Selasa, 22 Agustus 2017

Home Terbaru Terpopuler

Home/ Metropolitan / Jabodetabek / Berita

JELANG LEBARAN
Sabtu, 17 Juni 2017 12:32 WIB

Mentan dan Mendag Blusukan Pasar



Bisnisnews.id- Jelang lebaran, Menteri Perdagangan Enggartiasto Lukita, Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman dan Gubernur DKI Jakarta Djarot Saiful Hidayat  Sabtu (17/6/2017) blusukan ke sejumlah pasar. Ketiga pejabat negara itu masuk pasar untuk memastikan harga sembako stabil.

Lokasi pertama yabg dikunjungi ialah Pasar Induk Beras Cipinang (PIBC), Jakarta. Ketiganya datang dan didampingi perwakilan Bulog dan beberapa BUMD DKI Jakarta seperti PD Pasar Jaya dan Darmajaya.

Gubernur DKI Jakarta Djarot Saiful Hidayat mengatakan stok sembako aman samoai lebaran dan bisa dikendalikan. Stok beras di Cipinang 39.767 ton. Batas amannya di atas 30 ribu ton.

"Cadangan beras di food station terbilang aman. Alhamdulillah bulan puasa tahun ini harga kebutuhan bahan pokok relatif stabil," kata Djarot Saiful Hidayat di Food Station Cipinang.

 Demikian juga stok gula pasir sebesar 432 ton dan minyak goreng 422 ribu liter. Menurut dia, kestabilan harga komoditas pada tahun 2017 terjadi atas sinergi dari Kementerian Pertanian, Kementerian Perdagangan dan sejumlah BUMD pasar induk.

Pemerintah tidak ingin harga produk-produk pertanian jatuh di bawah harga acuan, seperti harga cabai keriting dan bawang merah yang turun terlalu tajam.

 Menteri Perdagangan Enggartiasto Lukita menilai DKI Jakarta menjadi barometer terhadap kestabilan harga di kota dan kabupaten lain.

"Melihat kondisi di DKI Jakarta, begitu terjadi kekurangan akan ada gejolak di daerah lain. Beras, gula, bawang indikatornya sangat dilihat dan ditentukan dari pasar induk. Peranan 'food station' memang luar biasa dalam keseimbangan ini,"kata Menteri Enggar.

Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman menjamin ketersediaan beras cukup aman hingga Januari 2018. Namun ia meminta agar Bulog menyerap cabai merah keriting dan bawang merah yang turun terlalu tajam agar petani tidak dirugikan.

"Pesan kami cabai harus diserap. Cabai di daerah Sumatera harganya ada Rp2.000. Ini menyedihkan di saat harga cabai naik Rp100 ribu. Bawang merah harganya di Brebes Rp11 ribu. Kalo tidak diantisipasi, dampaknya akan terjadi tahun depan," jelasnya. (Adhitio)

Baca Juga

 

Arena  -  Senin, 21 Agustus 2017
ASIAN GAMES
Bendera Indonesia Terbalik, Situs Web Malaysia Diserang

Bisnisnews.id - Peretas Indonesia mengklaim telah menyerang beberapa situs web Malaysia karena bendera Indonesia dicetak terbalik dalam buku panduan acara olah raga regional. Kesalahan tersebut memicu kemarahan di Indonesia selama . . .
Selengkapnya

 

Industri  -  Senin, 21 Agustus 2017
KECELAKAAN KAPAL
Kapal AS Tabrakan Dengan Kapal Tanker, 10 Awak Hilang

Bisnisnews.id - Kapal rudal USS John S. McCain yang rusak signifikan pada lambungnya merapat pada Senin 21 Agustus di pangkalan angkatan laut Singapura setelah tabrakan dengan kapal tanker minyak. Beberapa kapal dari beberapa . . .
Selengkapnya

 

Nasional  -  Senin, 21 Agustus 2017
KAMPANYE KESELAMATAN
Kerjasama Yang Baik Dapat Menurunkan Angka Kecelakaan

Bisnisnews.id-Persiapan yang baik akan mengurangi resiko kecelakaan, sehingga perlu ada kerjasama yang baik antara masyarakat dan instansi terkait lainnya. "Pelaksanaan Kampanye ini menunjukkan rasa tanggung jawab dan bentuk . . .
Selengkapnya

 

Nasional  -  Senin, 21 Agustus 2017
IBADAH HAJI 2017
Satu Jamaah Calon Haji Palopo Meninggal Dunia

Bisnisnews.id-Abdul Ghani bin Abdul Hamid, jemaah calon haji Indonesia asal Sulawesi Tengah meninggal dunia di Mekkah Arab Saudi, Sabtu 19/8/3017 pukul 19.30 waktu setempat. Abdul Ghani Bin Abdul Hafid Tang (69) jamaah Kloter . . .
Selengkapnya

 

Arena  -  Senin, 21 Agustus 2017
BALAP SEPEDA
GPN 2017 Dapat Apresiasi Walikota Dan Masyarakat Palopo

Binisnews.id - Gowes Pesona Nusantara (GPN) 2017 diharapkan bisa membangkitkan semangat beroleharaga masyarakat Palopon, Sulawesi Selatan. Selain untuk kesehatan, melalui kegiatan ini masyarakat bisa meningkatkan rasa kebersamaan.GPN . . .
Selengkapnya