Kamis, 23 November 2017

Home Terbaru Terpopuler

Home/ Regulasi / / Berita

HAK PENUMPANG
Selasa, 18 April 2017 09:06 WIB

Regulasi Baru Untuk Melindungi Penumpang Pesawat, Pasca Pengusiran


Inilah wajah salah seorang penumpang yang diusir paksa petugas penerbangan, dan telah menuai kecaman internasional. (Copyright@Twitter)

Bisnisnews.id-Menyusul kasus pengusiran penumpang dari kursi pesawat milik United Airlines, pekan lalu, seorang anggota DPRD Illinois mengajukan rancangan undang-undang perlindungan. salah satu isinya ialah, larangan petugas negara bagian atau pemerintah daerah mengusir penumpang pesawat.

Regulasi yang bakal melindungi para penumpang pesawat itu, bernama Airline Passenger Protection Act yang disponsori anggota DPRD asal Partai Republik, Peter Breen, itu diajukan setelah Dr. David Dao (69) ditarik leluar dari sebuah pesawat United Airlines di Bandara Internasional O'Hare, Chicago, demi memberikan tempat kepada empat awak pesawat.

Sikap tidak sopan dan diskriminatif airlines terhadap penumpang yang bernama Dao itu sudah keterlaluan dan menuai kecaman serta memicu kemarahan internasional. Pihak manajemen airlines didesak meminta maaf. Karena overbook (kelebihan pesanan) ini bukan kesalahan Do, tapi manajemen airlines itu sendiri.

Di bawah RUU Breen, penumpang tidak boleh dipindahkan dari pesawat kecuali si penumpang membahayakan dirinya sendiri atau orang lain dan jika ada gangguan serius dari penumpang.

"Maskapai komersial yang memindahkan pelanggan yang sudah sah menempati kursi pesawat tanpa sebab serius adalah melanggar perjanjian suci antara penumpang dan maskapai mereka," bunyi RUU itu, seperti dikutif Antara.

RUU itu juga melarang negara bagian Illinois berbisnis atau berinvestasi di maskapai komersial mana pun yang mempertahankan kebijakan memindahkan penumpang pesawat demi memberi tempat kepada karyawan dengan tiket gratis.

Dao yang saat itu tengah bepergian ke Louisville, Kentucky, pada 9 April, mengalami retak tulang hidung, gegar otak dan kehilangan dua gigi ketika dia ditarik paksa oleh para petugas Departemen Penerbangan Chicago untuk memberi ruang kepada empat karyawan maskapai itu.

PENJELASAN AIRLINES

Dilansir dari USA Today, Juru bicara United, Jonathan Guerin menjelaskan, 70 kursi penumpang di penerbagnan domestik United Express Fight 3411 pada  hari Minggu 9 April 2017 di Bandara O'hare, Chicago telah terisi penuh.

Namun pada menit terakhir menjelang pesawat akan terbang, empat kru United ini harus menumpang pesawat tersebut karena mereka harus segera bertugas ke Louisville. Oleh sebab itu pihak United dan juga Afiliasi regionalnya Republic Airlines yang mengoperasikan penerbangan tersebut telah memilih untuk menurunkan empat penumpang dari pesawat agar ke-empat kru United Airlines itu bisa ikut dalam pesawat tersebut.

Pada awalnya pihak United Airllines pun telah memberikan penawaran jika ada empat orang yang mau turun secara sukarela ini akan diberikan kompensasi uang berikut dengan penginapannya juga di hotel sebear 1.000 dolar AS. Namun pada saat itu tidak ada penumpang yang bersedia untuk menerima tawaran tersebut. Kru pun dengan terpaksa untuk menurunkan empat penumpang dari pesawat secara acak.

Guerin mengatakan bahwa pemilihan penumpang tersebut berdasarakn dari kombinasi kriteria yang telah disebutkan dalam kontrak pengangkutan United, termasuk juga mengenai Frequent fliler, jenis tiket, waktu check in dan juga implikasi penerbangan lanjutan yang lainnya. (Adhitio)


Baca Juga

 

Internasional  -  Rabu, 22 November 2017
KECELAKAAN
Delapan Selamat Setelah Pesawat AL AS Jatuh DI Laut Jepang

Bisnisnews.id - Tim penyelamat telah menyelamatkan delapan orang ke tempat yang aman di selatan Jepang setelah sebuah pesawat Angkatan Laut AS dengan 11 orang di kapal jatuh di Laut Filipina. Pasukan Jepang dan Amerika bergegas . . .
Selengkapnya

 

Internasional  -  Rabu, 22 November 2017
TERORIS
Pakistan Bebaskan Dalang Serangan Mumbai

Bisnisnews.id - Pengadilan Pakistan pada hari Rabu 22 November memerintahkan pembebasan salah satu dalang dugaan serangan Mumbai 2008 yang menewaskan lebih dari 160 orang, setelah berbulan-bulan AS menekan Islamabad atas dugaan . . .
Selengkapnya

 

Internasional  -  Rabu, 22 November 2017
ZIMBABWE
Mugabe Keluar, Buaya Pulang Ambil Alih

Bisnisnews.id - Wakil presiden Zimbabwe Emmerson Mnangagwa akan terbang pulang pada hari Rabu 22 November untuk mengambil alih kekuasaan setelah pengunduran diri Robert Mugabe yang mengakhiri masa pemerintahan 37 tahun yang otoriter. Dia . . .
Selengkapnya

 

Internasional  -  Rabu, 22 November 2017
SERBIA
Dipenjara Seumur Hidup, Penjagal Bosnia Dinyatakan Bersalah Atas Genosida

Bisnisnews.id - Juri PBB pada hari Rabu 22 November menghukum mantan komandan Serbia Bosnia, Ratko Mladic untuk menjalani hukuman penjara seumur hidup setelah menemukannya bersalah melakukan genosida dan kejahatan perang dalam . . .
Selengkapnya

 

Industri  -  Rabu, 22 November 2017
LIBANON
PM Hariri Tidak Jadi Undur Diri

Bisnisnews.id - Perdana Menteri Libanon Saad Hariri mengatakan pada hari Rabu 22 November bahwa dia menangguhkan pengunduran dirinya, sambil menunggu jalan keluar potensial dari sebuah krisis politik yang telah mengguncang negara . . .
Selengkapnya