Selasa, 26 September 2017

Home Terbaru Terpopuler

Home/ Arena / / Berita

TENIS
Minggu, 16 Juli 2017 23:45 WIB

Wimbledon 2017: Federer Bikin Cilic Menangis Untuk Rebut Gelar Kedelapan



Roger Federer mencium trofi Wimbledon yang diraihnya untuk kedelapan kalinya

Bisnisnews.id - Roger Federer menjadi orang pertama yang memenangkan Wimbledon delapan kali yang merupakan gelar grand slam ke- 19. Pada final tunggal putra Wimbledon 2017, Federer menundukkan petenis Kroasia Marin Cilic.

Unggulan ketiga asal Swiss itu menang 6-3 6-1 6-4 saat unggulan ketujuh Cilic. Dalam pertandingan di lapangan rumput utama All England Club, London ini, Federer sempat membuat Cilic yang bertarung dengan lecet di kaki kirinya, menangis pada set kedua.

Federer, 35, menyelesaikan kontes dalam satu jam dan 41 menit untuk merebut gelar Wimbledon pertamanya sejak 2012. Dia  menjadi pemain putra tertua di Era Terbuka yang menang di All England Club.

"Kadang-kadang sangat kejam," kata Federer tentang kesulitan fisik Cilic. "Tapi Marin berjuang dengan baik dan merupakan pahlawan, jadi selamat atas turnamen yang indah."

Federer melampaui Pete Sampras dan William Renshaw, yang memenangi gelar ketujuh mereka pada tahun 2000 dan 1889.  Hanya Marina Navratilova yang masih unggul dalam hal gelar single Wimbledon dengan juara sembilan kali.

Federer memenangkan dua dari tiga gelar Grand Slam tahun ini, setelah kembali dari istirahat enam bulan untuk memenangkan Australia Terbuka pada bulan Januari.

Dengan 19 gelar utama, dia sekarang berada di urutan keempat dalam daftar peraih gelar grand selam terbanyak sepanjang masa menyamai Helen Wills Moody, lima di bawah Margaret Court yang mengoleksi 24 gelar.

Di antara daftar prestasinya yang panjang, Federer menjadi orang pertama sejak Bjorn Borg pada tahun 1976  memenangkan gelar Wimbledon tanpa kehilangan satu set pun. Sejak awal perjuangannya di Wimbledon 2017, Federer jarang bermasalah selama tujuh pertandingan.

Sebaliknya Cilic tidak dalam kondisi untuk memberikan tes serius kepada Federer.
"Saya tidak pernah menyerah dalam pertandingan, saya memberikan yang terbaik - hanya itu yang bisa saya lakukan," kata Cilic, 28 tahun.

Federer bermain di final Wimbledon ke-11 dan Cilic yang pertama, dan gap dalam pengalaman menunjukkan dari tahap awal.

'Saya harus mengambil lebih banyak waktu istirahat' - Federer bercanda setelah menang

Fsderer juga menangis begitu memastikan kemenangan saat melihat tim dan keluarganya, termasuk istrinya Mirka dan empat anaknya, di tribun.

"Saya pikir anak kembar muda menganggap ini adalah pemandangan yang indah dan taman bermain yang bagus - mudah-mudahan suatu hari nanti mereka akan mengerti," tambah Federer.

"Mereka datang ke final. Ini adalah saat yang indah untuk keluarga dan tim saya.

"Ini untuk kami Terima kasih kepada Wimbledon, terima kasih Swiss."  (Gungde Ariwangsa)

Baca Juga

 

Industri  -  Selasa, 26 September 2017
INDUSTRI PELAYARAN
Pemerintah Konsisten Menerapkan Asas Cabotage

Bisnisnews.id-Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi menegaskan, pemerintah konsisten melaksanakan asas cabotage sebagai upaya melindungi pelayaran nasional sesuai Inpres 5/205 tentang pemberdayaan industri pelayaran nasiona. "Kita . . .
Selengkapnya

 

Arena  -  Selasa, 26 September 2017
Hari Ini, Kirab Pemuda 2017 Menuju Miangas

Bisnisnews.id -Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Imam Nahrawi kukuhkan Kirab Pemuda 2017 yang digelar mulai 26 September sampai 6 Desember 2017, melintasi 34 provinsi . Menpora menjelaskan, kirab pemuda ini dilakukan dalam . . .
Selengkapnya

 

Arena  -  Selasa, 26 September 2017
SENTUL SERIES
Haridarma, Menuju Juara Nasional

Bisnisnews.id - Pembalap Haridarma Manoppo dari Toyota Team Indonesia (TTI) akhirnya tampil mengungguli Alvin Bahar dalam balapan Indonesia Sentul Series of Motorsport (ISSOM) di Sirkuit Internasional Sentul. Di kelas Kejurnas . . .
Selengkapnya

 

Internasional  -  Selasa, 26 September 2017
TRAVEL BAN
Aneka Reaksi Negara Yang Dilarang Masuk AS

Bisnisnews.id - Presiden Donald Trump telah menandatangani perintah yang memberlakukan pembatasan perjalanan terbaru bagi warga dari beberapa negara, termasuk lima negara dari larangan sebelumnya. Pejabat pemerintah mengatakan . . .
Selengkapnya

 

Internasional  -  Selasa, 26 September 2017
RETORIKA
Korut Tuduh AS Deklarasikan Perang

Bisnisnews.id - Menteri luar negeri Korea Utara menuduh Presiden AS Donald Trump pada Senin 25 September mendeklarasikan perang di negaranya dan memperingatkan bahwa Pyongyang akan mempertahankan diri dengan menembaki pembom AS. "Trump . . .
Selengkapnya