Senin, 18 Juni 2018

Home Terbaru Terpopuler

Home/ Industri / Penerbangan / Berita

HUBUNGAN INDUSTRIAL
Selasa, 05 Juni 2018 00:01 WIB

Luhut: Pengurus APG Sudah Janji Tidak Ada Mogok Kerja Saat Mudik Lebaran


Menko Maritim Luhut Binsar Panjaitan
Bisnisnews.id - Menteri Koordinator bidang Kemaritman Luhut Binsar Panjaitan mengatakan, Assosiasi Pilot Garuda (APG) maupun Serikat Pekerja Garuda Indonesia (Sekarga) tidak akan melakukan mogok kerja pada saat musim mudik lebaran.
 
Kata Luhut, ketika para pengurus APG datang menemui dirinya dan menyampaikan keluhan terkait tuntutannya yang tidak direspon oleh Menneg BUMN terkait  perombakan susunan direksi.
 
Kata Luhut, semua keluhan APG maupun Sekarga akan diteruskan ke Menneg BUMN serta direksi Garuda Indonesia, asalkan tidak melakukan aksi mogok kerja pada waktu mudik lebaran. Karena ada kesepakatan itu, kata Luhut, semua keluhan APG maupun Sekarga, langsung disampaikan bahkan dikatakan saat itu langsung disambungkannya melalui telepon. 
 
"Mereka datang menemui saya, menyampaikan keluhannya, pada saat itu saya katakan, akan saya sampaikan keluhan itu asal berjanji untuk tidak melakukan mogok kerja pada saat mudik lebaran. Mereka sepakat dan langsung kita sambungkan, itu saja," kata Luhut, Senin (4/6/2018) di Jakarta, terkait upaya mediasi pilot Garuda Indonesia dengan Menneg BUMN dan direksi Garuda Indonesia.
 
Hal itu juga diakui Ketua APG Capt.Bintang Hardiono. Dikatakan, tidak ada mogok kerja pilot pada saat mudik lebaran.
 
Kendati demikian, Bintang mengakui, pihaknya telah menyampaikan tuntutan, agar pemerintah (Menneg BUMN) melakukan perombakan direksi Garuda Indonesia. Selain terlalu gemuk juga diisi oleh orang-orang yang kurang memahami bisnis penerbangan.
 
Menurutnya, pihaknya memberikan batas waktu kepada pemerintah selama 30 hari kerja, dimulai 2 Mei 2018 saat tuntutan itu disampaikan. Dalam hitungan hari kerja, menurut Bintang sampai 19 Juni 2018.
 
Dikatakan, sampai batas waktu 30 hari nanti, bila pemerintah juga tidak melakukan perombakan dan pembenahan di Garuda sesuai tuntutannya, akan dibicarakan kembali. Menurutnya, tuntutan utamanya bukan mogok kerja, melainkan meminta pemerintah memenuhi melakukan perombakan direksi Garuda Indonesia yang dinilainya sangat gemuk. 
 
Tambunnya direksi itu, kata dia hanya membuat kinerja perseroan semakin terpuruk dan menyebabkan rusaknya sistem dan keuangan perusahaan. Selain itu, gagalnya perubahan sistem penjadwalan crew yang saat itu menjadi penyebab pembatalan dan penundaan sejumlah penerbangan. 
 
Aturan lainnya yang juga harus segera dibenahi dan mengembalikan pada peraturan sebelumnya. yaitu soal pengurangan jumlah awak kabin. Misalnya, sekarang ini hanya terdapat lima awak kabin untuk melayani penumpang. Bahkan, beberapa penerbangan pada pesawat 737-800 hanya diberikan empat awak kabin. Padahal, standarnya harus terdapat enam awak kabin di setiap pesawat Boeing 737-800 agar dapat memberikan layanan standar airlines bintang lima dan memenuhi standar safety. (Ari)

Baca Juga

 

Arena  -  Senin, 18 Juni 2018
BOLA
Mexico Sukses Patahkan Rekor Jerman

Bisninews.id - Menyandang status sebagai sang juara bertahan Piala Dunia 2014. Tim Panser Jerman harus mengakui kekuatan Meksiko dalam laga perdana mereka di Grup F Piala Dunia 2018 Russia, Minggu (17/6/2018).   Timnas Jerman . . .
Selengkapnya

 

Nasional  -  Senin, 18 Juni 2018
ANGKUTAN LEBARAN
Puncak Arus Balik di Penyeberangan Terjadi Pada 19 dan 20 Juni 2018

Bisnisnews.id - Arus balik pemudik lebaran 2018 melalui sejumlah titik penyeberangan terjadi Minggu H+2 dan puncaknya pada Selasa (19/6/2018) dan Rabu, (20/6/2018). Corporate Secretary PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) Imelda . . .
Selengkapnya

 

Nasional  -  Senin, 18 Juni 2018
ANGKUTAN LEBARAN
Arus Balik Mudik Lebaran Mulai Terjadi Pada H+3

Bisnisnews.id - Arus balik lebaran mulai terjadi malam ini atau H+2 dan Senin H+3. Kepadatan lalulintas diperkirakan terjadi di sepanjang ruas Tol Cipali hingga Cikampek menuju Jakarta. Customer & Employee Relations Manager . . .
Selengkapnya

 

Industri  -  Minggu, 17 Juni 2018
PENYEBERANGAN
KSOP Muara Angke Diperintahkan Perhatikan Kapasitas Angkut Kapal

Bisnisnews.id - Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi memerintahkan, Kepala Kantor Syahbandar dan otoritas pelabuhan (KSOP) Muara Angke memperhatikan kapal penumpag agar tidak melebihi kapasitas angkut (over). "Hari ini saya memastikan . . .
Selengkapnya

 

Nasional  -  Minggu, 17 Juni 2018
ANGKUTAN LEBARAN
Stasiun Senen Masih Dipadati Pemudik, Menhub Budi Berjongkok Saat Berdialog Dengan Penumpang

Bisnisnews.id - Stasiun Kereta Api Pasar Senen Jakarta Pusat sampai H+1 Lebaran 2018 masih dipadati para pemudik yang akan ke kampung halamannya. Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi yang berkunjung ke stasiun itu langsung . . .
Selengkapnya