Rabu, 24 Januari 2018

Home Terbaru Terpopuler

Home/ Industri / Logistik / Berita

ANGKUTAN BARANG
Rabu, 10 Januari 2018 19:05 WIB

Janji Dirjen Hubdar, Kinerja Jembatan Timbang Dioptimalkan



Bisnisnews.id - Dirjen Perhubungan Darat Kemenhub Budi Setiyadi pastikan,  mulai Januari 2018, operasional jembatan timbang akan lebih dioptimalkan. Tidak boleh lagi ada angkutan barang yang melintas di di jalan raya, kapasitas muatan melebihi kekuatan jalan.

"Dampaknya adalah saat jalan dalam keadaan tidak baik, banyak truk yang mengalami patah as, tumpah muatan ke jalan, dan sebagainya,” tutur Dirjen Budi, disela-sela acara Launching dan Bedah Buku "Service Transformation Perjalanan Jasa Raharja Mencapai Service Excellence" di Jakarta (10/1/2018).

Dirjen Budi mengungkapkan pihaknya mendapat banyak kritik dan masukan pada saat pelaksanaan Angkutan Natal 2017 dan Tahun Baru 2018 yang lalu terkait banyaknya kendaraan angkutan barang yang overloading (kelebihan muatan) dan overdimensional (kelebihan dimensi) walaupun sudah diberlakukan pembatasan.

“Mungkin akan ada dampak resistensi, tapi kami akan coba sosialisasikan kepada setiap pemangku kepentingan,” ungkap Dirjen Budi.

Direktorat Jenderal Perhubungan Darat memiliki kewajiban untuk mewujudkan kendaraan yang berkeselamatan dalam rangka mendukung Rencana Umum Nasional Keselamatan (RUNK) Angkutan Jalan.

Industri transportasi di Indonesia berkembang dengan sangat pesat. Berbagai moda transportasi seperti pesawat udara dan kereta api terus melakukan pembenahan menyeluruh guna meningkatkan kualitas pelayanan yang dapat diberikan kepada pelanggan transportasi umum. Pembenahan juga akan dilakukan di bidang transportasi darat untuk mendapatkan kembali kepercayaan masyarakat dan meningkatkan jumlah penggunanya di masa mendatang.

' Terkait prasarana di bidang perhubungan darat, tahun 2018  kami akan melakukan optimalisasi 40 dari total 191 terminal yang di Indonesia,” ujar Dirjen Budi. “Akan dilakukan perubahan menyeluruh sehingga minimal tahun ini kami sudah punya terminal yang sekelas dengan bandara,” lanjutnya. (Adhitio)

Baca Juga

 

Nasional  -  Rabu, 24 Januari 2018
PILKADA
KPK dan Polri Akan Menangkap Pelaku Money Politic

Bisnisnews.id - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) bersama Polri siap menangkap kandidat yang maju Pilkada menggunakan praktik politik uang untuk mendapatkan dukungan suara. "Kalau Ada kandidat menawarkan uang dalam pemilihan . . .
Selengkapnya

 

Nasional  -  Rabu, 24 Januari 2018
KORUPSI
Penyidik KPK Terus Mendalami Kasus Dugaan Korupsi di Dinas PU Papua

Bisnisnews.id - Kasus dugaan korupsi pejabat Dinas PU Papua pada proyek pembangunan jalan Kemiri-Depapre sepanjang 24 km yanng telah menyeret dua tersangka DM dan MK terus didalami Penyidik Komisi pembertasan Korupsi (KPK). Sebanyak . . .
Selengkapnya

 

Metropolitan  -  Rabu, 24 Januari 2018
KEJAHATAN
Seorang Istri Menjual Suaminya Seharga Rp 500 Ribu

Bisnisnews.id - Peristiwa langka, wanita bernisisial VR, warga Jalan Tambak Wedi Baru, Surabaya Jawa Timur menjual suaminya kepada pria hidung belang senilai Rp 500 ribu dengan alasan ekonomi. Transaksi penjualan yang akhirnya . . .
Selengkapnya

 

Nasional  -  Rabu, 24 Januari 2018
BILATERAL
Menko Polhukam Lakukan Pertemuan Dengan Menhan AS

Bisnisnews.id - Menteri Pertahanan Amerika Serikat James Mattis lakukan pertemuan khusus dengan Menteri Koordinator Bidang Politik Hukum dan Keamanan (Menko Polhukam), Wiranto, di Kantor Kemenko Polhukam, Jakarta Pusat, Selasa . . .
Selengkapnya

 

Industri  -  Selasa, 23 Januari 2018
HUBUNGAN INDUSTRIAL
Dirjen Hubud Sikapi Kemelut Manajemen Garuda Vs APG dan Sekarga,

Bisnisnews.id - Dirjen Perhubungan Udara Kementerian Perhubungan Agus Santoso mengingatkan para operator penerbangan agar menyelesaikan beragam masalah yang ada di internal perusahaan asal tidak berdampak negatif terhadap keselamatan, . . .
Selengkapnya