Senin, 25 September 2017

Home Terbaru Terpopuler

Home/ Industri / Pariwisata / Berita

KERJASAMA PARIWISATA
Jumat, 27 Januari 2017 21:32 WIB

Belarus Bebaskan Visa Bagi Wisatawan Indonesia


Republik Belarus atau Belarusia adalah sebuah negara di Eropa Timur dengan ibu kota Minsk. Negara ini secara administratif terbagi menjadi 6 provinsi (voblast) dan sebuah kota khusus.

Bisnisnews.id - Wisatawan Indonesia dapat visa gratis saat mengunjungi Republik Belarus mulai pada tanggal 12 Februari 2017.

Vladimir Lopato-Zagorsky, Duta Besar Republik Belarus untuk Indonesia mengatakan pengunjung dari Indonesia diperbolehkan untuk tinggal di negara itu selama lima hari berturut-turut.

"Tinggal lima hari memang menimbulkan pertanyaan, tetapi merupakan langkah awal yang sangat baik," kata Duta Besar Vladimir di Kedutaan Besar Republik Belarus di Jakarta kemarin.

Pengunjung dari Indonesia diperbolehkan untuk tinggal di Belarus selama 90 hari dalam setahun tanpa memerlukan visa kunjungan. Namun tidak diperbolehkan untuk tinggal selama lebih dari lima hari berturut-turut.

Wisatawan yang ingin mengunjungi dan tinggal di Belarus selama lebih dari lima hari dapat keluar lebih dulu dan mengunjungi Kiev, ibu kota Ukraina, atau ke Moskow, ibu kota Rusia.

" Kami juga menyediakan layanan visa kedatangan di Bandara Internasional Minsk. Visa kedatangan ini boleh tinggal selama 30 hari, " kata Vladimir.

Sementara itu, dokumen yang diperlukan untuk memasuki Belarus dengan visa gratis termasuk paspor, minimal 25 Euro  per hari saat tinggal di Belarus, serta asuransi kesehatan yang berlaku di Republik Belarus dengan kompensasi tunai minimal 10 ribu euro.

Sebaliknya, menurut keputusan dari Pemerintah Republik Indonesia, warga negara Republik Belarus juga bebas visa masuk ke Indonesia untuk kunjungan jangka pendek sampai 30 hari. (marloft)


Baca Juga

 

Internasional  -  Senin, 25 September 2017
TRAGEDI KEMANUSIAAN
Memberi Makan Ribuan Pengungsi,  Bangladesh Berharap Bantuan Internasional

Bisnisnews.id-Komisaris Tinggi PBB untuk Pengungsi, Filippo Grandi mengatakan, saat ini Bangladesh sangat membutuhkan bantuan internasional, untuk memberi makan dan melindungi 436.000 orang Rohingya yang telah meninggalkan Myanmar . . .
Selengkapnya

 

Nasional  -  Minggu, 24 September 2017
AIRNAV INDONESIA
Gunung Agung Status AWAS, Sejumlah Penerbangan ke Bali Akan Dialihkan 

Bisnisnews.id-Perum Lembaga Penyelenggara Pelayanan Navigasi Penerbangan Indonesia (Airnav Indonesia) akan mengalihkan sejumlah rute penerbangan tujuan bandara I Gusti Ngurahrai Bali ke sejumlah bandara, menyusul ancaman letusan . . .
Selengkapnya

 

Opini  -  Minggu, 24 September 2017
Nobar Pertandingan  KPK Vs DPR,  Makin Tegang ....

Oleh: Baba Makmun Penulis adalah wartawan senior, tinggal di kawasan Pejaten Timur Jaksel. Bisnisnews.id-Ibarat tengah nonton bareng (nobar) pertandingan sepakbola, 'duel' Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) lawan Komisi Pemberantasan . . .
Selengkapnya

 

Nasional  -  Minggu, 24 September 2017
SATWA LANGKA
Tiongkok  Pinjamkan  Giant Panda ke  Indonesia Untuk Dikembangbiakan

Bisnisnews.id-Tiongkok pinjamkan sepasang satwa Giant Panda kepada pemerintah Indonesia untuk dikembangbiakan di Taman Safari Indonesia. Giant Panda merupakan salah satu satwa kategori Appendix I CITES yang merupakan satwa endemik . . .
Selengkapnya

 

Internasional  -  Minggu, 24 September 2017
TES RUDAL
AS Tuduh Iran Dan Korut Kerjasama Kembangkan Nuklir

Bisnisnews.id - Presiden Trump menuduh Iran berkolaborasi dengan Korea Utara untuk memperkuat teknologi rudal mereka dalam tweet-nya pada Sabtu 23 Agustus, mengkritik kesepakatan nuklir 2015 antara AS, Iran dan lima negara kuat . . .
Selengkapnya