Sabtu, 21 April 2018

Home Terbaru Terpopuler

Home/ Regulasi / Berita

KESELAMATAN PENERBANGAN
Kamis, 29 Maret 2018 14:31 WIB

Pemerintah Segera Terbitkan Pengaturan Balon Udara


Dirjen Perhubungan Udara Agus Santoso. (Foto:Dok BN)

Bisnisnews.id - Direktorat Jenderal Perhubungan Udara Kementerian Perhubungan  akan menerbitkan peraturan kegiatan pelepasan balon udara oleh anggota masyarakat.


Peraturan itu diterbitkan agar balon udara yang dilepaskan ke angkasa tersebut tidak mengganggu keselamatan penerbangan. Karena setiap pesta tahunan lebaran selalu ada berita terganggunya penerbangan akibat banyak balon udara yang dilepas tanpa kendali menembus level cruise altitude (ketinggian jelajah pesawat terbang) .

Dirjen Perhubungan Udara Agus Santoso,  memgatakan, ruang lingkup pengaturan tersebut meliputi definisi balon udara, ketentuan tentang balon udara yang ditambatkan untuk kegiatan budaya masyarakat.

Termasuk pengaturan batasan ukuran balon udara, batasan area pengoperasian balon udara; peralatan pelengkap untuk pengoperasian balon udara; pelaporan apabila balon udara terlepas; dan lokasi penambatan balon udara.

Draft peraturan itu kini tengah dilakukan rapat  uji adaptasi masyarakat terhadap pelaksanaan peraturan. Seperti   di Semarang dengan mengundang kepala dinas perhubungan Provinsi Jawa Tengah dan Jawa Timur serta kepala dinas perhubungan beberapa kabupaten, beberapa GM bandar udara dan AirNav Indonesia serta masyarakat terkait.

"Dalam beberapa kejadian, balon udara berdimensi besar tetap mampu mengangkasa hingga di ketinggian jelajah terbang pesawat. Hal ini tentu sangat membahayakan penerbangan pesawat tersebut. Oleh karena itu kami akan mengatur agar tidak mengganggu keselamatan penerbangan dan di sisi lain masyarakat juga bisa tetap melakukan kegiatan tradisinya dengan baik dan meriah," tutur Agus, Kamis (29/3/2018) di Jakarta.

Di beberapa daerah, pelepasan balon udara memang merupakan tradisi dalam memperingati hari raya Idul Fitri (Lebaran), peringatan Kemerdekaan RI, hari jadi Kabupaten / Kota atau panen raya hasil pertanian.

Pada perayaan Lebaran tahun 2017 lalu ditemukan banyak kejadian balon udara dengan ukuran cukup besar mengangkasa pada ketinggian di atas 7,5 Km (25.000 kaki) yang dilaporkan oleh pilot. Sebelumnya, pada tahun 2013 ada 3 laporan di bulan Agustus di mana posisi balon udara berada pada cruising level FL360-430.

Menurut catatan, tahun 2014 juga ada 6 laporan di bulan Juli – Agustus  dimana posisi balon udara berada pada FL150 – F370. Pada tahun 2015  ada 4 laporan di bulan Juli, posisi balon udara berada pada _cruising level_ FL330-410. Pada tahun 2016 ada 1 laporan di bulan Juli dengan posisi balon udara berada pada FL180 dan hanya berjarak sekitar 10 meter dari sayap pesawat.

Sejak tahun 2017 sebenarnya telah diadakan penertiban baik  dari penggalakan instruksi wajib lapor sampai gencarnya sosialisasi larangan dan ancaman hukum bagi yang melanggar. Pada tahun 2017 itu tercatat 78 laporan pada periode Lebaran. Beberapa pihak pengganggu telah diproses secara hukum namun terlihat belum jera.

Menurut Agus, balon-balon tersebut berpotensi menimbulkan kecelakaan pesawat udara atau tersedot oleh mesin pesawat udara. Kalau balon itu masuk ke dalam mesin pesawat, mesin bisa kehilangan gaya tarik kedepan ( thrust ), terbakar atau meledak. Kalau menyangkut di area sayap, ekor atau flight control ( elevator, rudder, aileron ), pesawat akan susah dikendalikan atau kehilangan kendali. Kalau menutupi pitot tube / hole, maka informasi ketinggian dan kecepatan pada pesawat tidak akurat. Sedangkan kalau balon sampai menutupi bagian depan pandangan pilot, maka pilot akan kesulitan mendapatkan visual guidance dalam pendaratan.

Agus menyatakan pihaknya sudah melakukan mitigasi operasional dengan menerbitkan Notam sebagai peringatan bagi pilot.

Di samping itu, Pemerintah juga melakukan upaya pencegahan dengan sosialisasi dan mitigasi pada masyarakat. Di antaranya dengan menerbitkan Surat Pembatasan dan himbauan; Sosialisasi  dan forum diskusi bahaya penerbangan balon udara. (Syam S)

Baca Juga

 

Industri  -  Jumat, 20 April 2018
BOLA
Wenger Akhirnya Tinggalkan Kursi Kepelatihan Arsenal

Bisnisnews.id – Pelatih berkebangsaan Perancis Arsene Wenger akhirnya memutuskan untuk mengakhiri karir panjangnya bersama Arsenal saat musim 2017/2018 resmi ditutup.   Sebelumnya para fans The Gunners memang sudah . . .
Selengkapnya

 

Metropolitan  -  Jumat, 20 April 2018
DESTINASI WISATA
Pelabuhan Heritage Sunda Kelapa Kini Menjadi Pangkalan Pasir

Bisnisnews.id -  Sunda Kelapa sebagai pelabuhan warisan budaya (heritage) yang diusung Gubernur DKI Jakarta Anies Bawedan sebagai daerah kunjungan wisatawan banyak dikeluhkan masyarakat. Kondisinya menjadi tidak terawat dan . . .
Selengkapnya

 

Arena  -  Jumat, 20 April 2018
ASIAN GAMES
Delegasi China Taipei Apresiasi Kerja Keras INASGOC

Bisnisnews.id – National Olympic Committee (NOC) China Taipei melakukan kunjungan ke Indoensia selama lima hari terhitung dari tanggal 15-20 April. Hal tersebut guna melihat persiapan Kota Jakarta dan Palembang selaku tuan . . .
Selengkapnya

 

Arena  -  Jumat, 20 April 2018
MUNASLUB
KONI Tentukan Tuan Rumah PON 2024

Bisnisnews.id – Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Pusat akan menyelenggarakan Musyawarah Olahraga Nasional Luar Biasa (Musornaslub) yang di laksanakan pada tanggal 24-25 April 2018 di Hotek Bidakara, Jakarta.   Adapun . . .
Selengkapnya

 

Arena  -  Jumat, 20 April 2018
ATLET
10 Pesenam Indonesia Siap Turun di JAGAC 2018

Bisnisnews.id – Sebagai tuan rumah Junior Artistic Gymanstic Asian Championship 2018 (JAGAC) yang diselenggarakan pada 25-26 April 2018 mendatang. Indonesia tentu bersungguh-sungguh untuk dapat meraih hasil maksimal. Dalam . . .
Selengkapnya