Selasa, 19 September 2017

Home Terbaru Terpopuler

Home/ Nasional / / Berita

ISIS
Jumat, 11 Agustus 2017 16:34 WIB

Naif Percaya ISIS, Keluarga Dari Indonesia Sekarang Ada Di Irak


AP Photo

Bisnisnews.id - Deputi menteri luar negeri Indonesia mengatakan sebuah keluarga di Jakarta yang bergabung dengan kelompok ISIS di Suriah telah berada di Irak.

Dengan keyakinan naif ISIS akan memberi mereka kehidupan yang lebih baik, mereka menderita di Raqqa dan sekarang berada di Irak serta berhubungan dengan pemerintah Indonesia.

Abdurrahman M. Fachir mengatakan Jumat 11 Agustus 2017 bahwa keluarga berjumlah 17 orang, termasuk anak kecil sudah aman tapi juga mengindikasikan bahwa perjalanan mereka tidak akan mudah.

BACA JUGA: Beda Online, Beda Realita : Hijrah Jadi Mimpi Buruk Bagi Keluarga Indonesia 

Pemerintah di Baghdad hanya mengendalikan sebagian Irak dan perjalanan keluarga ini berurusan dengan otoritas yang berbeda, tergantung wilayah yang mereka lalui.

Dia mengatakan, "Perwakilan kita di Baghdad mencoba mengawasi proses ini."

Bulan lalu, tim Associated Press bertemu dengan anggota keluarga tersebut dan melaporkan perjalanan mereka dua tahun yang lalu dari Jakarta ke Raqqa, ibukota yang diproklamirkan ISIS. (marloft)

Baca Juga

 

Internasional  -  Selasa, 19 September 2017
SIDANG PBB 72
Buka Sidang, Sekjen PBB Angkat Isu Korut Dan Myanmar

Bisnisnews.id - Kecemasan global tentang perang nuklir berada pada tingkat tertinggi dalam beberapa dekade, Sekretaris Jenderal PBB Antonio Guterres mengatakan pada hari Selasa 19 September saat ia membuka pertemuan para pemimpin . . .
Selengkapnya

 

Internasional  -  Selasa, 19 September 2017
PERANG RUDAL
Jepang Sebar Pencegat Rudal Di Jalur Peluncuran Korut

Bisnisnews.id - Jepang pada hari Selasa 19 September memindahkan sistem pertahanan rudal di pulau utara Hokkaido ke sebuah pangkalan dekat rute peluncuran rudal Korea Utara terakhir. Menteri Pertahanan Itsunori Onodera mengatakan . . .
Selengkapnya

 

Internasional  -  Selasa, 19 September 2017
INVESTASI ASING
Uni Eropa Peringatkan China : Ekonomi Terbuka Atau Tanggung Resiko

Bisnisnews.id - Kelompok bisnis mendesak China pada hari Selasa 19 September untuk melaksanakan janji-janji keterbukaan ekonominya dan memperingatkan bahwa pergerakan lamban dapat memicu reaksi balik terhadap perdagangan bebas . . .
Selengkapnya

 

Internasional  -  Selasa, 19 September 2017
KRISIS ROHINGYA
Penyelidik PBB Tuntut Akses Penuh Tanpa Batas ke Myanmar

Bisnisnews.id - Penyelidik HAM PBB pada hari Selasa 19 September mengatakan bahwa mereka membutuhkan akses penuh dan tak terbatas ke Myanmar untuk menyelidiki krisis yang sedang berlangsung, namun pemerintah menolak penyelidikan . . .
Selengkapnya

 

Internasional  -  Selasa, 19 September 2017
KRISIS ROHINGYA
Akhirnya Angkat Bicara, Suu Kyi Tolak Kritik Dunia

Bisnisnews.id - Aung San Suu Kyi mengatakan pada hari Selasa 19 September bahwa dia tidak takut pada pengawasan dunia atas krisis Rohingya, berjanji untuk menahan pelanggar HAM dan memukimkan kembali beberapa dari 410 ribu Muslim . . .
Selengkapnya