Senin, 20 November 2017

Home Terbaru Terpopuler

Home/ Internasional / / Berita

KRISIS SEMENANJUNG KOREA
Rabu, 19 April 2017 03:01 WIB

Tantang Korut, Wapres AS Masuk Zona Penuh Ranjau


Wakil Presiden Amerika Serikat Mike Pence secara mendadak mengunjungi zona demiliterisasi (DMZ) Korea yang penuh ranjau

Bisnisnews.id - Wakil Presiden Amerika Serikat Mike Pence secara mendadak mengunjungi zona demiliterisasi (DMZ) Korea Selatan yang berbatasan langsung dengan Korea Utara, Senin (17/4/2017). Kunjungan untuk menggertak Korut bahwa AS tidak main-main untuk mengakhiri situasi panas di Semenanjung Korea akibat ulah Korut terus melakukan penembakan rudal nuklir.

Pence menyambangi DMZ yang sarat ranjau di Paju, Korea Selatan sebagai bagian dari tur di empat negara Asia, termasuk Indonesia. Kunjungan itu dilakukan sehari setelah rezim Kim Jong-un yang berkuasa di Korut menguji tembak rudal balistik, meskipun gagal.

Saat menyambangi DMZ, wakil Donald Trump itu mengatakan bahwa kesabaran strategis AS terhadap Pyongyang sudah habis. Pence, yang ayahnya bertugas dalam Perang Korea 1950-1953, mengatakan bahwa AS akan berdiri dengan “pakaian besi” untuk sekutunya, Korea Selatan. Menurutnya, Washington sedang mencari perdamaian melalui kekuatan.

"Semua opsi di atas meja untuk mencapai tujuan dan menjamin stabilitas rakyat negeri ini," katanya kepada wartawan, seperti dilansir Reuters.

Menurut Wapres Pence, Presiden AS Donald Trump telah membuat jelas bahwa dia tidak akan berbicara tentang taktik militer tertentu. "Ada periode kesabaran strategis, tapi era kesabaran strategis sudah habis," ujar Pence.

AS bersama para sekutunya sedang bekerjasama dengan China untuk mencari respons yang tepat atas uji tembak rudal balistik terbaru Korut yang gagal pada Sabtu pekan lalu. Penasihat Keamanan Nasional Presiden Trump, H.R. McMaster mengatakan, untuk saat ini Trump mempertimbangkan aksi militer, meskipun armada kapal induk tenaga nuklir USS Carl Vinson sedang berada di dekat Semenanjung Korea.

"Ini saatnya bagi kita untuk melakukan semua tindakan yang kita bisa, lebih kecil dari opsi militer untuk mencoba menyelesaikan ini dengan damai,” katanya dalam program “This Week” ABC News.

"Kami bekerja sama dengan sekutu dan mitra kami, serta dengan pemimpin China untuk mengembangkan berbagai opsi,” lanjut dia.”Ada konsensus internasional sekarang, termasuk kepemimpinan China, bahwa ini adalah situasi yang tidak bisa dilanjutkan," papar McMaster. (Gungde Ariwangsa)

Baca Juga

 

Arena  -  Sabtu, 18 November 2017
SEPAKBOLA
Anez Antar Suriah Kalahkan Timnas Senior Indonesia

Bisnisnews.id -  Tim nasional Indonesia takluk dengan skor 0-1 dari tim nasional U-23 Suriah dalam laga persahabatan di Stadion Wibawa Mukti, Cikarang, Jawa Barat, Sabtu. Gol timnas U-23 dalam laga tersebut dicetak Mouhamad . . .
Selengkapnya

 

Arena  -  Sabtu, 18 November 2017
BALAP SEPEDA
Deklarasi KOSTI Ngawi Tuntut Realisasi Hari Bersepeda Nasional

Bisnisnews.id - Pada hari Sabtu, tanggal 18 November 2017, Komunitas Sepeda Tua Indonesia (KOSTI) Ngawi mendeklarasikan dukungan secara penuh terwujudnya Hari Bersepeda Nasional. Dalam deklarasi yang dicetuskan bersamaan dengan . . .
Selengkapnya

 

Arena  -  Sabtu, 18 November 2017
LIGA INGGRIS
Mourinho Duetkan Ibrahimovic Dan Lukaku Hadapi Newcastle

Bisnisnews.id - Jose Mourinho berencana  menggunakan formasi 3-5-2 dengan menduetkan Romelu Lukaku dan Zlatan Ibrahimovic saat menghadapi Newcastle United di Old Trafford. Mourinho yakin Romelu Lukaku dan Ibrahimovic bisa . . .
Selengkapnya

 

Arena  -  Sabtu, 18 November 2017
BALAP SEPEDA
GPN Etape Ngawi, Kuatkan Tekad Pecanangan Hari Bersepeda Nasional

Bisnisnews.id - Pelaksanaan Etape ke-88 perhelatan Gowes Pesona Nusantara (GPN) yang merupakan salahsatu program unggulan Kemenpora di bawah gerakan "Ayo Olahraga" makin menguatkan tekad pecanangan  Hari Bersepeda Nasional. . . .
Selengkapnya

 

Arena  -  Sabtu, 18 November 2017
ASIAN GAMES 2018
Tinjau Pelatnas Angkat Besi, Wapres JK Sinkronkan Tiga Aspek Persiapan

Bisnisnews.id -  Wakil Presiden Jusuf Kalla mengemukakan, panitia pelaksana Asian Games 2018 terus berusaha untuk menyingkronkan aspek sarana, penyelenggaraan dan prestasi demi mewujudkan sukses Indonesia dalam pesta olahraga . . .
Selengkapnya