Rabu, 24 Januari 2018

Home Terbaru Terpopuler

Home/ Industri / Logistik / Berita

LOGISTIK
Rabu, 03 Mei 2017 10:02 WIB

Pelindo IV Perkuat  Konektivitas Pada Seluruh Pelabuhan di KTI


Dirut pelindo IV Doso Agung bersama rombongan saat meninjau kapal asal Filipinan yang baru merapat di pelabuhan Bitung. (Foto: BN/ist)

Bisnisnews.id-PT Pelabuhan Indonesia IV buka jalur Konektivitas Domestik pada seluruh pelabuhan di Kawasan Timur Indonesia (KTI). Targetnya, keseimbangan harga dan meningkatkan daya beli masyarakat serta mendongkrak pertumbuhan ekspor komoditi lokal, sehingga ekonomi bisa tumbuh.

Direktur Utama PT Pelindo IV, Doso Agung mengakui, sampai saat ini masih banyak daerah di KTI sulit mendapatkan barang kebutuhan pokok. Penyebabnya, lambannya proses pengiriman dan belum terhubungnya rantai transportasi ke pulau-pulau terpencil, sehingga berdampak pada biaya tinggi.

Dia mencontohkan, belum ada angkutan langsung Makassar-Jayapura-Makassar ata Nunukan-Tarakan-Balikpapan-Makassar dan Palu-Makassar-Palu.

"Selama ini angkutan dilakukan lewat Surabaya dan Semarang, sudah pasti mengakibatkan biaya tinggi karena tambahan pengangkutan 3 sampai 5 hari untuk mencapai daerah tujuan di Kawasan Timur Indonesia," kata Doso, Rabu (3/5/2017).

Konektivitas domestik KTI, ungkapnya, selain berperan mengonsolidasi muatan domestik kebutuhan masyarakat kawasan itu, juga akan memperkuat jalur ekspor langsung (direct export) maupun direct call. Terlebih saat ini sudah ada angkutan langsung kapal RO RO Davao-Bitung yang memerlukan supply cargo ekspor agar pelayaran langsung tersebut terua dapat berjalan dan membawa manfaat lebih besar bagi pelaku ekapor/impor.

Upaya Pelindo IV untuk memenuhi kebutuhan KTI khususnya wilayah tertentu pihaknya akan menggandeng pelayaran nasional PT Pelni.

BACA JUGA: Pelindo IV Genjot Konektivits ASEAN

Menurutnya, Konektivitas Domestik sebagian telah dilakukan oleh PT Pelindo IV bekerja sama dengan salah satu perusahaan pelayaran lokal untuk membawa barang ekspor dan kebutuhan domestik Palu-Makassar-Palu serta Makaasar-Papua-Makassar berupa semen dan komoditas ekspor Papua ke Makassar.

Bahkan beberapa waktu lalu,  Pelindo IV sudah melalukan penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) dengan PT Semen Tonasa, untuk membantu mendistribusikan semen dari Pelabuhan Makassar ke Jayapura.

Sebagai tindak lanjut dari MoU tersebut, pada kemaren (2/5/2-17) telah dilakukan pengiriman perdana sebanyak 60 kontainer semen ke Papua dari target 500 kontainer per bulan, melalui Pelabuhan Makassar. Pengiriman bahan bangunan dan komoditi pokok lainnya akan terus dilakukan, sesuai Nawacita Presiden Joko Widodo. 

"Tujuan kami cuma satu, ingin membantu masyarakat di seluruh Kawasan Timur Indonesia, agar bisa mendapatkan barang kebutuhannya secara cepat dengan harga yang lebih murah dari biasanya," jelas Doso.

Dia juga berharap apa yang telah dilakukannya mampu menekan disparitas harga semen. "Ini bisa dibuktikan dari pengiriman langsung sebelumnya harga semen mengalami penurunan sekitar 15 persen dibandingkan kondisi sebelumnya," ungkapnya.

Penurunan harga semen lantaran dipicu dari biaya logistik dimana dengan dibukanya pelayaran langsung oleh Pelindo IV dari dan ke Jayapura langsung mengalami penghematan sekitar 40 persen.

