Minggu, 17 Desember 2017

Home Terbaru Terpopuler

Home/ Internasional / / Berita

REFERENDUM
Minggu, 16 April 2017 14:42 WIB

Rakyat Turki,  Ya Atau Tidak Untuk Kekuasaan Absolut Erdogan 


Kekuasaan Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan akan diperluas atau tidak ditentukan dalam referendum Minggu.

Bisnisnews.id - Masa depan demokrasi Turki ditentukan Minggu (16/4/2017) ini. Rakyat Turki akan menentukan apakah setuju atau tidak memperluas kekuasaan Presiden Recep Tayyip Erdogan.

Pilihan itu ditentukan dalam referendum yang dihelat pagi ini untuk mengubah sistem pemerintahan yang berlaku di negara tersebut, apakah tetap pada sistem presidensial parlementer atau berganti menjadi presidensial absolut.

Referendum bersejarah ini akan menentukan apakah Presiden Recep Tayyip Erdogan mampu menggantikan sistem parlementer dengan sistem presidensial eksekutif dalam pemerintahan Turki.

Pendukung referendum mengatakan, perubahan konstitusi akan merampingkan dan memodernisasi negara. Akan tetapi, penentang referendum mengaku khawatir jika perubahan konstitusi bisa menyebabkan otoritarianisme yang lebih besar

Suara "ya" dalam referendum bisa membuat Erdogan tetap berkuasa di Turki hingga 2029. Erdogan juga akan mendapatkan kekuatan lebih besar untuk menunjuk menteri kabinet, memilih hakim senior, dan membubarkan parlemen. Sebanyak 55 juta orang berhak memilih di 167 ribu TPS yang tersebar di seluruh wilayah. Hasil referendum diharapkan dapat diumumkan Minggu malam.

Erdogan mengatakan, perubahan konstitusi diperlukan untuk mengatasi tantangan keamanan yang dihadapi oleh Turki. Perubahan juga perlu untuk menghapuskan pengaruh koalisi pemerintahan yang rapuh di masa lalu.

Dalam kampanye terakhirnya di distrik Tuzla, ibu kota Istanbul, Erdogan mengatakan kepada pendukungnya bahwa konstitusi baru akan memberikan stabilitas yang diperlukan negara untuk tumbuh dan berkembang. "Turki bisa melompat ke masa depan," kata Erdogan, dikutip BBC.

Erdogan terpilih menjadi Presiden Turki pada 2014, setelah lebih dari satu dekade menjabat sebagai perdana menteri. Referendum kali ini akan menghapuskan jabatan perdana menteri, yang memungkinkan presiden untuk mengatur semua birokrasi negara di bawah kekuasaannya.

Kemal Kilicdaroglu, pemimpin oposisi utama Partai Rakyat Republik (CHP), mengatakan suara "ya" dalam referendum akan membahayakan negara. "Kami seperti sedang menempatkan 80 juta orang ke dalam bus tanpa rem. Kami tidak tahu kemana bus akan menuju," kata dia.

Rancangan konsitusi baru menyatakan bahwa pemilihan presiden dan parlemen akan diselenggarakan pada 3 November 2019. Presiden dapat menjabat selama lima tahun, untuk maksimal dua periode. (Gungde Ariwangsa)

Baca Juga

 

Arena  -  Sabtu, 16 Desember 2017
TENIS
Anthony Susanto Raih Dua Kemenangan Penting

Bisnisnews.id - Petenis Jawa Timur, Anthony Susanto (20 tahun) menorehkan dua kemenangan penting di hari kedua Seleknas Piala Davis, Sabtu (16/12/2017). Peraih tiga medali emas PON 2016 itu menang atas dua rival beratnya, Arief . . .
Selengkapnya

 

Arena  -  Sabtu, 16 Desember 2017
SEPAKBOLA
Tim Pelajar U-16 Tahan Imbang Timnas Timor Leste U-16

Bisnisnews.id - Tim Pelajar Indonesia  U-16 mengakhiri tur uji cobanya di Nusa Tenggara Timur (NTT).  Pada laga terakhir di Lapangan Bintang Timur Academy, Kabupaten Belu, Atambua, dalam rangka pertandingan sepakbola . . .
Selengkapnya

 

Arena  -  Sabtu, 16 Desember 2017
TEST EVENT
CIMB Niaga Indonesia Open Aquatik 2017 Resmi Berakhir

Bisnisnews.id - Cimb Niaga Indonesia Open Aquatik Championship 2017 sekaligus menjadi ajang test event Persatuan Renang Seluruh Indonesia (PRSI) secara resmi telah usai. Memperlombakan empat cabang olahraga yaitu, renang, polo . . .
Selengkapnya

 

Arena  -  Sabtu, 16 Desember 2017
ASIAN PARA GAMES 2018
Promosi Internasional Asian Para Games 2018 Di Atambua

Bisnisnews.id - Panitia penyelenggara Asian Para Games 2018 (INAPGOC) terus mensosialisasikan pesta olahraga empat tahunan negara-negara se-Asia bagi atlet penyandang disabilitas yang akan berlangsung di Jakarta pada 6 hingga . . .
Selengkapnya

 

Arena  -  Sabtu, 16 Desember 2017
RENANG
Raih Poin Tertinggi, Millenium Aquatic Jakarta Terbaik di Indonesia Open Aquatic Championship 2017

Bisnisnews.id - Klub Millenium Aquatic Jakarta meraih gelar tim terbaik pada Test Event Road To Asian Games 2018 bertajuk CIMB Niaga Indonesia Open Aquatic Championship 2017 yang berakhir di New Aquatic Stadium GBK Jakarta, Jumat . . .
Selengkapnya