Minggu, 17 Desember 2017

Home Terbaru Terpopuler

Home/ Industri / Perbankan / Berita

PENDANAAN TERORISME
Jumat, 11 Agustus 2017 16:10 WIB

Regulator Selidiki Bank Terbesar Australia



Bisnisnews.id - Regulator perusahaan Australia mengatakan pada hari Jumat 11 Agustus 2017 bahwa pihaknya akan menyelidiki bank terbesar di negara itu, Bank Commonwealth, terkait dugaan pelanggaran undang-undang pencucian uang dan pendanaan terorisme.

Bank Commonwealth Australia (CBA) telah dibawa ke pengadilan dalam kasus perdata minggu lalu oleh badan intelijen keuangan AUSTRAC atas ketidakpatuhan sistemik secara serius lebih dari 53 ribu kali.

Sekarang regulator Komisi Keamanan Investasi Australia (ASIC) mengatakan sedang menyelidiki apakah bank tersebut mematuhi kewajiban pengungkapan terus menerus dan apakah direksi menjalankan tugasnya berdasarkan Undang-undang Korporasi.

"ASIC telah memulai penyelidikan atas masalah ini dan segala konsekuensi yang terjadi pada hukum yang kami kelola," kata ketua ASIC Greg Medcraft kepada sebuah sidang komite parlemen.

Meskipun tidak secara khusus mengacu pada Bank Commonwealth, Medcraft menekankan pentingnya budaya organisasi di perusahaan jasa keuangan.

"Jika organisasi tidak berperilaku dengan cara yang benar, maka publik dan media yang akan memberitahu, berdampak pada merek dan reputasi mereka," katanya.

Gubernur Bank Reserve Australia, Philip Lowe, memperingatkan komite ekonomi Senat terpisah di Melbourne bahwa perlu ada pertanggungjawaban di sektor keuangan.

"Ini sangat serius. Kami memiliki undang-undang dengan alasan, bank tidak boleh melakukan pencucian uang dan mereka harus tahu siapa yang membuka rekening mereka," katanya dikutip dari Sydney Morning Herald.

"Jika tidak diidentifikasi maka perlu ada pertanggungjawaban melalui pengadilan dan internal melalui organisasi."

Bank Commonwealth bisa menghadapi denda hingga miliaran dolar dari kasus AUSTRAC. Bank ini pada hari Rabu (9/8/2017) membukukan kenaikan laba bersih tahunan 7,6 persen menjadi 7,86 miliar dolar untuk kuartal pertama. (marloft)

Baca Juga

 

Arena  -  Sabtu, 16 Desember 2017
TENIS
Anthony Susanto Raih Dua Kemenangan Penting

Bisnisnews.id - Petenis Jawa Timur, Anthony Susanto (20 tahun) menorehkan dua kemenangan penting di hari kedua Seleknas Piala Davis, Sabtu (16/12/2017). Peraih tiga medali emas PON 2016 itu menang atas dua rival beratnya, Arief . . .
Selengkapnya

 

Arena  -  Sabtu, 16 Desember 2017
SEPAKBOLA
Tim Pelajar U-16 Tahan Imbang Timnas Timor Leste U-16

Bisnisnews.id - Tim Pelajar Indonesia  U-16 mengakhiri tur uji cobanya di Nusa Tenggara Timur (NTT).  Pada laga terakhir di Lapangan Bintang Timur Academy, Kabupaten Belu, Atambua, dalam rangka pertandingan sepakbola . . .
Selengkapnya

 

Arena  -  Sabtu, 16 Desember 2017
TEST EVENT
CIMB Niaga Indonesia Open Aquatik 2017 Resmi Berakhir

Bisnisnews.id - Cimb Niaga Indonesia Open Aquatik Championship 2017 sekaligus menjadi ajang test event Persatuan Renang Seluruh Indonesia (PRSI) secara resmi telah usai. Memperlombakan empat cabang olahraga yaitu, renang, polo . . .
Selengkapnya

 

Arena  -  Sabtu, 16 Desember 2017
ASIAN PARA GAMES 2018
Promosi Internasional Asian Para Games 2018 Di Atambua

Bisnisnews.id - Panitia penyelenggara Asian Para Games 2018 (INAPGOC) terus mensosialisasikan pesta olahraga empat tahunan negara-negara se-Asia bagi atlet penyandang disabilitas yang akan berlangsung di Jakarta pada 6 hingga . . .
Selengkapnya

 

Arena  -  Sabtu, 16 Desember 2017
RENANG
Raih Poin Tertinggi, Millenium Aquatic Jakarta Terbaik di Indonesia Open Aquatic Championship 2017

Bisnisnews.id - Klub Millenium Aquatic Jakarta meraih gelar tim terbaik pada Test Event Road To Asian Games 2018 bertajuk CIMB Niaga Indonesia Open Aquatic Championship 2017 yang berakhir di New Aquatic Stadium GBK Jakarta, Jumat . . .
Selengkapnya