Senin, 22 Januari 2018

Home Terbaru Terpopuler

Home/ Industri / Properti / Berita

TARGET PERUSAHAAN
Rabu, 06 September 2017 01:10 WIB

Andalkan Inovasi Baru, Asian Paint Incar Tiga Besar Cat Indonesia


PT Asian Paints Indonesia siap menggebrak dalam pemasaran cat di Tanah Air.

Bisnisnews.id - PT Asian Paints Indonesia selaku produsen cat yang baru siap menggebrak dalam pemasaran cat di Tanah Air. Perusahaan yang membuka pabrik pertamanya di Karawang  memburu posisi tiga besar pemain cat di Indonesia.

CEO and Managing Director Asian Paints Group, K.B.S. Anand memiliki keyakinan target tersebut akan tercapai. Bukan saja karena populasi Indonesia yang tinggi merupakan pasar potensial bagi bisnis cat namun juga karena produknya mengandalkan inovasi baru sesuai selera pasar.

Apalagi kata Anand, pertumbuhan ekonomi Indonesia membaik dalam 10 terakhir. Dia akan menjadikan Indonesia sebagai pasar utama untuk mendorong pertumbuhan perusahaan.  

"Kami optimistis bisa mendapatkan tempat di hati konsumen karena produk kami selalu menyesuaikan dengan selera pasar dan mengandalkan inovasi terbaru. Pilihan 52 warna pabrikan dan 1.800 hingga 2.400  warna campuran (mix) dengan mesin tingting untuk interior menjadi andalan kami," ujarnya di Karawang, Selasa (5/8).

Asian Paints berkomitmen untuk menanamkan investasi sebesar 100 juta dolar AS dalam 5 tahun hingga 10 tahun ke depan. Sementara pabrik pertama bernilai investasi 40 juta dollar AS.

Direktur Industri Kimia Hilir Kementerian Perindustrian Teddy C Sianturi, yang mewakili Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto mengatakan Indonesia tengah mengembangkan infrastruktur dan kebutuhan akan cat juga akan banyak.

"Produksi cat berbasis air itu bagus, sehingga lebih ramah lingkungan. Ini sesuai dengan Standar Nasional Indonesia yang ditetapkan untuk produk cat. Asian Paints turut menjaga kelestarian lingkungan dalam memproduksi cat. Cara mereka  dengan mengurangi konsumsi air tawar yang belum diproses, mengurangi limbah, dan meminimalisasi limbah berbahaya," katanya.

President Director of Asian Paints Indonesia, Rahul Bhatnagar mengakui perusahaan telah menjajal pasar dengan memasarkan produk pertama kali di Medan pada 2016. Produk ini diklaim mendapatkan sambutan positif dari konsumen sehingga distribusi cat ini diteruskan ke wilayah lain di Sumatra.

"Awalnya, kami kira akan berkembang dengan pelan, tetapi penjualan terus tumbuh dengan cepat di Indonesia. Kami lalu memutuskan untuk membuat pabrik," jelasnya.

Pabrik di Karawang akan memproduksi sebagian besar cat berbahan dasar air, sehingga ramah lingkungan. Perusahaan berniat untuk menggenjot produksi hingga 15 tahun mendatang. Pada tahap awal, perusahaan mematok produk sebesar 15.000 tahun per tahun. Setelah itu, kapasitas produksi akan ditambah menjadi 25.000 per tahun, dan ditargetkan mencapai 50.000 per tahun.

"Kami akan terus meningkatkan produksi hingga mencapai 100.000 ton per tahun dalam 10 tahun hingga 15 tahun ke depan," katanya.

Pabrik di Karawang berdiri di atas lahan seluas 5,5 hektare dan mempekerjakan lebih dari 100 orang. Sebagian besar pekerja adalah warga lokal.

Asian Paints merupakan perusahaan cat terbesar ketiga di Asia dan perusahaan multinasional terbesar ke-10 yang memulai bisnis sejak tahun 1942. Di seluruh dunia, perusahaan didukung oleh lebih dari 7.000 karyawan. (Gungde Ariwangsa)


Baca Juga

 

Internasional  -  Senin, 22 Januari 2018
PENGANGGURAN
Ciptakan Entrepreuner, Facebook Latih 65,000 Orang Perancis

Bisnisnews.id - Facebook mengatakan pada hari Senin 22 Januari bahwa mereka akan melatih 65.000 orang Prancis dalam keterampilan digital secara gratis, untuk membantu wanita dan pengangguran memulai bisnisnya dan bisa kembali . . .
Selengkapnya

 

Internasional  -  Senin, 22 Januari 2018
DEMONSTRASI
PBB : Anti Presiden, Enam Tewas Di Kongo

Bisnisnews.id - Enam orang tewas di Republik Demokratik Kongo pada hari Minggu 21 Januari, kata PBB, karena pihak berwenang melarang demonstrasi terhadap Presiden Joseph Kabila. Saksi mata mengatakan pasukan keamanan melepaskan . . .
Selengkapnya

 

Industri  -  Minggu, 21 Januari 2018
PROYEK CHANGI
Singapura Kenakan Pajak Tambahan Kepada Penumpang

Bisnisnews.id - Otoritas penerbangan sipil Singapura(CAAS)  berencana akan menaikan pajak 10 -15 dolar Singapura kepada para penumpang dari dan ke bandara Changi. Dana tambahan tersebut akan digunakan untuk membiayai perluasan . . .
Selengkapnya

 

Regulasi  -  Minggu, 21 Januari 2018
REGULASI
Sertifikasi Kapal Wajib Mencantumkan Bahasa Indonesia

Bisnisnews.id - Mulai 1 Februari 2018 Sertifikat Garis Muat Kapal berbendera Indonesia yang dikeluarkan Badan Klasifikasi Nasional maupun Asing, wajib mencantumkan format berbahasa Indonesia. Direktur Perkapalan dan Kepelautan . . .
Selengkapnya

 

Internasional  -  Minggu, 21 Januari 2018
MINYAK DUNIA
Arab Saudi Serukan Perpanjang Pemangkasan Produksi

Bisnisnews.id - Arab Saudi menyerukan hari Minggu 21 Januari untuk memperpanjang kerjasama antara produsen OPEC dan non-OPEC sampai lewat dari 2018. Seruan tersebut datang setelah harga minyak mencapai 70 dolar per barel berkat . . .
Selengkapnya