Senin, 25 September 2017

Home Terbaru Terpopuler

Home/ Industri / Perbankan / Berita

PENGARUH EKSTERNAL
Rabu, 05 Juli 2017 08:40 WIB

Rupiah Diprediksi Bakal  Terus Melemah  



Bisnisnews.id -  Pelepasan misil rudal Korea Utara dan naiknya nilai dolar AS menjadi pemicu sulitnya Rupiah menguat. Nilai tukar Rupiah diperkirakan berada pada kisaran level support 13.415 dan resisten 13.395.

Pengaruh lain peluncuran misil Korea Utara yang telah menyulut ketegangan juga ikut mempengaruhi indeks saham  Asia.

Analis Bina Artha Sekuritas Reza Priyambada mengakui, bahwa ketegangan politik kawasan berpengaruh besar terhadap nilai tukar  mata uang di Asia.

" Meningkatnya potensi ketegangan politik kawasan berpengaruh," kata, Rabu (5/7/2017).

Pengaruh lain yang ikut menyulut ialah
pernyataan Bank Sentral Australia yang telah diantisipasi sebelumnya berimbas pada pelemahan dolar Australia.

Kondisi itu makin menambah terdepresiasinya sejumlah mata uang Asia dan sekitarnya terhadap dolar AS dan Rupiah pun ikut terkena imbasnya.

Pengaruh eksternal yang menyebabkan melemahnya nilai tukar Rupiah itu juga diprediksi akan terus berlanjut. Dimana permintaan dolar AS  akan meningkat setelah di pekan sebelumnya mengalami pelemahan.

Pengaruh positsif dalam negeri juga tidak berpengaruh banyak untuk mendongkrak nilai tukar Rupiah.

Pergerakan dolar AS  yang cenderung menguat dibarengi harga minyak mentah yang kembali melemah membuat laju Rupiah berpotensi kembali tertahan.

Diperkirakan Rupiah akan bergerak dengan kisaran support 13.420 dan resisten 13.369. (Adhitio/Syam S)

Baca Juga

 

Internasional  -  Senin, 25 September 2017
TRAGEDI KEMANUSIAAN
Memberi Makan Ribuan Pengungsi,  Bangladesh Berharap Bantuan Internasional

Bisnisnews.id-Komisaris Tinggi PBB untuk Pengungsi, Filippo Grandi mengatakan, saat ini Bangladesh sangat membutuhkan bantuan internasional, untuk memberi makan dan melindungi 436.000 orang Rohingya yang telah meninggalkan Myanmar . . .
Selengkapnya

 

Nasional  -  Minggu, 24 September 2017
AIRNAV INDONESIA
Gunung Agung Status AWAS, Sejumlah Penerbangan ke Bali Akan Dialihkan 

Bisnisnews.id-Perum Lembaga Penyelenggara Pelayanan Navigasi Penerbangan Indonesia (Airnav Indonesia) akan mengalihkan sejumlah rute penerbangan tujuan bandara I Gusti Ngurahrai Bali ke sejumlah bandara, menyusul ancaman letusan . . .
Selengkapnya

 

Opini  -  Minggu, 24 September 2017
Nobar Pertandingan  KPK Vs DPR,  Makin Tegang ....

Oleh: Baba Makmun Penulis adalah wartawan senior, tinggal di kawasan Pejaten Timur Jaksel. Bisnisnews.id-Ibarat tengah nonton bareng (nobar) pertandingan sepakbola, 'duel' Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) lawan Komisi Pemberantasan . . .
Selengkapnya

 

Nasional  -  Minggu, 24 September 2017
SATWA LANGKA
Tiongkok  Pinjamkan  Giant Panda ke  Indonesia Untuk Dikembangbiakan

Bisnisnews.id-Tiongkok pinjamkan sepasang satwa Giant Panda kepada pemerintah Indonesia untuk dikembangbiakan di Taman Safari Indonesia. Giant Panda merupakan salah satu satwa kategori Appendix I CITES yang merupakan satwa endemik . . .
Selengkapnya

 

Internasional  -  Minggu, 24 September 2017
TES RUDAL
AS Tuduh Iran Dan Korut Kerjasama Kembangkan Nuklir

Bisnisnews.id - Presiden Trump menuduh Iran berkolaborasi dengan Korea Utara untuk memperkuat teknologi rudal mereka dalam tweet-nya pada Sabtu 23 Agustus, mengkritik kesepakatan nuklir 2015 antara AS, Iran dan lima negara kuat . . .
Selengkapnya