Selain itu, barang kebutuhan juga jadi cepat diterima oleh masyarakat karena adanya angkutan langsung ke daerah tujuan KTI. 

Diungkapkan Doso, membangun Konektivitas memerlukan sinergi dan kerja sama yang baik dengan perusahaan pelayaran maupun produsen swasta serta BUMN.

Dia membantah jika ada anggapan yang mengatakan bahwa PT Pelindo IV akan mematikan perusahaan pelayaran lokal karena ikut terlibat dalam kegiatan logistik. Namun sebaliknya justru  membangun sinergi, tidak hanya dengan BUMN tetapi juga dengan pihak swasta dan stakeholder lainnya.

Menurutnya, langkah membangun konektivitas domestik ini tidak lebih merupakan upaya Perseroan yang menjalankan program Pemerintah, di mana Pelindo IV sebagai BUMN harus menjadi Agent of Development.

Artinya, ketika ada perilaku masyarakat atau daya beli masyarakat yang sangat kurang karena keterbatasan baik dari segi transportasi maupun kelangkaan barang yang berdampak pada tingginya harga barang di suatu wilayah, maka Perseroan berusaha untuk membantu masyarakat, sehingga masyarakat tidak terpuruk dengan rendahnya daya beli masyarakat. 

Pelindo IV juga membuka diri bila ada pihak lain yang ingin ikut bergabung atau jalan sendiri, tentunya Pelindo IV akan menerima dengan tangan terbuka.(Syam S)

Soal Garuda yang trus merugi, simak penjelasannya, Sejak IPO Tak Penah Kasi Deviden

Baca Juga

 

Nasional  -  Rabu, 24 Januari 2018
PILKADA
KPK dan Polri Akan Menangkap Pelaku Money Politic

Bisnisnews.id - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) bersama Polri siap menangkap kandidat yang maju Pilkada menggunakan praktik politik uang untuk mendapatkan dukungan suara. "Kalau Ada kandidat menawarkan uang dalam pemilihan . . .
Selengkapnya

 

Nasional  -  Rabu, 24 Januari 2018
KORUPSI
Penyidik KPK Terus Mendalami Kasus Dugaan Korupsi di Dinas PU Papua

Bisnisnews.id - Kasus dugaan korupsi pejabat Dinas PU Papua pada proyek pembangunan jalan Kemiri-Depapre sepanjang 24 km yanng telah menyeret dua tersangka DM dan MK terus didalami Penyidik Komisi pembertasan Korupsi (KPK). Sebanyak . . .
Selengkapnya

 

Metropolitan  -  Rabu, 24 Januari 2018
KEJAHATAN
Seorang Istri Menjual Suaminya Seharga Rp 500 Ribu

Bisnisnews.id - Peristiwa langka, wanita bernisisial VR, warga Jalan Tambak Wedi Baru, Surabaya Jawa Timur menjual suaminya kepada pria hidung belang senilai Rp 500 ribu dengan alasan ekonomi. Transaksi penjualan yang akhirnya . . .
Selengkapnya

 

Nasional  -  Rabu, 24 Januari 2018
BILATERAL
Menko Polhukam Lakukan Pertemuan Dengan Menhan AS

Bisnisnews.id - Menteri Pertahanan Amerika Serikat James Mattis lakukan pertemuan khusus dengan Menteri Koordinator Bidang Politik Hukum dan Keamanan (Menko Polhukam), Wiranto, di Kantor Kemenko Polhukam, Jakarta Pusat, Selasa . . .
Selengkapnya

 

Industri  -  Selasa, 23 Januari 2018
HUBUNGAN INDUSTRIAL
Dirjen Hubud Sikapi Kemelut Manajemen Garuda Vs APG dan Sekarga,

Bisnisnews.id - Dirjen Perhubungan Udara Kementerian Perhubungan Agus Santoso mengingatkan para operator penerbangan agar menyelesaikan beragam masalah yang ada di internal perusahaan asal tidak berdampak negatif terhadap keselamatan, . . .
Selengkapnya