Minggu, 22 April 2018

Home Terbaru Terpopuler

Home/ Nasional / Hankam / Berita

MEDSOS
Sabtu, 15 Juli 2017 13:26 WIB

Inilah 11 DNS Milik Telegram Yang Diblokir Kemenkominfo



Ilustrasi Telegram (Foto: Dado Ruvic/REUTERS)

 

Bisnisnews.id-Dinilai meresahkan masyarakat dan dapat merongrong kewibawaan negara, 11 Domain Name System (DNS) milik Telegram oleh Internet Service Provider (ISP) diblokir Kementerian Komunikasi dan Informatika.

11 DNS yang diblokir adalah t.me, telegram.me, telegram.org, core.telegram.org, desktop.telegram.org, macos.telegram.org, web.telegram.org, venus.web.telegram.org, pluto.web.telegram.org, flora.web.telegram.org, dan flora-1.web.telegram.org.

Menteri Komunikasi dan Informatika Rudiantara meminta agar pemilik telegram membuat SOP untuk melakukan self filtering terhadap konten-konten radikalisme.

"Yang kami minta kepada Telegram adalah membuat SOP itu untuk melakukan self filtering terhadap konten-konten radikalisme," kata Menkominfo Rudi, di Hotel Aryaduta, Jakarta, Jumat (14/7) malam.

Menurutnya, pembuatan SOP itu, menjadi salah satu syarat untuk membatalkan pemblokiran 11 Domain Name System (DNS) milik Telegram oleh Internet Service Provider (ISP).

Pemblokiran ini, kata Rudi, terpaksa dilakukan, karena sebelumnya sudah berupaya menjalin komunikasi. Alasan pemblokiran 11 DNS milik Telegram tersebut dilakukan, karena banyak konten-kontennya yang berkaitan dengan radikalisme, dan mengarahkan kepada terorisme.

"Seperti bagaimana membuat bom atau bagaimana melakukan penyerangan. Tentunya ini bisa mempengaruhi masyarakat di Indonesia, makanya kita blokir,"tegas Rudi.

Sementara itu Pavel Durov, CEO Telegram, melalui cuitan mengungkapkan keheranannya mengapa layanan mereka diblokir di Indonesia.

"Aneh, kami tidak pernah mendapatkan permintaan/protes dari pemerintah Indonesia. Kami akan selidiki dan membuat pengumuman," kata @durov membalas cuitan seorang warga net.

Namun, pemblokiran menimbulkan kecaman masyarakat luas. Di twitter cuitan Telegram sempat menduduki puncak trending topik Indonesia, sekarang di sebuah kanal yang memungkinkan setiap orang untuk memobilisasi dukungan, change.org, muncul petisi 'Batalkan pemblokiran aplikasi chat Telegram.'

Petisi tersebut, dari pengamatan tim AkuratTekno, Sabtu (15/7), dibuat oleh warganet bernama Dodi IR, sejak Jumat kemarin, dan telah meraih lebih dari 12 ribu dukungan. Kampanya ini ditujukan untuk Kominfo.

Di situs tersebut, Dodi berpendapat, ada baiknya pemerintah menunjukan upaya terlebih dulu dalam berkomunikasi dengan Telgram, menurutnya layanan ini aktif menanggapi laporan blokir grup pendukung terorisme (Gungde Ariwangsa)

Baca Juga

 

Industri  -  Sabtu, 21 April 2018
PESAWAT DELAY
Berikut Penjelasan Lion Group Soal Keterlambatan Puluhan Penerbangannya

Bisnisnews.id -   Puluhan penerbangan  Lion Air Group Sabtu (21/4/201) memgalami keterlambatan  (delayed) dari dan ke Bandar Udara Internasional Sultan Mahmud Badaruddin II, Palembang, Sumatera Selatan (PLM) . . .
Selengkapnya

 

Industri  -  Jumat, 20 April 2018
BOLA
Wenger Akhirnya Tinggalkan Kursi Kepelatihan Arsenal

Bisnisnews.id – Pelatih berkebangsaan Perancis Arsene Wenger akhirnya memutuskan untuk mengakhiri karir panjangnya bersama Arsenal saat musim 2017/2018 resmi ditutup.   Sebelumnya para fans The Gunners memang sudah . . .
Selengkapnya

 

Metropolitan  -  Jumat, 20 April 2018
DESTINASI WISATA
Pelabuhan Heritage Sunda Kelapa Kini Menjadi Pangkalan Pasir

Bisnisnews.id -  Sunda Kelapa sebagai pelabuhan warisan budaya (heritage) yang diusung Gubernur DKI Jakarta Anies Bawedan sebagai daerah kunjungan wisatawan banyak dikeluhkan masyarakat. Kondisinya menjadi tidak terawat dan . . .
Selengkapnya

 

Arena  -  Jumat, 20 April 2018
ASIAN GAMES
Delegasi China Taipei Apresiasi Kerja Keras INASGOC

Bisnisnews.id – National Olympic Committee (NOC) China Taipei melakukan kunjungan ke Indoensia selama lima hari terhitung dari tanggal 15-20 April. Hal tersebut guna melihat persiapan Kota Jakarta dan Palembang selaku tuan . . .
Selengkapnya

 

Arena  -  Jumat, 20 April 2018
MUNASLUB
KONI Tentukan Tuan Rumah PON 2024

Bisnisnews.id – Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Pusat akan menyelenggarakan Musyawarah Olahraga Nasional Luar Biasa (Musornaslub) yang di laksanakan pada tanggal 24-25 April 2018 di Hotek Bidakara, Jakarta.   Adapun . . .
Selengkapnya