Selasa, 23 Januari 2018

Home Terbaru Terpopuler

Home/ Industri / Perbankan / Berita

PENGARUH EKSTERNAL
Rabu, 05 Juli 2017 08:40 WIB

Rupiah Diprediksi Bakal  Terus Melemah  



Bisnisnews.id -  Pelepasan misil rudal Korea Utara dan naiknya nilai dolar AS menjadi pemicu sulitnya Rupiah menguat. Nilai tukar Rupiah diperkirakan berada pada kisaran level support 13.415 dan resisten 13.395.

Pengaruh lain peluncuran misil Korea Utara yang telah menyulut ketegangan juga ikut mempengaruhi indeks saham  Asia.

Analis Bina Artha Sekuritas Reza Priyambada mengakui, bahwa ketegangan politik kawasan berpengaruh besar terhadap nilai tukar  mata uang di Asia.

" Meningkatnya potensi ketegangan politik kawasan berpengaruh," kata, Rabu (5/7/2017).

Pengaruh lain yang ikut menyulut ialah
pernyataan Bank Sentral Australia yang telah diantisipasi sebelumnya berimbas pada pelemahan dolar Australia.

Kondisi itu makin menambah terdepresiasinya sejumlah mata uang Asia dan sekitarnya terhadap dolar AS dan Rupiah pun ikut terkena imbasnya.

Pengaruh eksternal yang menyebabkan melemahnya nilai tukar Rupiah itu juga diprediksi akan terus berlanjut. Dimana permintaan dolar AS  akan meningkat setelah di pekan sebelumnya mengalami pelemahan.

Pengaruh positsif dalam negeri juga tidak berpengaruh banyak untuk mendongkrak nilai tukar Rupiah.

Pergerakan dolar AS  yang cenderung menguat dibarengi harga minyak mentah yang kembali melemah membuat laju Rupiah berpotensi kembali tertahan.

Diperkirakan Rupiah akan bergerak dengan kisaran support 13.420 dan resisten 13.369. (Adhitio/Syam S)

Baca Juga

 

Internasional  -  Senin, 22 Januari 2018
KONFLIK YERUSALEM
Kedutaan Amerika Pindah Ke Yerusalem Akhir 2019

Bisnisnews.id - Wakil Presiden AS Mike Pence berjanji untuk memindahkan kedutaan besar Amerika ke Yerusalem pada akhir 2019 dalam sebuah pidato hari Senin 22 Januari ke parlemen Israel. Saat Pence berbicara, Presiden Palestina . . .
Selengkapnya

 

Internasional  -  Senin, 22 Januari 2018
EKONOMI GLOBAL
Terdorong Reformasi Pajak AS, IMF Revisi Prospek Ekonomi Dunia

Bisnisnews.id - Perekonomian global pulih secara bersamaan dengan kecepatan lebih kuat, dan akan mendapatkan dorongan jangka pendek dari pemotongan pajak AS, Dana Moneter Internasional (IMF) mengatakan Senin 22 Januari. Dalam . . .
Selengkapnya

 

Industri  -  Senin, 22 Januari 2018
UMKM
AP I Gelar Pameran dan Peragaan Busana Daerah

Bisnisnews.id – Manajemen PT Angkasa Pura I menggelar  peragaan busana  pakaian daerah yang berasal dari Badan Usaha Milik Daerah (BUMD). Peragaan  busana diselenggarakan di ruang tunggu domestik Bandara . . .
Selengkapnya

 

Nasional  -  Senin, 22 Januari 2018
KONGRES
Menhub Ajak Mahasiswa Membangun Indonesia

Bisnisnews.id - Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi mengajak pemuda membangun seluruh daerah di Indonesia secara bersama-sama. Oleh karenanya konektivitas menjadi suatu keharusan agar Indonesia tetap menjadi Negara Kesatuan . . .
Selengkapnya

 

Nasional  -  Senin, 22 Januari 2018
BPIH
Biaya Penyelenggaraan Haji Tahun Ini Naik 2,58 Persen

Bisnisnews.id - Biaya Penyelenggaraan Ibadah Haji (BPIH) tahun ini diperkirakan bakal naik sebesar 2,58 persen. Usulan kenaikan itu disampaikan Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin pada rapat kerja antara Komisi VIII DPR RI dengan . . .
Selengkapnya