Kamis, 24 Mei 2018

Home Terbaru Terpopuler

Home/ Industri / Penerbangan / Berita

IPO
Selasa, 23 Januari 2018 17:28 WIB

GMF AeroAsia Belum Menunjuk Investor Strategis


Ilustrasi bengkel perawatan pedawat GMF AeroAsia Cengkareng

Bisnisnews.id - Direktur Utama GMF AeroAsia Iwan Juniarto, menjelaskan, hingga saat ini belum menunjuk investor strategis. Proses pemilihan masih dilakukan dan akan dibahas  dalam Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB pada 6 Maret 2018 di kawasan GMF, Bandara Soekarno Hatta Cengkareng pukul 10.00 – 12.00 WIB.

 " Sebagai perusahaan MRO terbesar di Indonesia merupakan industri strategis yang saat ini sudah menjadi perusahaan terbuka sehingga keputusan manajemen harus memperhatikan aspek kehati-hatian, keterbukaan, dan senantiasa memperhatikan kepentingan stakeholders dan shareholders," kata  Iwan,  Selasa (23/1/2018).

Penegasan itu disampaikan menyusul beredarnya isu yang menyebutkan bahwa GMF sudah menunjuk investor strategis untuk memiliki sahamnya.

Iwan mengatakan, pemilihan investor strategis tetap harus mengikuti proses dan prosedur yang sesuai dengan prinsip dari tata pengeolaan perusahaan yang baik atau Good Corporate Governance.

“GMF mengharapkan perusahaan yang akan menjadi investor strategis tidak hanya mendukung dalam bentuk dana investasi, namun juga bisa melakukan transfer knowledge untuk menambah kapabilitas, membawa pasar dan dapat meningkatkan brand dari GMF,” kata Iwan.

Pemilihan investor strategis  dilakukan
sebagai tindak lanjut pelaksanaan IPO pada Oktober 2017 lalu di mana GMF telah melepas 10 persen saham ke publik.  Sesuai isi prospektus GMF juga akan melepas saham barunya kepada Investor Strategis.

Pemilihan Investor Strategis sudah mulai dilakukan sejak kuartal keempat tahun 2017 lalu dan dibantu oleh BNP Paribas sebagai Financial Advisor yang ditunjuk.

“Saat ini sedang dalam proses due diligence kepada beberapa calon investor strategis yang menjadi kandidat dan sebaliknya. Proses pemilihan ini ditargetkan  akan selesai diakhir kuartal pertama 2018 atau awal kuartal kedua 2018 setelah seluruh proses dilalui,” tandas Iwan.

Iwan  dalam pernyataannya juga mengatakan  dalam pemilihan Investor Strategis tersebut, selain memilih perusahaan yang memberikan penawaran terbaik, GMF juga mengharapkan adanya nilai tambah lain yang akan menguntungkan kedua belah pihak. (Adhitio)

Baca Juga

 

Industri  -  Rabu, 23 Mei 2018
SINERGI BUMN
AP II dan AirNav Indonesia Tandatangani Kerjasama Jasa Kebandarudaraan

Bisnisnews.id - PT Angkasa Pura II (Persero) agau AP II bersinergi dengan Perum Lembaga Penyelenggara Pelayanan Navigasi Penerbangan Indonesia (LPPNPI) atau AirNav Indonesia yang ditandai dengan penandatanganan Memorandum of Understanding . . .
Selengkapnya

 

Info Pasar  -  Rabu, 23 Mei 2018
PERDAGANGAN
harga Minyak Mentah Menurun

Bisnisnews.id - Harga minyak AS melemah pada akhir perdagangan Selasa (Rabu pagi WIB), setelah mencapai tingkat tertinggi dalam lebih dari tiga tahun di sesi sebelumnya. Patokan AS, minyak mentah West Texas Intermediate (WTI) . . .
Selengkapnya

 

Industri  -  Rabu, 23 Mei 2018
NAVIGASI
Bandara Kertajati Majalengka Siap Melayani Angkutan Haji

Bisnisnews.id - Sisi udara Bandara Internasional Jawa Barat di Kertajati Majalengka siap operasi. Dalam jangka pendek yang akan dilayani ialah angkutan mudik lebaran dan pelayanan haji 2018. Direktur Utama AirNav Indonesia Novie . . .
Selengkapnya

 

Arena  -  Rabu, 23 Mei 2018
MASTER
Games yang Melahirkan Seorang Utut Adianto

Bisnisnews.id – Buku pecatur legendaris Amerika Serikat, Bobby Fischer, yang berjudul My 60 Memorable Games ternyata memiliki sejarah dan cerita panjang yang melahirkan seorang atlet catur kebanggaaan Indonesia Utut Adianto.    Ada . . .
Selengkapnya

 

Arena  -  Rabu, 23 Mei 2018
BOLA
Evan Dimas Berharap Kontrak Luis Milla Diperpanjang

Bisnisnews.id – Pemain timnas Indonesia U-23 Evan Dimas Darmono menjelaskan bahwa dirinya sangat mendukung Luis Milla Aspas terkait perpanjangan kontrak dirinya oleh PSSI. Seperti diketahui kontrak Milla akan habis setelah . . .
Selengkapnya