Rabu, 25 April 2018

Home Terbaru Terpopuler

Home/ Internasional / / Berita

PERTAHANAN KEAMANAN
Selasa, 18 April 2017 23:16 WIB

Penyebaran Marinir AS Di Darwin Bukan Ancaman Untuk Indonesia


Marinir AS di RAAF Basis Darwin (photo: Elise Derwin)

Bisnisnews.id - Indonesia tidak perlu takut akan penyebaran Marinir AS di Wilayah, demikian Komandan Angkatan Rotasi Kelautan Darwin mengatakan, Selasa 18 April 2017.

Letnan Kolonel Brian S. Middleton baru saja mendarat dengan 200 dari total 1,250 marinir AS yang akan membentuk gugus tugas keenam paling kompleks untuk dikerahkan di teritori.

Meski enggan mengomentari masalah ini, Middleton mengatakan ia menyadari komentar yang dibuat oleh kepala pasukan bersenjata Indonesia, Jenderal Gatot Nurmantyo pada bulan Januari yang mempertanyakan kehadiran marinir AS di Darwin.

Nurmantyo mengatakan ini sambil berpura-pura saat kunjungan ke Darwin, dimana ia menghabiskan 90 menit di pelabuhan untuk melihat fasilitas marinir AS.

"Saya melihat dua basis landing sudah dibangun. Meskipun Australia adalah negara kontinental, apa perlunya marinir itu?" katanya kepada media lokal di Indonesia.

Nurmantyo sebelumnya telah mengkritik Australia yang menjadi tuan rumah bagi marinir AS.

"Saya sadar komentarnya ... Indonesia tidak perlu takut dari penyebaran marinir AS di Darwin," katanya. "Aliansi AS dan Australia tetap kuat dan kita tahu mengapa kita di sini. Itu untuk Marinir AS dan Aussie Diggers berlatih dan beroperasi bersama satu sama lain."

Hal ini diyakini Nurmantyo memiliki ambisi politik dan Middleton sepakat bahwa komentar itu mungkin ditujukan untuk konsumsi lokal. Namun, ia tidak menyangkal ketika ditanya tentang penyebaran 1,250 marinir itu akan dimainkan jika ketegangan antara negaranya dan Korea Utara meningkat

"Kami siap untuk melawan dan menang malam ini," katanya. "Terlepas dari situasi, kapanpun Marinir AS siap untuk bertempur."

Ntnews.com memberitakan bahwa Middelton mengatakan pentingnya strategis penyebaran marinir AS di Darwin itu tercermin dari ukurannya.

"Unsur tempur penerbangan adalah penyebaran paling kuat kami ke Darwin," katanya.

"Akan ada 13 pesawat, empat tilt-rotor Ospreys, lima helikopter Super Cobra dan empat helikopter Huey."

Marinir itu berasal dari Batalyon 3, Resimen Marinir ke-4 Camp Pendleton, California.

Mereka akan berbasis di Robertson Barracks, RAAF Darwin dan Pembentukan Pertahanan Berrimah.

Angkatan Rotasi Kelautan Darwin adalah bentuk serangkaian latihan bersama, pelatihan dan pertukaran antara AS dan Angkatan Pertahanan Australia. (marloft)


Baca Juga

 

Nasional  -  Rabu, 25 April 2018
PERSAINGAN USAHA
AP II Hormati Putusan Majelis KPPU, Berikut Penjelasannya ....

Bisnisnews.id - PT Angkasa Pura II (AP II) menegaskan, pihaknya menghormati putusan Majelis Komisi Pengawas Persaingan Usaha (KPPU) Republik Indonesia, Selasa (24/4/2018), terkait dugaan praktik monopoli dalam Pelayanan Kargo . . .
Selengkapnya

 

Arena  -  Rabu, 25 April 2018
BILATERAL
Indonesia Jadi Tuan Rumah SOMY ke-9 2018

Bisnisnews.id –  Indonesia terpilih menjadi tuan rumah pertemuan ASEAN Senior Officials Meeting on Youth (SOMY) ke-9 pada 2-5 Mei 2018 di Hotel Grand Sahid, Jakarta.   Deputi Bidang Pengembangan Pemuda Kemenpora . . .
Selengkapnya

 

Nasional  -  Rabu, 25 April 2018
KPPU
AP II Kembali Tersandung Praktek Monopoli di Bandara Kualanamu, Denda Rp 6,5 Miliar

Bisnisnews.id - PT Angkasa Pura II (AP II) kembali tersandung jeratan hukum praktek monopoli layanan kargo udara di Bandara Internasional Kualanamu Deli Serdang Sumatera Utara, menyusul putusan Majelis Komisi Pengawas Persaingan . . .
Selengkapnya

 

Arena  -  Rabu, 25 April 2018
TINJU
Daud Kembali Masuk ke Jalur Perebutan Juara Dunia

Bisnisnews.id – Petinju kebanggan Indonesia Daud Yordan sukses menundukan petinju asal Rusia Pavel malikov di DIVS, Ekaterinburg, Minggu 22 April 2018. Atas kemenangan tersebut daud sukses meraih gelar juara kelas ringan . . .
Selengkapnya

 

Nasional  -  Rabu, 25 April 2018
PENGEBORAN MINYAK
Sumur Minyak Tradisional di Aceh Terbakar Puluhan Orang Jadi Korban

Bisnisnews.id   -  Pengeboran sumur minyak tradisional di Desa Pasir Putih, Kecamatan Ranto Peureulak, Kabupaten Aceh Timur, Propinsi Aceh, Rabu  (25/4/2018) dini hari,  terbakar. Puluhan orang menjadi . . .
Selengkapnya