Senin, 25 September 2017

Home Terbaru Terpopuler

Home/ Nasional / Hukum / Berita

TIPIKOR
Jumat, 30 Juni 2017 03:07 WIB

Sidang Kasus Korupsi Pertamina Segera Digelar


Berkas mantan Presiden Direktur (Presdir) Dana Pensiun PT Pertamina Muhammad Helmi Kamal Lubis dilimahkan ke Kejaksaan Negeri (Kejari) Jakarta Pusat

Bisnisnews.id - Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Jakarta dalam waktu dekat segera menggelar sidang kasus dugaan korupsi di Pertamina yang merugikan keuangan negara lebih dari setengah triliun rupiah.

Pasalnya, berkas mantan Presiden Direktur (Presdir) Dana Pensiun PT Pertamina Muhammad Helmi Kamal Lubis sudah dilimpahkan ke Kejaksaan Negeri (Kejari) Jakarta Pusat oleh Kejaksaan Agung, baru-baru ini.

Tersangka Muhammad Helmi Kamal Lubis, menurut Kajari Jakarta Pusat  Didik Istiyanta SH,  telah melakukan penempatan investasi dana pensiun Pertamina tanpa kajian dan  analisa sehingga menimbulkan kerugian sebesar Rp 612 miliar. Tersangka Muhammad Helmi Kamal Lubis  diduga mendapat aliran dana sebesar Rp 42 miliar.

Ditetapkannya Muhammad Helmi Kamal Lubis menjadi  tersangka  berdasarkan Surat Perintah Penyidikan (Sprindik) Direktur Penyidikan Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus Nomor: Print-02/F.2/Fd.1/01/2017 tanggal 9 Januari 2017.

Tersangka ditahan hingga 20 hari kedepan dan diduga melanggar pasal 2 (1) subsider pasal 3, kedua pasal 11, 12a, dan 12b Undang-undang (UU) tentang Tindak Pidana Korupsi.

Selain Lubis juga diduga terlibat sejumlah pejabat atau mantan di PT Pertamina. Namun kasusnya sedang dalam penyidikan tim penyidik Kejaksaan Agung. Jika berkas-berkas perkaranya sudah rampung dipastikan mereka akan duduk pula di kursi pesakitan Pengadilan Tipikor Jakarta.  (Gungde Ariwangsa)

Baca Juga

 

Internasional  -  Senin, 25 September 2017
TRAGEDI KEMANUSIAAN
Memberi Makan Ribuan Pengungsi,  Bangladesh Berharap Bantuan Internasional

Bisnisnews.id-Komisaris Tinggi PBB untuk Pengungsi, Filippo Grandi mengatakan, saat ini Bangladesh sangat membutuhkan bantuan internasional, untuk memberi makan dan melindungi 436.000 orang Rohingya yang telah meninggalkan Myanmar . . .
Selengkapnya

 

Nasional  -  Minggu, 24 September 2017
AIRNAV INDONESIA
Gunung Agung Status AWAS, Sejumlah Penerbangan ke Bali Akan Dialihkan 

Bisnisnews.id-Perum Lembaga Penyelenggara Pelayanan Navigasi Penerbangan Indonesia (Airnav Indonesia) akan mengalihkan sejumlah rute penerbangan tujuan bandara I Gusti Ngurahrai Bali ke sejumlah bandara, menyusul ancaman letusan . . .
Selengkapnya

 

Opini  -  Minggu, 24 September 2017
Nobar Pertandingan  KPK Vs DPR,  Makin Tegang ....

Oleh: Baba Makmun Penulis adalah wartawan senior, tinggal di kawasan Pejaten Timur Jaksel. Bisnisnews.id-Ibarat tengah nonton bareng (nobar) pertandingan sepakbola, 'duel' Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) lawan Komisi Pemberantasan . . .
Selengkapnya

 

Nasional  -  Minggu, 24 September 2017
SATWA LANGKA
Tiongkok  Pinjamkan  Giant Panda ke  Indonesia Untuk Dikembangbiakan

Bisnisnews.id-Tiongkok pinjamkan sepasang satwa Giant Panda kepada pemerintah Indonesia untuk dikembangbiakan di Taman Safari Indonesia. Giant Panda merupakan salah satu satwa kategori Appendix I CITES yang merupakan satwa endemik . . .
Selengkapnya

 

Internasional  -  Minggu, 24 September 2017
TES RUDAL
AS Tuduh Iran Dan Korut Kerjasama Kembangkan Nuklir

Bisnisnews.id - Presiden Trump menuduh Iran berkolaborasi dengan Korea Utara untuk memperkuat teknologi rudal mereka dalam tweet-nya pada Sabtu 23 Agustus, mengkritik kesepakatan nuklir 2015 antara AS, Iran dan lima negara kuat . . .
Selengkapnya