Minggu, 20 Mei 2018

Home Terbaru Terpopuler

Home/ Nasional / Berita

PENGHARGAAN
Senin, 12 Februari 2018 09:41 WIB

Sri Mulyani Dinobatkan Sebagai Menteri Terbaik



Bisnisnews.id -  Pemimpin Dubai, Sheikh Mohammad bin Rashid Al Maktoum menyerahkan penghargaan  sebagai Menteri Terbaik di Dunia (Best Minister in the World award) dalam acara World Government Summit yang berlangsung di Dubai, Uni Emirat Arab.

Kepala Biro Komunikasi dan Layanan Informasi Kementerian Keuangan Nurfransa Wira Sakti dalam pernyataan yang diterima di Jakarta, Minggu, menyampaikan penghargaan ini diserahkan oleh pemimpin Dubai, Sheikh Mohammad bin Rashid Al Maktoum.

Penghargaan Menteri Terbaik merupakan penghargaan global yang diberikan oleh forum tahunan ini kepada satu orang menteri dari semua negara di dunia setiap tahunnya.

Proses seleksi dari penghargaan yang mulai diberikan sejak 2016 ini dan penentuan pemenang dilakukan oleh lembaga independen Ernst & Young.

Dalam sambutannya, Sri Mulyani menyampaikan apresiasi setelah menjadi penerima pertama penghargaan ini dari Asia. Penghargaan ini, lanjut dia, merupakan pengakuan kerja kolektif pemerintah, dalam bidang ekonomi.

Sri Mulyani juga mendedikasikan penghargaan tersebut kepada 257 juta rakyat Indonesia dan 78.164 jajaran Kementerian Keuangan yang bekerja keras untuk mengelola keuangan negara dengan integritas dan komitmen tinggi guna kesejahteraan rakyat yang merata dan berkeadilan.

Selama ini, upaya reformasi kebijakan telah dicanangkan di Kementerian Keuangan, untuk mendorong kebijakan fiskal menuju pembangunan yang inklusif dan berkelanjutan. Reformasi birokasi ini juga sudah membuahkan banyak hasil.

World Government Summit melibatkan segenap pemimpin pemerintahan dari seluruh dunia dalam suatu forum dialog global tentang proses pemerintahan dan kebijakan publik serta kaitannya dengan teknologi, inovasi dan topik lain.

Forum tahunan ini menjadi ajang pertukaran pengalaman dan pengetahuan antara pejabat pemerintah, penentu kebijakan, pakar dan pimpinan sektor swasta untuk melihat tren masa depan dan implikasi bagi kemanusiaan.

World Government Summit yang bertujuan untuk memperbaiki kehidupan penduduk dunia ini dihadiri oleh lebih dari 4000 peserta dan 90 pembicara dari 150 negara dan lembaga internasional.

Melalui dukungan Sheikh Mohammad bin Rashid Al Maktoum, World Government Summit dimulai oleh sekelompok ahli dari berbagai bidang sebagai upaya untuk membawa segenap pemimpin pemerintahan, dunia usaha, dan masyarakat sipil dalam satu forum bersama. (Adhitio

Baca Juga

 

Arena  -  Minggu, 20 Mei 2018
INAPGOC
Asian Para Games 2018 Berjalan Aman

Bisnisnews.id – Menteri Pemuda dan Olahraga Imam Nahrawi mengingatkan Ketua Umum Panitia Nasional Indonesia Asian Para Games Organizing Committee (INAPGOC),  Raja Sapta  Oktohari  terkait persiapan keamanan . . .
Selengkapnya

 

Industri  -  Minggu, 20 Mei 2018
KESELAMATAN PENERBANGAN
Runway Bandara Juanda Surabaya Amblas , puluhan Penerbangan Terganggu

Bisnisnews.id - Maskapai Lion Air mengumumkan, pelayanan penerbangan dari bandara Juanda Surabaya kembali normal setelah fasilitas landas pacu (runway) dinyatakan aman (safety) untuk proses lepas landas (take off) dan mendarat . . .
Selengkapnya

 

Arena  -  Minggu, 20 Mei 2018
ASIAN PARA GAMES 2018
Menpora Apresiasi Kerja Keras INAPGOC

Bisnisnews.id – Menteri Pemuda dan Olahraga Imam Nahrawi memberikan apresiasi kepada Panitia Nasional Indonesia Asian Para Games Organizing Committee (INAPGOC). yang sejak tahun lalu telah menunjukan progress yang menggembirakan. . . .
Selengkapnya

 

Internasional  -  Sabtu, 19 Mei 2018
RESOLUSI PBB
AS dan Australia Menolak Penyelidikan Kejahatam Perang Israel Terhadap Palestina

Bisnisnews.id  -  Amerika Serikat  dan Australia menolak dlakukannya resolusi untuk mengirim tim investigasi  menyelididki pelanggaran yang dilakukan Israel di Palestina, khusunya Jalur Gaza. Rapat Dewan Khusus . . .
Selengkapnya

 

Internasional  -  Sabtu, 19 Mei 2018
SIDANG OKI
Wapres Jusuf Kalla Desak Hamas dan Fatah Bersatu dan Kompak

Bisnisnews.id - Wakil Presiden Jusuf Kalla meminta Hamas dan Fatah bersatu dan mennyelesaikan konflik internal. Dengaan demikian, dukungan negara-negara Organisasi Kerjasama Islam (OKI) secara diplomatis akan semakin memperkuat . . .
Selengkapnya