanan internasional bahwa ada sekitar 1.200 anggota ISIS di Filipina, termasuk 40 orang berasal dari Indonesia.

Berbicara di Singapura, Menteri Pertahanan Ryamizard Ryacudu menyebut militan sebagai mesin pembunuh dan mendesak kerjasama regional skala penuh melawan mereka.

"Saya diberitahu ada 1.200 ISIS di Filipina, sekitar 40-nya dari Indonesia," kata Ryacudu di Shangri-La Dialogue, sebuah forum keamanan antar pemerintah yang diadakan setiap tahun oleh Institut Internasional untuk Studi Strategis (IISS).

Ancaman meningkatnya terorisme, termasuk kembalinya ratusan pejuang Asia Tenggara dari Suriah dan Irak, telah menjadi isu hangat pada pertemuan puncak tiga hari di Singapura yang juga dihadiri oleh Menteri Pertahanan AS, Jim Mattis.

Pada tanggal 23 Mei 2017, setelah pasukan pemerintah berusaha menangkap Isnilon Hapilon, seorang pemimpin militan, ratusan orang Islam bersenjata mengamuk di Marawi, sebuah kota 200 ribu penduduk mayoritas Muslim di bagian selatan Filipina.

Sekitar 50 orang bersenjata masih menguasai pusat kota hampir dua minggu setelah pertempuran yang menewaskan 177 orang, termasuk 120 militan.

"Bagaimana kita bisa mengatasi pejuang asing ini? Kita harus komprehensif," kata Ryacudu.

"Kita harus menemukan cara lengkap tapi kita harus berhati-hati, mereka mesin pembunuh. Tujuan mereka adalah membunuh orang lain, jadi karena itulah kita memiliki kesepahaman, konsensus dan proses persamaan mengenai bagaimana cara melawan para pejuang asing ini."

Wakil Menteri Pertahanan Filipina, Ricardo David mengatakan bahwa 1.200 tokoh pejuang ISIS di Filipina yang disebutkan oleh Indonesia baru saja diketahuinya. "Saya benar-benar tidak tahu, angka saya sekitar 250-400, jauh lebih sedikit," katanya kepada wartawan.

Namun David mengatakan ada 40 pejuang ISIS yang merebut bagian Marawi, delapan di antaranya telah dibunuh oleh pasukan pemerintah.

Sebelumnya, pejabat Filipina mengatakan bahwa pejuang ISIS yang dibunuh berasal dari Malaysia, Indonesia, Yaman, Arab Saudi dan Chechnya.

"Intelijen kami memperkirakan ada sekitar 40 anggota ISIS yang bertempur dalam insiden Marawi," kata David dikutip dari The First Post. Pejabat Filipina menambahkan bahwa anggota ISIS ini menggunakan saluran belakang di Laut Sulu dan Celebes dekat perbatasan Filipina, Indonesia dan Malaysia untuk memasuki pulau selatan Mindanao dan terhubung dengan kelompok teror lokal.

"Makanya mereka bisa mengerahkan operasi di daerah Marawi," kata David. (marloft)


Baca Juga

 

Industri  -  Sabtu, 21 April 2018
PESAWAT DELAY
Berikut Penjelasan Lion Group Soal Keterlambatan Puluhan Penerbangannya

Bisnisnews.id -   Puluhan penerbangan  Lion Air Group Sabtu (21/4/201) memgalami keterlambatan  (delayed) dari dan ke Bandar Udara Internasional Sultan Mahmud Badaruddin II, Palembang, Sumatera Selatan (PLM) . . .
Selengkapnya

 

Industri  -  Jumat, 20 April 2018
BOLA
Wenger Akhirnya Tinggalkan Kursi Kepelatihan Arsenal

Bisnisnews.id – Pelatih berkebangsaan Perancis Arsene Wenger akhirnya memutuskan untuk mengakhiri karir panjangnya bersama Arsenal saat musim 2017/2018 resmi ditutup.   Sebelumnya para fans The Gunners memang sudah . . .
Selengkapnya

 

Metropolitan  -  Jumat, 20 April 2018
DESTINASI WISATA
Pelabuhan Heritage Sunda Kelapa Kini Menjadi Pangkalan Pasir

Bisnisnews.id -  Sunda Kelapa sebagai pelabuhan warisan budaya (heritage) yang diusung Gubernur DKI Jakarta Anies Bawedan sebagai daerah kunjungan wisatawan banyak dikeluhkan masyarakat. Kondisinya menjadi tidak terawat dan . . .
Selengkapnya

 

Arena  -  Jumat, 20 April 2018
ASIAN GAMES
Delegasi China Taipei Apresiasi Kerja Keras INASGOC

Bisnisnews.id – National Olympic Committee (NOC) China Taipei melakukan kunjungan ke Indoensia selama lima hari terhitung dari tanggal 15-20 April. Hal tersebut guna melihat persiapan Kota Jakarta dan Palembang selaku tuan . . .
Selengkapnya

 

Arena  -  Jumat, 20 April 2018
MUNASLUB
KONI Tentukan Tuan Rumah PON 2024

Bisnisnews.id – Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Pusat akan menyelenggarakan Musyawarah Olahraga Nasional Luar Biasa (Musornaslub) yang di laksanakan pada tanggal 24-25 April 2018 di Hotek Bidakara, Jakarta.   Adapun . . .
Selengkapnya