Jumat, 23 Februari 2018

Home Terbaru Terpopuler

Home/ Nasional / Hankam / Berita

MEDSOS
Sabtu, 15 Juli 2017 13:26 WIB

Inilah 11 DNS Milik Telegram Yang Diblokir Kemenkominfo



Ilustrasi Telegram (Foto: Dado Ruvic/REUTERS)

 

Bisnisnews.id-Dinilai meresahkan masyarakat dan dapat merongrong kewibawaan negara, 11 Domain Name System (DNS) milik Telegram oleh Internet Service Provider (ISP) diblokir Kementerian Komunikasi dan Informatika.

11 DNS yang diblokir adalah t.me, telegram.me, telegram.org, core.telegram.org, desktop.telegram.org, macos.telegram.org, web.telegram.org, venus.web.telegram.org, pluto.web.telegram.org, flora.web.telegram.org, dan flora-1.web.telegram.org.

Menteri Komunikasi dan Informatika Rudiantara meminta agar pemilik telegram membuat SOP untuk melakukan self filtering terhadap konten-konten radikalisme.

"Yang kami minta kepada Telegram adalah membuat SOP itu untuk melakukan self filtering terhadap konten-konten radikalisme," kata Menkominfo Rudi, di Hotel Aryaduta, Jakarta, Jumat (14/7) malam.

Menurutnya, pembuatan SOP itu, menjadi salah satu syarat untuk membatalkan pemblokiran 11 Domain Name System (DNS) milik Telegram oleh Internet Service Provider (ISP).

Pemblokiran ini, kata Rudi, terpaksa dilakukan, karena sebelumnya sudah berupaya menjalin komunikasi. Alasan pemblokiran 11 DNS milik Telegram tersebut dilakukan, karena banyak konten-kontennya yang berkaitan dengan radikalisme, dan mengarahkan kepada terorisme.

"Seperti bagaimana membuat bom atau bagaimana melakukan penyerangan. Tentunya ini bisa mempengaruhi masyarakat di Indonesia, makanya kita blokir,"tegas Rudi.

Sementara itu Pavel Durov, CEO Telegram, melalui cuitan mengungkapkan keheranannya mengapa layanan mereka diblokir di Indonesia.

"Aneh, kami tidak pernah mendapatkan permintaan/protes dari pemerintah Indonesia. Kami akan selidiki dan membuat pengumuman," kata @durov membalas cuitan seorang warga net.

Namun, pemblokiran menimbulkan kecaman masyarakat luas. Di twitter cuitan Telegram sempat menduduki puncak trending topik Indonesia, sekarang di sebuah kanal yang memungkinkan setiap orang untuk memobilisasi dukungan, change.org, muncul petisi 'Batalkan pemblokiran aplikasi chat Telegram.'

Petisi tersebut, dari pengamatan tim AkuratTekno, Sabtu (15/7), dibuat oleh warganet bernama Dodi IR, sejak Jumat kemarin, dan telah meraih lebih dari 12 ribu dukungan. Kampanya ini ditujukan untuk Kominfo.

Di situs tersebut, Dodi berpendapat, ada baiknya pemerintah menunjukan upaya terlebih dulu dalam berkomunikasi dengan Telgram, menurutnya layanan ini aktif menanggapi laporan blokir grup pendukung terorisme (Gungde Ariwangsa)

Baca Juga

 

Internasional  -  Jumat, 23 Februari 2018
INDEKS KORUPSI
Peringkat 96, Indonesia Masih Masuk Kategori Negara Korup

Bisnisnews.id - Transparency International merilis Indeks Persepsi Korupsi 2017  dan hasil penemuannya adalah sebagian besar negara di dunia hanya membuat sedikit atau tidak ada kemajuan dalam mengakhiri korupsi. Indonesia . . .
Selengkapnya

 

Industri  -  Jumat, 23 Februari 2018
EXPO
Kemenpora Pamerkan Industri Olahraga di Kemenkeu

Bisnisnews.id – Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) ikut berpatisipasi pada Pameran Capain Kinerja Kementerian dan Lembaga yang di gelar di Kantor Kementeria Keuangan (Kemenkeu), Jakarta, Kamis (22/2/2018). Pada . . .
Selengkapnya

 

Arena  -  Kamis, 22 Februari 2018
Jurgen Klopp Ingin Kembali ke Era Bill Shankly

Bisnisnews.id – Pelatih Liverpool Jurgen Klopp mengatakan, klub yang dilatihnya tersebut sarat akan sejarah yang besar dan pelatih-pelatih hebat di masa lampau salah satunya, Klopp menyebut Liverpool era Bill Shankly sebagai . . .
Selengkapnya

 

Arena  -  Kamis, 22 Februari 2018
KLUB BOLA
AC Milan Bangkrut, Bos Asal Tiongkok Yonghong Li Teriak

Bisnisnews.id – Pemilik AC Milan Yonghong Li akhirnya buka suara dan membantah semua kabar yang menyebutkan bahwa dirinya mengalami masalah finansial dan jatuh bangkrut, Rabu (22/2/2010). Sebelumnya, keuangan Li disebut  . . .
Selengkapnya

 

Arena  -  Kamis, 22 Februari 2018
ASIAN GAMES
Asian Games 2018 Akan Diliput 2000 Wartawan

Bisnisnews.id – Buka hanya ribuan atlet dan ofisial yang bakal menyerbu Palembang, tapi awak media juga akan membanjiri Bumi Sriwijaya guna meliput perhelatan Asian Games 2018 mendatang. Diperkirakan 2.000 wartawan akan . . .
Selengkapnya