HAK PENUMPANG
Regulasi Baru Untuk Melindungi Penumpang Pesawat, Pasca Pengusiran

Inilah wajah salah seorang penumpang yang diusir paksa petugas penerbangan, dan telah menuai kecaman internasional. (Copyright@Twitter)

Bisnisnews.id-Menyusul kasus pengusiran penumpang dari kursi pesawat milik United Airlines, pekan lalu, seorang anggota DPRD Illinois mengajukan rancangan undang-undang perlindungan. salah satu isinya ialah, larangan petugas negara bagian atau pemerintah daerah mengusir penumpang pesawat.

Regulasi yang bakal melindungi para penumpang pesawat itu, bernama Airline Passenger Protection Act yang disponsori anggota DPRD asal Partai Republik, Peter Breen, itu diajukan setelah Dr. David Dao (69) ditarik leluar dari sebuah pesawat United Airlines di Bandara Internasional O'Hare, Chicago, demi memberikan tempat kepada empat awak pesawat.

Sikap tidak sopan dan diskriminatif airlines terhadap penumpang yang bernama Dao itu sudah keterlaluan dan menuai kecaman serta memicu kemarahan internasional. Pihak manajemen airlines didesak meminta maaf. Karena overbook (kelebihan pesanan) ini bukan kesalahan Do, tapi manajemen airlines itu sendiri.

Di bawah RUU Breen, penumpang tidak boleh dipindahkan dari pesawat kecuali si penumpang membahayakan dirinya sendiri atau orang lain dan jika ada gangguan serius dari penumpang.

"Maskapai komersial yang memindahkan pelanggan yang sudah sah menempati kursi pesawat tanpa sebab serius adalah melanggar perjanjian suci antara penumpang dan maskapai mereka," bunyi RUU itu, seperti dikutif Antara.

RUU itu juga melarang negara bagian Illinois berbisnis atau berinvestasi di maskapai komersial mana pun yang mempertahankan kebijakan memindahkan penumpang pesawat demi memberi tempat kepada karyawan dengan tiket gratis.

Dao yang saat itu tengah bepergian ke Louisville, Kentucky, pada 9 April, mengalami retak tulang hidung, gegar otak dan kehilangan dua gigi ketika dia ditarik paksa oleh para petugas Departemen Penerbangan Chicago untuk memberi ruang kepada empat karyawan maskapai itu.

PENJELASAN AIRLINES

Dilansir dari USA Today, Juru bicara United, Jonathan Guerin menjelaskan, 70 kursi penumpang di penerbagnan domestik United Express Fight 3411 pada  hari Minggu 9 April 2017 di Bandara O'hare, Chicago telah terisi penuh.

Namun pada menit terakhir menjelang pesawat akan terbang, empat kru United ini harus menumpang pesawat tersebut karena mereka harus segera bertugas ke Louisville. Oleh sebab itu pihak United dan juga Afiliasi regionalnya Republic Airlines yang mengoperasikan penerbangan tersebut telah memilih untuk menurunkan empat penumpang dari pesawat agar ke-empat kru United Airlines itu bisa ikut dalam pesawat tersebut.

Pada awalnya pihak United Airllines pun telah memberikan penawaran jika ada empat orang yang mau turun secara sukarela ini akan diberikan kompensasi uang berikut dengan penginapannya juga di hotel sebear 1.000 dolar AS. Namun pada saat itu tidak ada penumpang yang bersedia untuk menerima tawaran tersebut. Kru pun dengan terpaksa untuk menurunkan empat penumpang dari pesawat secara acak.

Guerin mengatakan bahwa pemilihan penumpang tersebut berdasarakn dari kombinasi kriteria yang telah disebutkan dalam kontrak pengangkutan United, termasuk juga mengenai Frequent fliler, jenis tiket, waktu check in dan juga implikasi penerbangan lanjutan yang lainnya. (Adhitio)


 

0 COMMENTS

Leave a Comment

Masuk Dengan Sosial Media




Comments

Video +

Regulasi +